UNIBAUNIBA

Jurnal EduecoJurnal Edueco

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio, Non Performing Loan, dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional terhadap Return On Assets Perbankan BUMN. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data skunder yaitu laporan keuangan perbankan BUMN tahun 2017-2024. Sampel penelitian ini sebanyak 4 perbankan BUMN dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Metode analisis data menggunakan model regresi linear berganda yang pengolahan dan penyajian datanya dilakukan dengan menggunkan software SPSS (Statistical Packege for the Social Sciences). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio berpengaruh positif dan signifikan, Non Performing Loan tidak berpengaruh, dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial terhadap Return On Assets Perbankan BUMN.

Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan analisa dan pembahasan pada penelitian ini disimpulan bahwa variabel Capital Adequacy Ratio (X1) memiliki hubungan positif dan berpengaruh signifikan terhadap variabel Return On Assets (Y) perbankan BUMN, variabel Non Performing Loan (X2) memiliki hubungan positif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Return On Assets (Y) perbankan BUMN, dan variabel Biaya Operasional Pendapatan Operasional (X3) memiliki hubungan negatif dan berpengaruh signifikan terhadap variabel Return On Assets (Y) perbankan BUMN.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan analisis dengan tidak hanya berfokus pada perbankan BUMN, melainkan juga membandingkan temuan dengan bank swasta nasional atau bank pembangunan daerah. Ini akan membantu mengidentifikasi apakah pengaruh rasio seperti Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Assets (ROA) memiliki karakteristik yang berbeda di berbagai jenis lembaga perbankan di Indonesia. Lebih lanjut, disarankan untuk mengintegrasikan variabel makroekonomi, seperti tingkat inflasi, suku bunga acuan, atau pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), sebagai variabel moderasi atau mediasi. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana kondisi ekonomi yang lebih luas turut memengaruhi hubungan antara rasio-rasio internal bank dan profitabilitasnya. Selain itu, untuk mendapatkan perspektif yang lebih mendalam, studi masa depan bisa mempertimbangkan pendekatan kualitatif, seperti wawancara dengan eksekutif bank atau regulator keuangan. Pendekatan ini dapat mengungkap strategi manajemen yang mendasari fluktuasi rasio keuangan dan dampaknya terhadap ROA, melengkapi analisis kuantitatif dengan konteks operasional dan strategis yang kaya. Dengan demikian, kita bisa memahami tidak hanya apa yang terjadi, tetapi juga mengapa dan bagaimana keputusan strategis dan kondisi eksternal memengaruhi kinerja bank. Penelitian yang menggabungkan berbagai dimensi ini akan menghasilkan wawasan yang lebih holistik dan praktis bagi pembuat kebijakan, manajemen bank, dan investor.

  1. Pengaruh Internal Capital Adequency Ratio (CAR), Financing To Deposit Ratio (FDR), dan Biaya Operasional... doi.org/10.18202/jam23026332.14.1.17Pengaruh Internal Capital Adequency Ratio CAR Financing To Deposit Ratio FDR dan Biaya Operasional doi 10 18202 jam23026332 14 1 17
Read online
File size430.7 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test