IWIIWI

jurnal widyaiswara indonesiajurnal widyaiswara indonesia

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana kebijakan SMART ASN memengaruhi komitmen profesi melalui dimensi afektif, berkelanjutan, dan normatif guna memastikan keberhasilan reformasi birokrasi yang berbasis pada keterikatan moral dan kinerja unggul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen afektif dan berkelanjutan pegawai sudah relatif kuat, namun komitmen normatif masih lemah karena loyalitas pegawai masih bersifat personal dan berbasis instruksi, bukan didasarkan pada internalisasi nilai institusi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa komitmen profesi ASN harus terus diperkuat, terutama pada dimensi adaptasi dan kompetensi, agar ASN Kemendikdasmen tidak hanya bekerja sesuai prosedur, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam birokrasi pendidikan.Penguatan komitmen profesi menjadi kunci untuk mewujudkan ASN yang BerAKHLAK dan Bangga Melayani Bangsa.Strategi penguatan komitmen profesi harus dilakukan melalui dua pendekatan yaitu pengembangan individu dan reformasi sistem organisasi.

Evaluasi dampak jangka panjang dengan meneliti efektivitas coaching, penghargaan non-finansial, dan mentoring terhadap kinerja, inovasi, dan loyalitas ASN secara berkelanjutan. Peran budaya dan kepemimpinan dengan menganalisis pengaruh budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap keberhasilan ketiga strategi. Lalu model integratif dan replikasi dengan mengembangkan model terpadu dan menguji potensi replikasi strategi di berbagai lembaga pemerintah atau unit pelatihan.

Read online
File size241.38 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test