UNIBAUNIBA

Jurnal EduecoJurnal Edueco

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana kompetensi dan budaya organisasi mempengaruhi kinerja karyawan. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi dan menciptakan budaya organisasi yang mendukung, merupakan kunci dalam menjalankan operasional dan menjaga kelangsungan organisasi. Pendekatan penelitian ini adalah dengan menggunakan data kuantitatif yang dikumpulkan melalui kuesioner. Sampel penelitian mencakup semua karyawan sebanyak 50 responden. Teknik pengolahan data dengan menggunakan metode SEM berbasis partial least square (PLS). Temuan penelitian menunjukkan bahwa kinerja karyawan dipengaruhi oleh kompetensi dan budaya organisasi secara positif dan signifikan.

Penelitian ini secara empiris membuktikan bahwa kompetensi dan budaya organisasi mempengaruhi kinerja karyawan secara positif dan signifikan.Kompetensi menyediakan dasar keterampilan dan pengetahuan esensial, sedangkan budaya organisasi membentuk perilaku, motivasi, dan keterlibatan karyawan.Kombinasi yang optimal dari kompetensi yang relevan dan budaya organisasi yang mendukung kolaborasi serta inovasi sangat penting untuk mencapai kinerja yang kuat, berkelanjutan, dan kesuksesan jangka panjang bagi organisasi.

Untuk memperdalam pemahaman mengenai kinerja karyawan, penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan objek studi dengan tidak hanya membandingkan dampak kompetensi dan budaya organisasi di berbagai sektor industri, seperti manufaktur, jasa, dan teknologi, tetapi juga dengan melaksanakan studi longitudinal. Pendekatan ini akan memungkinkan kita melihat bagaimana pengaruh faktor-faktor tersebut berkembang dan bertahan dalam jangka waktu yang lebih panjang, sekaligus menguji konsistensi temuan di konteks organisasi yang berbeda, bukan hanya satu perusahaan. Selain itu, sangat penting untuk menyelidiki bagaimana peran gaya kepemimpinan yang berbeda, misalnya antara kepemimpinan transformasional yang berfokus pada visi dan inspirasi, dengan kepemimpinan transaksional yang berbasis pada imbalan dan hukuman, dapat memoderasi atau memperkuat hubungan antara kompetensi individu, budaya organisasi yang terbentuk, dan capaian kinerja. Menarik juga untuk menanyakan, apakah ada gaya kepemimpinan tertentu yang lebih efektif dalam mendorong pengembangan kompetensi dan menumbuhkan budaya yang adaptif serta inovatif di tengah dinamika bisnis saat ini. Mengingat pesatnya perkembangan teknologi, studi mendatang juga bisa secara khusus menginvestigasi bagaimana tingkat literasi digital dan kemampuan adaptasi karyawan terhadap teknologi baru, yang merupakan bagian dari kompetensi, berinteraksi dengan budaya organisasi yang mendorong inovasi dan pembelajaran. Pertanyaan utamanya adalah bagaimana sinergi antara kompetensi digital dan budaya organisasi yang pro-inovasi dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan di era transformasi digital. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan relevan bagi manajemen dalam merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia yang adaptif, efektif, dan berkelanjutan.

Read online
File size375.62 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test