UNIBAUNIBA

Jurnal EduecoJurnal Edueco

Fenomena yang mendasari penelitian yaitu masih rendahnya minat berinvestasi di kalangan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung. Penelitian ini memiliki tujuan guna menganalisis pengaruh media sosial, edukasi sekolah pasar modal, dan self-efficacy terhadap minat berinvestasi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung. Metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verikatif melalui desain ex post facto dan survei diterapkan dalam penelitian, serta penghimpunan data dilakukan melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini meliputi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung angkatan 2023 dan 2024 yang telah mengikuti edukasi sekolah pasar modal sebanyak 131, dan ditentukan dengan teknik purposive sampling sehingga didapat sebanyak 99 responden. Pengujian dilakukan menggunakan analisis regresi linear dan berganda berbantuan SPSS versi 26. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa variabel media sosial, edukasi sekolah pasar modal, dan self-efficacy secara signifikan berpengaruh positif terhadap minat berinvestasi. Selain itu, secara simultan ketiga variabel media sosial, edukasi sekolah pasar modal, dan self-efficacy secara signifikan memiliki pengaruh terhadap minat berinvestasi.

Media sosial, edukasi sekolah pasar modal, dan self‑efficacy berpengaruh signifikan positif terhadap minat berinvestasi mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.Pemanfaatan optimal media sosial serta partisipasi aktif dalam program edukasi pasar modal dapat meningkatkan literasi keuangan dan kepercayaan diri mahasiswa dalam mengambil keputusan investasi.Sinergi antara program studi, lembaga pasar modal, dan upaya mahasiswa dalam menggali informasi kredibel diharapkan menumbuhkan minat investasi yang berkelanjutan di lingkungan kampus.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi modul pembelajaran berbasis gamifikasi dalam edukasi sekolah pasar modal memengaruhi self‑efficacy serta niat berinvestasi mahasiswa Pendidikan Ekonomi, sehingga memberikan wawasan tentang strategi pembelajaran yang lebih menarik. Selain itu, penting untuk membandingkan dampak platform media sosial yang berbeda, seperti Instagram, TikTok, dan YouTube, terhadap akuisisi literasi keuangan dan perilaku investasi pada generasi Z di lingkungan universitas, guna mengidentifikasi media yang paling efektif. Selanjutnya, sebuah program mentorship longitudinal yang menghubungkan mahasiswa dengan investor profesional dapat diteliti untuk menilai sejauh mana interaksi tersebut meningkatkan partisipasi investasi jangka panjang serta persepsi risiko selama periode dua tahun, menawarkan panduan praktis bagi institusi pendidikan dalam mendukung keterlibatan investasi berkelanjutan.

Read online
File size389.02 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test