UMSBUMSB
Menara MedikaMenara MedikaKanker kolorektal adalah jenis kanker yang tumbuh pada usus besar dan rektum. Kanker ini awalnya berkembang dari polip menahun yang kemudian menjadi ganas. Salah satu pengobatan untuk kanker kolorektal adalah pembedahan, yang dapat menyebabkan komplikasi berupa ileus pasca operasi. Ileus pasca operasi merupakan masalah utama dan sementara yang terjadi pada sekitar 25% pasien setelah operasi abdomen, ditandai dengan distensi abdomen, mual, muntah, ketidakmampuan makan minum secara oral, tidak adanya flatus, serta gangguan defekasi. Komplikasi ini meningkatkan risiko komplikasi lain, biaya pengobatan, lama perawatan, dan menghambat pemberian makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu flatus dan defekasi pasca operasi kanker kolorektal setelah intervensi mengunyah permen karet (chewing gum). Metode penelitian yang digunakan adalah evidence based nursing (EBN) dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengunyah permen karet dapat dilakukan dengan mudah, aman, dan ekonomis untuk membantu mengatasi ileus pasca operasi dengan mempercepat waktu flatus dan defekasi, sehingga dapat meningkatkan kesehatan pasien.
Mengunyah permen karet (chewing gum) merupakan intervensi yang mudah, aman, dan ekonomis untuk membantu mengatasi ileus pasca operasi.Intervensi ini mampu mempercepat waktu flatus dan defekasi setelah operasi kanker kolorektal.Dengan demikian, pemulihan fungsi gastrointestinal pasien dapat ditingkatkan secara signifikan.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar untuk memperkuat bukti efektivitas mengunyah permen karet dalam mempercepat pemulihan ileus pasca operasi di berbagai populasi pasien. Kedua, perlu dikaji perbedaan efektivitas jenis permen karet berdasarkan kandungan pemanisnya, seperti xylitol atau hexitol, untuk mengetahui apakah ada pengaruh spesifik terhadap motilitas gastrointestinal. Ketiga, penting untuk mengevaluasi integrasi intervensi mengunyah permen karet dengan protokol pemulihan dini (seperti ERAS) dalam satu rangkaian studi intervensi komprehensif yang melibatkan aspek mobilisasi dini, manajemen nyeri, dan pola makan pasca operasi guna mengukur dampak gabungan terhadap durasi rawat inap dan kualitas hidup pasien.
| File size | 221.74 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBJMUMBJM Selain itu, intervensi ini juga terbukti dapat memperbaiki luaran klinis pasien hipertensi, khususnya dalam pengendalian tekanan darah. Dengan demikian,Selain itu, intervensi ini juga terbukti dapat memperbaiki luaran klinis pasien hipertensi, khususnya dalam pengendalian tekanan darah. Dengan demikian,
PROSCIENCESPROSCIENCES Hipertensi adalah kondisi di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah dengan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90Hipertensi adalah kondisi di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah dengan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90
PROSCIENCESPROSCIENCES Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian mixed methods. Data dikumpulkan dari ibu-ibu yang menghadiri Posyandu Melati melalui survei dan observasi,Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian mixed methods. Data dikumpulkan dari ibu-ibu yang menghadiri Posyandu Melati melalui survei dan observasi,
PROSCIENCESPROSCIENCES Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pelatihan dan pembinaan rutin, peningkatan kesadaran staf terhadap prosedur evakuasi kebakaran, sertaPenelitian ini merekomendasikan penguatan program pelatihan dan pembinaan rutin, peningkatan kesadaran staf terhadap prosedur evakuasi kebakaran, serta
MALAHAYATIMALAHAYATI Penelitian ini merupakan studi kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dari 53 sampel, sebanyak 48 responden dianalisis menggunakan teknikPenelitian ini merupakan studi kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dari 53 sampel, sebanyak 48 responden dianalisis menggunakan teknik
UNARUNAR Saran bagi ibu menyusui agar melakukan inisiasi menyusu dini (IMD) segera setelah bayi lahir. Penelitian ini menyimpulkan terdapat hubungan yang signifikanSaran bagi ibu menyusui agar melakukan inisiasi menyusu dini (IMD) segera setelah bayi lahir. Penelitian ini menyimpulkan terdapat hubungan yang signifikan
UNARUNAR Hal ini disebabkan adanya perubahan seperti perubahan fisik, hormonal, psikis, dan perubahan social. Berdasarkan Kemenkes (2023) persentase perokok diHal ini disebabkan adanya perubahan seperti perubahan fisik, hormonal, psikis, dan perubahan social. Berdasarkan Kemenkes (2023) persentase perokok di
UNARUNAR PS sudah teratasi dengan hasil data subjektif yang ditemukan pada Ny. PS yaitu di hari pertama tingkat nyeri yang dirasakan Ny. PS berskala 6 lalu padaPS sudah teratasi dengan hasil data subjektif yang ditemukan pada Ny. PS yaitu di hari pertama tingkat nyeri yang dirasakan Ny. PS berskala 6 lalu pada
Useful /
TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL Selanjutnya, kuesioner tanggapan kepraktisan menghasilkan skor 93,57 dari siswa dan 95,14 dari guru, keduanya dikategorikan sangat praktis. PenelitianSelanjutnya, kuesioner tanggapan kepraktisan menghasilkan skor 93,57 dari siswa dan 95,14 dari guru, keduanya dikategorikan sangat praktis. Penelitian
TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL Hasil menunjukkan bahwa pendidikan, terutama pendidikan vokasi dan pelatihan berbasis industri, memainkan peran penting dalam meningkatkan keterampilanHasil menunjukkan bahwa pendidikan, terutama pendidikan vokasi dan pelatihan berbasis industri, memainkan peran penting dalam meningkatkan keterampilan
UMSBUMSB Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mendasari pemilihan pengobatan alternatif pada pasien diabetes melitus. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatanTujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mendasari pemilihan pengobatan alternatif pada pasien diabetes melitus. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan
UMSBUMSB Studi literatur ini menemukan bahwa kepala ruangan perlu memberikan pelatihan, otonomi, bersikap terbuka dan peduli, serta menjadi tempat bernaung bagiStudi literatur ini menemukan bahwa kepala ruangan perlu memberikan pelatihan, otonomi, bersikap terbuka dan peduli, serta menjadi tempat bernaung bagi