LOCUSMEDIALOCUSMEDIA
Locus: Jurnal Konsep Ilmu HukumLocus: Jurnal Konsep Ilmu HukumTindak pidana korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang menimbulkan kerugian besar bagi negara dan masyarakat. Namun, pengaturan daluwarsa dalam proses penyidikan dan penuntutan kasus korupsi di Indonesia masih mengacu pada ketentuan umum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tanpa mempertimbangkan kompleksitas dan sifat tersembunyi dari korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji celah hukum terkait daluwarsa dan merumuskan arah pengaturan yang tepat guna menjamin kepastian dan keadilan hukum. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis kualitatif terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum pidana, dan praktik hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya pengaturan khusus dalam Undang-Undang Tipikor maupun KUHAP menyebabkan ketidakpastian hukum dan membuka peluang impunitas, terutama dalam kasus yang proses hukumnya berlangsung lama. Penelitian ini merekomendasikan pengaturan daluwarsa secara khusus dalam UU Tipikor, termasuk kemungkinan penghapusan daluwarsa untuk kasus korupsi besar atau penerapan prinsip discoverability dan continuous crime. Reformasi ini perlu mengacu pada praktik hukum negara lain dan internasional seperti UNCAC agar ketentuan pemberantasan korupsi mampu menjawab tantangan secara efektif.
Pengaturan daluwarsa dalam tindak pidana korupsi masih mengacu pada ketentuan umum KUHP yang belum mempertimbangkan karakteristik korupsi sebagai kejahatan luar biasa.Hal ini menyebabkan ketidakpastian hukum, risiko kedaluwarsaan proses hukum, serta celah bagi impunitas dan penyalahgunaan kewenangan.Diperlukan reformasi pengaturan daluwarsa melalui penghapusan atau perpanjangan batas waktu, penerapan prinsip continuous crime dan discoverability, serta pembentukan ketentuan khusus dalam UU Tipikor atau revisi KUHAP untuk menjamin kepastian hukum, efektivitas penegakan hukum, dan keadilan substantif.
Pertama, perlu diteliti apakah penerapan prinsip discoverability—di mana masa daluwarsa baru dimulai saat kejahatan korupsi diketahui—dapat meningkatkan efektivitas penuntutan dalam kasus korupsi yang terungkap setelah bertahun-tahun, terutama yang melibatkan pejabat tinggi. Kedua, perlu dikaji kemungkinan mengadopsi konsep continuous crime secara hukum acara pidana Indonesia, sehingga daluwarsa dihitung sejak perbuatan korupsi terakhir dilakukan atau jabatan pelaku berakhir, khususnya dalam kasus aliran dana korupsi sistematis yang berlangsung lama. Ketiga, perlu dievaluasi efektivitas penghapusan daluwarsa untuk kasus korupsi besar secara proporsional, termasuk dampaknya terhadap kepastian hukum dan hak asasi, dengan membandingkan pengalaman negara-negara yang telah menerapkan aturan serupa atau mengacu pada konvensi internasional seperti UNCAC.
| File size | 382.44 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STTABSTTAB Namun, hambatan seperti kurangnya pemuridan dan fragmentasi komunitas juga ditemukan. Oleh karena itu, gereja harus hadir secara kontekstual dan aktifNamun, hambatan seperti kurangnya pemuridan dan fragmentasi komunitas juga ditemukan. Oleh karena itu, gereja harus hadir secara kontekstual dan aktif
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Jenis penelitian pada studi adalah studi pustaka dengan mengumpulkan buku-buku primer tentang karya dan pemikiran Ahmad Syafii Maarif baik yang ditulisnyaJenis penelitian pada studi adalah studi pustaka dengan mengumpulkan buku-buku primer tentang karya dan pemikiran Ahmad Syafii Maarif baik yang ditulisnya
STTPBSTTPB Menggunakan metode analisis literatur dengan pendekatan hermeneutik-fenomenologis, data dikumpulkan melalui studi komprehensif terhadap sumber-sumber teologi,Menggunakan metode analisis literatur dengan pendekatan hermeneutik-fenomenologis, data dikumpulkan melalui studi komprehensif terhadap sumber-sumber teologi,
STP IPISTP IPI Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam masyarakat tradisional, Gereja Katolik berperan sebagai institusi integratif yang menyatu dengan adat melalui inkulturasiHasil kajian menunjukkan bahwa dalam masyarakat tradisional, Gereja Katolik berperan sebagai institusi integratif yang menyatu dengan adat melalui inkulturasi
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan metode studi pustaka, bertumpu pada sumber sejarah, manuskrip Islam Melayu,Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan metode studi pustaka, bertumpu pada sumber sejarah, manuskrip Islam Melayu,
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap tokoh masyarakat, aparat desa, dan korban konflik. AnalisisData dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap tokoh masyarakat, aparat desa, dan korban konflik. Analisis
UNMUNM Konflik antara etnis Bali dan Lampung di Balinuraga dipicu oleh ekstrapolasi, over‑profesionalisme, dan infodemi yang mendiskreditkan komunitas tertentu,Konflik antara etnis Bali dan Lampung di Balinuraga dipicu oleh ekstrapolasi, over‑profesionalisme, dan infodemi yang mendiskreditkan komunitas tertentu,
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Hingga saat ini, intoleransi dan radikalisme masih terus menjadi permasalahan yang menimbulkan kekacauan dan secara tidak langsung merusak keharmonisanHingga saat ini, intoleransi dan radikalisme masih terus menjadi permasalahan yang menimbulkan kekacauan dan secara tidak langsung merusak keharmonisan
Useful /
LOCUSMEDIALOCUSMEDIA Untuk memastikan Danantara dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan dalam kerangka good corporate governance (GCG), diperlukan serangkaian strategiUntuk memastikan Danantara dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan dalam kerangka good corporate governance (GCG), diperlukan serangkaian strategi
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Perbedaan gender terlihat pada beberapa dimensi kedamaian batin—Acceptance of Loss, Inner Balance and Calmness, dan total Inner Peace—serta pada pemaafan,Perbedaan gender terlihat pada beberapa dimensi kedamaian batin—Acceptance of Loss, Inner Balance and Calmness, dan total Inner Peace—serta pada pemaafan,
UMSBUMSB Uji statistik yang digunakan paired sample t-test. Jumlah sampel penelitian yaitu 32 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. AlatUji statistik yang digunakan paired sample t-test. Jumlah sampel penelitian yaitu 32 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat
UMSBUMSB Latar Belakang: Penyakit asam urat atau gout merupakan penyakit karena kelainan metabolisme purin (hiperurisemia), dan penatalaksanaannya dapat berupaLatar Belakang: Penyakit asam urat atau gout merupakan penyakit karena kelainan metabolisme purin (hiperurisemia), dan penatalaksanaannya dapat berupa