UNIBAUNIBA

Jurnal EduecoJurnal Edueco

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Self-regulated learning terhadap Student engagement melalui Self-efficacy sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan populasi seluruh siswa kelas XII Program Keahlian Manajemen Perkantoran SMKN 1 Surabaya sebanyak 138 siswa, dan sampel ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-regulated learning berpengaruh signifikan terhadap Self-efficacy, Self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap Student engagement, dan Self-regulated learning juga berpengaruh terhadap Student engagement baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Self-efficacy sebagai variabel mediasi. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan siswa dalam mengatur diri dalam belajar, maka semakin kuat keyakinan diri dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Self-regulated learning berpengaruh signifikan terhadap Self-efficacy dan Student engagement di kalangan siswa SMKN 1 Surabaya.Siswa yang mampu mengatur cara belajarnya dengan baik cenderung memiliki keyakinan diri yang lebih tinggi serta lebih aktif dalam berpartisipasi pada kegiatan belajar.Selain itu, self-efficacy juga meningkatkan Student engagement, yang mengindikasikan bahwa kemampuan mengatur diri tidak langsung meningkatkan keterlibatan belajar melalui peningkatan keyakinan diri.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan populasi sampel untuk meningkatkan generalisasi hasil. Kedua, penggunaan metode campuran, seperti wawancara mendalam, dapat memberikan pemahaman yang lebih kaya mengenai dinamika pembelajaran siswa. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perkembangan Self-regulated learning, Self-efficacy, dan Student engagement seiring berjalannya waktu. Dengan demikian, penelitian di masa depan diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih lengkap dan mendukung pembuatan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam pendidikan vokasi, khususnya dalam konteks mata pelajaran kearsipan.

Read online
File size431.79 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test