UNIBAUNIBA

Jurnal EduecoJurnal Edueco

Rendahnya prestasi belajar siswa SMA Gajah Mada Bandar Lampung menunjukkan adanya permasalahan pada faktor lingkungan belajar dan keseimbangan antara kegiatan akademik serta ekstrakurikuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan belajar dan keterlibatan siswa dalam ekstrakurikuler terhadap prestasi belajar dengan memperhatikan disiplin waktu. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 160 siswa kelas XI dan XII, menggunakan angket skala semantic differential dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar dan keterlibatan ekstrakurikuler berpengaruh langsung dan signifikan terhadap prestasi belajar, serta keduanya juga memengaruhi disiplin waktu yang menjadi variabel intervening. Secara simultan ketiga variabel berkontribusi sebesar 63,1% terhadap prestasi belajar siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya peran sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menyeimbangkan kegiatan ekstrakurikuler, serta membimbing siswa dalam kedisiplinan waktu agar prestasi akademik dan non-akademik dapat meningkat secara optimal.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa prestasi belajar siswa SMA Gajah Mada Bandar Lampung secara signifikan dipengaruhi oleh lingkungan belajar, keterlibatan siswa dalam ekstrakurikuler, dan disiplin waktu.Lingkungan belajar yang kondusif meningkatkan pengelolaan waktu dan prestasi akademik, sementara ekstrakurikuler membentuk disiplin dan tanggung jawab, meskipun memerlukan disiplin waktu agar tidak mengurangi fokus akademik.Disiplin waktu berperan penting sebagai variabel intervening yang menjembatani pengaruh lingkungan belajar dan keterlibatan ekstrakurikuler terhadap prestasi belajar siswa.

Mengingat bahwa studi ini baru dilaksanakan di satu sekolah dan masih banyak faktor lain yang mempengaruhi prestasi belajar, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dapat dipertimbangkan. Pertama, penting untuk mengkaji lebih dalam bagaimana dinamika pengaruh lingkungan belajar, keterlibatan ekstrakurikuler, dan disiplin waktu terhadap prestasi siswa dapat bervariasi pada berbagai jenis sekolah atau jenjang pendidikan, seperti di sekolah kejuruan atau tingkat perguruan tinggi. Hal ini dapat membantu memahami konteks spesifik yang mungkin memperkuat atau melemahkan hubungan antarvariabel ini. Kedua, peneliti selanjutnya dapat mengeksplorasi interaksi antara faktor-faktor internal siswa, seperti motivasi intrinsik dan gaya belajar, dengan dukungan eksternal dari keluarga dan pendekatan pedagogis guru, dalam membentuk efektivitas disiplin waktu dan pencapaian akademik. Pendekatan kualitatif mendalam, seperti studi kasus atau wawancara fokus grup dengan siswa dan orang tua, akan sangat berharga untuk mengungkap perspektif personal dan pengalaman hidup yang kompleks. Terakhir, untuk mengatasi keterbatasan desain ex post facto, disarankan untuk merancang studi intervensi jangka panjang. Penelitian dapat berupa perancangan dan implementasi program pelatihan manajemen waktu atau strategi peningkatan lingkungan belajar di beberapa sekolah, diikuti dengan pengamatan dan pengukuran berkala terhadap perubahan disiplin waktu dan prestasi belajar siswa. Ini akan memberikan wawasan yang lebih kuat mengenai hubungan sebab-akibat dan efektivitas intervensi pendidikan.

Read online
File size324.61 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test