UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Keraton: Journal of History Education and CultureKeraton: Journal of History Education and Culture

Kajian ini secara khusus ditulis sebagai hasil refleksi tentang keberagaman di Indonesia pada saat ini, dimana gesekan-gesekan atas nama suku, ras, agama bahkan persoalan bentuk negara selalu saja muncul di ruang publik, berangkat dari masalah diatas penulis ingin menelaah kembali gagasan, pemikiran dan perjuangan Ahmad Syafii Maarif jalan tengah keberagaman sebagai pencarian solusi atas masalah diatas. Jenis penelitian pada studi adalah studi pustaka dengan mengumpulkan buku-buku primer tentang karya dan pemikiran Ahmad Syafii Maarif baik yang ditulisnya sendiri maupun yang ditulis orang lain. Hasilnya adalah kunci penting untuk mewujudkan peradaban Islam yang gemilang di Indonesia sangat dibutuhkan integrasi antara Islam, keIndonesiaan dan kemanusiaan dimana tiga persoalan ini harus selesai agar dapat membendung gesekan-gesekan seperti yang penulis sebutkan diatas, demi tercapainya Islam yang bersahabat, memberi keadialan, keamanan dan perlindungan kepada penduduk nusantara dalam bingkai kemanusiaan.

Pemikiran Ahmad Syafii Maarif tentang Islam dalam bingkai ke Indonesiaan dan kemanusiaan adalah suatu pemikiran integratif antara Islam, keIndonesiaan dan kemanusiaan dimana ketiga hal tersebut dapat saling berintegrasi satu sama lain untuk mewujudkan peradaban Islam di Indonesia yang maju, progresif, ramah terbuka dan inklusif.Pemikiran ini memiliki visi untuk memberikan ruang agama Islam agar pemikiran mengenai Islam, keIndonesiaan dan kemanusiaan dapat diterima dan tidak perlu diperdebatkan lagi sehingga Islam dapat berjalan sejalan dengan ketiga hal tersebut sehingga bermanifestasi menjadi sebuah Islam yang memayungi dan memberi rasa keadilan, keamanan dan perlindungan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak aktualisasi pemikiran Ahmad Syafii Maarif terhadap kebijakan integrasi antarumat beragama di Indonesia, serta bagaimana model relasi Islam-Negara-Kemanusiaan yang digagasnya dapat diterapkan untuk menyelesaikan konflik sosial kontemporer. Selain itu, perlu dipelajari pula perbandingan antara pendekatan Maarif dengan tokoh pemikir Islam lain dalam konteks keberagaman, khususnya di lingkungan masyarakat multikultural. Studi selanjutnya bisa fokus pada penerapan konsep toleransi beragama Maarif dalam pembentukan karakter generasi muda Indonesia yang lebih inklusif.

Read online
File size191.34 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test