UNIBAUNIBA
Jurnal EduecoJurnal EduecoPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Populasi terdiri dari 187 mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Surabaya, dengan sampel 126 responden yang diperoleh melalui Sample Size Calculator dan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup dengan skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Minat Menjadi Guru memiliki nilai t –11,613 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti berpengaruh signifikan namun berarah negatif terhadap Kesiapan Mahasiswa Menjadi Guru. Variabel Efikasi Diri memiliki nilai t 23,443 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F 275,727 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,818 menunjukkan bahwa 81,8% variasi Kesiapan Mahasiswa Menjadi Guru dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Dengan demikian, Efikasi Diri menjadi faktor dominan yang memengaruhi kesiapan mahasiswa dalam menjalankan profesi keguruan secara profesional.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Minat Menjadi Guru dan Efikasi Diri memiliki pengaruh signifikan terhadap Kesiapan Mahasiswa Menjadi Guru baik secara parsial maupun simultan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Surabaya.Hal ini menunjukkan bahwa faktor internal seperti minat menjadi guru dan efikasi diri memegang peran penting dalam membentuk kesiapan calon pendidik untuk menghadapi dunia kerja pendidikan.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan kajian dengan melibatkan sampel yang lebih luas, seperti mahasiswa dari program studi pendidikan lainnya, untuk membandingkan pengaruh minat dan efikasi diri secara multikultural. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi faktor lain yang memengaruhi kesiapan, seperti pengalaman magang atau dukungan keluarga, sehingga hasil penelitian lebih komprehensif. Pendekatan kualitatif juga bisa digunakan untuk mendalami perasaan mahasiswa dalam menghadapi tantangan profesi keguruan, terutama di daerah dengan kondisi sosial-ekonomi berbeda. Hal ini membantu memahami bagaimana dinamika faktor internal dan eksternal saling berinteraksi dalam membentuk kesiapan profesionalisme calon guru.
| File size | 338.66 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran diferensial dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan aktivitasPenelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran diferensial dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan aktivitas
UNIBAUNIBA Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen keuangan sekolah, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles danData dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen keuangan sekolah, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan
UNIBAUNIBA 1) Tingkat partisipasi warga RT 37 berkontribusi pada kelangsungan Kebun Sumber Berkah. 2) Peran pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat berupa1) Tingkat partisipasi warga RT 37 berkontribusi pada kelangsungan Kebun Sumber Berkah. 2) Peran pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat berupa
UNIBAUNIBA Hasil penelitian menunjukkan bahwa Etos Kerja (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru (Y), yang ditunjukkan oleh nilai t-hitungHasil penelitian menunjukkan bahwa Etos Kerja (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru (Y), yang ditunjukkan oleh nilai t-hitung
UNIBAUNIBA Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas VIII. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melaluiSubjek penelitian adalah 30 siswa kelas VIII. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui
UNIBAUNIBA Dengan menggunakan data sekunder dari lima kota administratif dan satu kabupaten administratif di Provinsi DKI Jakarta antara tahun 2018 dan 2022, penelitianDengan menggunakan data sekunder dari lima kota administratif dan satu kabupaten administratif di Provinsi DKI Jakarta antara tahun 2018 dan 2022, penelitian
UNIBAUNIBA Populasi dalam penelitian ini meliputi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung angkatan 2023 dan 2024 yang telah mengikuti edukasi sekolah pasarPopulasi dalam penelitian ini meliputi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung angkatan 2023 dan 2024 yang telah mengikuti edukasi sekolah pasar
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kesimpulan dari penelitian ini adalah siswa memiliki pemahaman baru terkait bahaya rabies sehingga kelak mampu menghindari kemungkinan terpapar denganKesimpulan dari penelitian ini adalah siswa memiliki pemahaman baru terkait bahaya rabies sehingga kelak mampu menghindari kemungkinan terpapar dengan
Useful /
STAINAASTAINAA Pesantren Sidogiri telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menerapkan konsep spiritualitas ekonomi dan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam aktivitasPesantren Sidogiri telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menerapkan konsep spiritualitas ekonomi dan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam aktivitas
UNIBAUNIBA Kepuasan pengguna berperan sebagai mediator yang memperlambat pengaruh antara variabel independen dan loyalitas. Kemudahan transaksi, risiko keamanan,Kepuasan pengguna berperan sebagai mediator yang memperlambat pengaruh antara variabel independen dan loyalitas. Kemudahan transaksi, risiko keamanan,
UNIBAUNIBA Nilai Adjusted R² sebesar 0,677 mengindikasikan bahwa 67,7% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh variabel service excellent dan lokasi, sedangkanNilai Adjusted R² sebesar 0,677 mengindikasikan bahwa 67,7% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh variabel service excellent dan lokasi, sedangkan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Lansia perlu mengonsumsi makanan berserat tinggi seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh, serta minum air putih yang cukup setiap hari. PolaLansia perlu mengonsumsi makanan berserat tinggi seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh, serta minum air putih yang cukup setiap hari. Pola