NEWINERANEWINERA
Journal La SocialeJournal La SocialeStudi ini bertujuan menjelaskan posisi utang pajak dan hak tenaga kerja dalam kebangkrutan. Metode penelitian hukum yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian normatif. Aturan hukum dan prinsip-prinsip hukum yang berkaitan dengan hukum kebangkrutan, hukum pajak, dan hukum ketenagakerjaan akan menjadi acuan dalam menguraikan masalah posisi utang pajak dan hak tenaga kerja dalam kasus kebangkrutan. Undang-Undang Perpajakan memberikan perlakuan khusus dan posisi lebih tinggi dimana utang pajak merupakan yang pertama kali dibayar oleh debitor dan diikuti oleh hak yang dimiliki kreditur separatist. Di sisi lain, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan juga mengatur bahwa upah dan hak-hak lainnya dari tenaga kerja dan memposisikan tenaga kerja sebagai kreditur yang diistimewakan dimana keistimewaan diberikan oleh undang-undang. Namun, tidak ada pernyataan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan yang menyatakan bahwa posisi tenaga kerja sebagai kreditur yang diistimewakan lebih tinggi daripada kreditur separatist dalam hal kebangkrutan seperti yang dinyatakan oleh Undang-Undang Perpajakan bahwa kreditur negara lebih tinggi daripada kreditur separatist dalam hal pembayaran pajak. Pembedaan itu tampaknya memposisikan status kreditur yang diistimewakan dari tenaga kerja lebih rendah daripada posisi kreditur separatist dalam hal pemenuhan hak di kebangkrutan. Sudah pasti bahwa pernyataan yang menyatakan bahwa penagihan utang pajak memiliki hak untuk didahulukan daripada utang lainnya tidak sesuai dalam hal ini. Akhirnya, ada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 67/PUU-XI/2013 yang memberikan perubahan dalam posisi hak tenaga kerja dalam hal kebangkrutan.
Hak pekerja dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Pasal 95 ayat (4) dibagi menjadi dua, yaitu hak upah yang harus dibayar lebih dahulu sebelum kreditur separatist dan hak lainnya yang timbul dari hubungan kerja serta diberikan keistimewaan oleh undang-undang.Dengan demikian, hak pekerja tidak sepenuhnya termasuk dalam kreditur yang diistimewakan karena ada yang masuk kebangkrutan seperti hak membayar sejumlah biaya pengadilan.Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 67/PUU-XI/2013 membawa perubahan pada posisi upah dan hak pekerja, yaitu memprioritaskan pembayaran pada semua jenis kreditur.Putusan ini memperkuat posisi hak tenaga kerja yang pembayarannya didahulukan daripada utang pajak dalam kebangkrutan.Upaya hukum yang dapat diajukan pekerja adalah prosedur renvoi sebagai dasar pembayaran piutang pekerja yang tidak sesuai dengan daftar verifikasi piutang.
Penelitian masa depan bisa mengeksplorasi bagaimana kebijakan pemerintah dapat ditingkatkan untuk melindungi hak pekerja lebih efektif daripada kreditur lain dalam proses kebangkrutan, misalnya melalui amandemen undang-undang yang lebih jelas tentang hierarki utang di Indonesia. Selain itu, studi bisa menganalisis dampak putusan Mahkamah Konstitusi terhadap perilaku perusahaan dalam mengelola utang pajak dan hak tenaga kerja untuk mencegah kebangkrutan dini. Lebih lanjut lagi, penelitian dapat membandingkan bagaimana sistem kebangkrutan di negara lain menangani konflik antara utang pajak dan hak pekerja guna memberikan wawasan tentang reformasi hukum di Indonesia. Dengan memahami elemen-elemen penyebab kebangkrutan seperti kegagalan bisnis dan kewajiban tenaga kerja, riset dapat mengajukan pertanyaan tentang apakah diperlukan mekanisme pengadilan yang lebih cepat untuk menyelesaikan sengketa hak pekerja selama proses kebangkrutan. Peneliti juga bisa menjalankan studi komparatif untuk melihat bagaimana undang-undang ketenagakerjaan diintegrasikan dengan hukum kebangkrutan di negara berkembang serupa dengan Indonesia. Tidak kalah pentingnya, penelitian dapat mempertanyakan dampak ekonomi dari prioritas hak tenaga kerja terhadap investasi dan pertumbuhan bisnis secara keseluruhan. Pada akhirnya, saran bagi kajian berikutnya termasuk mentiring bagaimana teknologi digital bisa digunakan untuk memudahkan verifikasi dan pembayaran hak tenaga kerja dalam kebangkrutan, sehingga mengurangi ketidakadilan. Penelitian dapat pula mengkaji efektivitas peran kurator dalam menengahi antara utang pajak dan hak tenaga kerja, untuk memastikan keadilan sosial. Selain itu, kita perlu menyelidiki apakah ada pola tertentu dalam kasus kebangkrutan di industri tertentu yang melibatkan lebih banyak sengketa utang pajak versus hak tenaga kerja, memberikan dasar untuk kebijakan spesifik per sektor. Terakhir, studi bisa merancang model simulasi kebangkrutan untuk memprediksi konsekuensi pembayaran prioritas pada hidupan pekerja dan perekonomian negara. Melalui semua ini, kita bisa membangun pemahaman menyeluruh tentang bagaimana hukum dapat melayani kepentingan semua pihak dalam situasi keuangan sulit, memastikan bahwa hak tenaga kerja tidak pernah dikorbankan demi keuntungan bisnis atau kewajiban pajak, sambil mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab. Dengan pendekatan ini, penelitian masa depan tidak hanya akan memperkuat kerangka hukum tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pekerja dan masyarakat luas.
| File size | 496.29 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Kajian ini menyoroti pentingnya sinergi di antara ketiga lembaga negara tersebut sebagai elemen kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang demokratis, akuntabel,Kajian ini menyoroti pentingnya sinergi di antara ketiga lembaga negara tersebut sebagai elemen kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang demokratis, akuntabel,
IAISYAICHONAIAISYAICHONA Artikel ini menegaskan bahwa integrasi antara transformasi pemikiran Islam dan pemahaman hakikat manusia merupakan fondasi penting dalam membangun kesadaranArtikel ini menegaskan bahwa integrasi antara transformasi pemikiran Islam dan pemahaman hakikat manusia merupakan fondasi penting dalam membangun kesadaran
CERICCERIC Intervensi seperti program pemberdayaan, pendidikan kesehatan terstruktur, dukungan psikologis, platform berbasis web, dan aktivitas fisik berkontribusiIntervensi seperti program pemberdayaan, pendidikan kesehatan terstruktur, dukungan psikologis, platform berbasis web, dan aktivitas fisik berkontribusi
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Penelitian ini berfokus pada anemia berat pada wanita hamil trimester ketiga, mengkaji prevalensi, penyebab, dan intervensi yang efektif. Temuan menunjukkanPenelitian ini berfokus pada anemia berat pada wanita hamil trimester ketiga, mengkaji prevalensi, penyebab, dan intervensi yang efektif. Temuan menunjukkan
STEKOMSTEKOM Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan publik dan mengevaluasi efektivitas reformasiFokus penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan publik dan mengevaluasi efektivitas reformasi
ITSCIENCEITSCIENCE Pukul 15.00 WIB–sds. Kegiatan ini diikuti oleh 12 ibu rumah tangga, metode edukasi dengan ceramah dan pembagian leaflet. Kegiatan berlangsung secaraPukul 15.00 WIB–sds. Kegiatan ini diikuti oleh 12 ibu rumah tangga, metode edukasi dengan ceramah dan pembagian leaflet. Kegiatan berlangsung secara
UCYUCY Akibatnya muncul kelompok birokrat politik sebagai sebagai pusat kekuasaan, birokrasi sebagai penunjang kebijakan-kebijakan ekonomi. Jadi negara denganAkibatnya muncul kelompok birokrat politik sebagai sebagai pusat kekuasaan, birokrasi sebagai penunjang kebijakan-kebijakan ekonomi. Jadi negara dengan
CERICCERIC Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menjelaskan faktor yang memengaruhi kualitas hidup anak dengan thalasemia beta mayor. Penelitian ini menggunakanTujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menjelaskan faktor yang memengaruhi kualitas hidup anak dengan thalasemia beta mayor. Penelitian ini menggunakan
Useful /
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Oleh karena itu, peneliti masa depan dapat melakukan studi eksperimental pada lansia menggunakan sistem informasi berbeda untuk membandingkan hasilnya,Oleh karena itu, peneliti masa depan dapat melakukan studi eksperimental pada lansia menggunakan sistem informasi berbeda untuk membandingkan hasilnya,
NEWINERANEWINERA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sistem Penilaian Kinerja Aparatur Sipil Negara (SIRANSIJA) di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi GorontaloHasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sistem Penilaian Kinerja Aparatur Sipil Negara (SIRANSIJA) di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Gorontalo
NEWINERANEWINERA 0 adalah integritas. Sementara itu, keterampilan kepemimpinan perguruan tinggi swasta di Kota Gorontalo lebih cenderung bersifat kepemimpinan teknis. Dengan0 adalah integritas. Sementara itu, keterampilan kepemimpinan perguruan tinggi swasta di Kota Gorontalo lebih cenderung bersifat kepemimpinan teknis. Dengan
UCYUCY Maka tujuan pendidikan tidak tercapai. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman konsep dan prestasi akademik melalui pengembangan model pembelajaranMaka tujuan pendidikan tidak tercapai. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman konsep dan prestasi akademik melalui pengembangan model pembelajaran