UNIBAUNIBA

Jurnal EduecoJurnal Edueco

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya integrasi pendidikan karakter empati di sekolah dasar, yang terlihat dari maraknya perundungan dan menurunnya kepedulian sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku teks Peradaban Lampu berbasis Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan genetis untuk menumbuhkan karakter empati siswa sekolah dasar serta menguji kualitas dan efektivitasnya. Metode yang digunakan ialah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Subjek penelitian mencakup siswa kelas V sekolah dasar sebagai kelompok kontrol (20 siswa) dan eksperimen (21 siswa), serta melibatkan 10 guru bersertifikasi dan 10 ahli sebagai validator. Hasil validasi menunjukkan skor rerata 3,81 (kategori “sangat baik), sehingga produk dinyatakan layak tanpa revisi. Uji efektivitas dengan desain quasi-experimental menunjukkan peningkatan signifikan karakter empati pada kelompok eksperimen (M = 0,9667) dibandingkan kontrol (M = 0,3250), dengan p < 0,05 dan effect size r = 0,75 (kategori besar). Analisis N-gain menunjukkan efektivitas tinggi (72,73%) pada kelompok eksperimen, sedangkan kontrol hanya 25,19%. Nilai Z-Score dan interrater reliability (α = 0,816) menegaskan hasil yang konsisten. Dengan demikian, buku teks yang dikembangkan terbukti layak dan efektif menumbuhkan karakter empati siswa sekolah dasar.

Pengembangan buku teks Peradaban Lampu berbasis PjBL terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter empati pada siswa sekolah dasar.Buku ini melewati proses validasi yang menunjukkan kategori sangat baik dan dinyatakan layak tanpa revisi.Uji coba menunjukkan peningkatan signifikan karakter empati pada kelompok eksperimen dibandingkan kontrol, yang dianalisis melalui pretest-posttest, N-gain, dan Z-score.

Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada tiga arah utama. Pertama, mengkaji bagaimana model PjBL dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan yang berbeda, seperti sekolah menengah, untuk mengevaluasi adaptabilitasnya terhadap karakter empati pada usia remaja. Kedua, melakukan penelitian yang menggabungkan PjBL dengan metode berbasis teknologi, misalnya pemanfaatan media digital atau AI untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dalam proyek-proyek empati. Ketiga, mengeksplorasi pengaruh metode evaluasi yang berbeda terhadap hasil pengembangan karakter empati, sehingga diperoleh penilaian lebih mendalam mengenai faktor yang mendorong keberhasilan pembelajaran berbasis proyek. Penyempurnaan tiga arah ini tidak hanya akan memperluas penerapan PjBL, tetapi juga meningkatkan efektivitasnya dalam menciptakan siswa yang memiliki kepekaan sosial tinggi.

Read online
File size585.6 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test