UNIBAUNIBA

Jurnal EduecoJurnal Edueco

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75, meskipun berbagai upaya pembelajaran konvensional telah diterapkan. Dengan model pembelajaran kooperatif, yaitu think talk write dan talking stick. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif think talk write dan talking stick terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IX di SMP Negeri 1 Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan pretest-posttest. Dengan subjek penelitian sebagai kelas IX G sebagai kelas eksperimen dan kelas IX F sebagai kelas kontrol,masing-masing berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif think talk write dengan talking stick. Pada kelas eksperimen, ketuntasan belajar meningkat dari 3,33% pada pretest menjadi 76,67% pada posttest, dengan peningkatan sebesar 73,34%. Sedangkan pada kelas kontrol, presentase tuntas pretest sebanyak 6,67% dan presentase tuntas posttest sebanyak 63,33%, yang artinya bahwa kenaikan presentase ketuntasan sebanyak 56,66% sehingga terjadi kenaikan sebanyak 16,68%. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif think talk write dengan talking stick berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IX di SMP Negeri 1 Samarinda.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti memberikan beberapa saran.Bagi pihak sekolah diharapkan mampu menyediakan dan mengoptimalkan fasilitas pembelajaran seperti LCD, proyektor, dan sarana pendukung lainnya yang dapat mendorong variasi metode pembelajaran serta memberikan dukungan kepada guru untuk mengajar secara lebih bervariasi di dalam kelas.Bagi guru disarankan untuk menggunakan berbagai sumber belajar yang dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa sehingga tercipta pembelajaran yang tidak monoton, seperti penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write dan Talking Stick yang memungkinkan siswa berinteraksi lebih intensif dengan teman sekelas dalam berbagi terkait materi pembelajaran, sehingga hasil belajar yang diperoleh menjadi lebih optimal.Bagi siswa diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran secara kondusif dan aktif agar tujuan pembelajaran dapat tercapai sesuai yang diharapkan.Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi untuk melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan variabel, sampel, maupun lokasi penelitian yang berbeda.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh model pembelajaran kooperatif think talk write dengan talking stick terhadap motivasi belajar siswa IPS. Hal ini penting untuk memahami apakah peningkatan hasil belajar juga diikuti dengan peningkatan minat dan antusiasme siswa dalam belajar IPS. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi efektivitas model pembelajaran ini, seperti karakteristik siswa, kemampuan guru, atau lingkungan belajar. Dengan memahami faktor-faktor ini, guru dapat menyesuaikan strategi pembelajaran agar lebih efektif. Ketiga, penelitian dapat menguji efektivitas model pembelajaran ini pada mata pelajaran lain selain IPS, seperti sejarah, geografi, atau ekonomi. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih luas tentang potensi model pembelajaran ini dalam meningkatkan hasil belajar siswa secara umum.

Read online
File size343.4 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test