UNIBAUNIBA

Jurnal EduecoJurnal Edueco

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mekanisme tata kelola perusahaan yang terdiri dari Audit Committee, Board of Directors Change, dan Capital Structure terhadap Audit Report Lag serta implikasinya terhadap Firm Value, dengan Audit Report Lag sebagai variabel mediasi dan Audit Quality sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari 34 perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Analisis dilakukan menggunakan model data panel melalui Fixed Effect Model (FEM) dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Audit Committee dan Capital Structure berpengaruh negatif signifikan terhadap Audit Report Lag, sedangkan Board of Directors Change tidak berpengaruh signifikan. Selanjutnya, Audit Report Lag terbukti berpengaruh negatif signifikan terhadap Firm Value dan memediasi secara parsial hubungan Audit Committee dan Capital Structure terhadap Firm Value. Sementara itu, Audit Quality terbukti memperkuat hubungan Audit Committee dan Capital Structure dengan Firm Value, namun tidak memoderasi hubungan Board of Directors Change dengan Firm Value. Temuan ini mendukung Agency Theory, Signaling Theory, dan Trade-Off Theory yang menegaskan bahwa tata kelola efektif, efisiensi struktur modal, serta kualitas audit yang tinggi mampu meningkatkan kredibilitas pelaporan dan nilai perusahaan.

Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik audit yang meliputi audit tenure, fee audit, dan spesialisasi auditor berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit.Audit tenure berpengaruh negatif terhadap kualitas audit, menandakan bahwa hubungan jangka panjang antara auditor dan klien dapat mengurangi independensi serta objektivitas auditor.Sebaliknya, fee audit berpengaruh positif, yang berarti kompensasi yang layak mendorong auditor bekerja lebih cermat dan profesional.Spesialisasi auditor tidak berpengaruh signifikan, menunjukkan bahwa keahlian industri saja belum cukup tanpa sikap integritas yang tinggi.Tata kelola perusahaan berperan dalam memoderasi hubungan antara karakteristik audit dan kualitas audit.Tata kelola yang baik memperkuat pengaruh positif masa perikatan audit dengan menjaga independensi auditor, namun dapat memperlemah hubungan antara fee audit dan kualitas audit karena pengawasan internal lebih menentukan hasil audit.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas populasi penelitian ke sektor lain seperti keuangan dan infrastruktur untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pengaruh karakteristik auditor terhadap kualitas audit. Kedua, perlu ditambahkan variabel-variabel lain yang mungkin mempengaruhi kualitas audit, seperti kualitas sumber daya manusia auditor dan penerapan teknologi dalam proses audit. Ketiga, penelitian dapat menggunakan data yang lebih baru dan lebih panjang untuk meningkatkan validitas dan reliabilitas hasil penelitian. Dengan demikian, penelitian selanjutnya diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas audit dan memberikan rekomendasi yang lebih tepat bagi perusahaan dan regulator.

Read online
File size342.69 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test