UNIBAUNIBA

Jurnal EduecoJurnal Edueco

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah Financial Literacy dan Locus of Control memediasi pada pengaruh Financial Behavior terhadap Financial Experience. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah survei. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan parallel multiple mediator models. Dan sampel yang digunakan adalah 78 mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Kuningan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: Financial Experience berpengaruh terhadap Financial Behavior. Artinya semakin baik dan efektif Financial Experience maka akan semakin baik Financial Behavior; Financial Literacy memediasi sebagian (partial) pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior. Artinya Financial Experience berpengaruh terhadap Financial Behavior baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Financial Literacy; Locus of Control memediasi sebagian (partial) pada pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior. Artinya Financial Experience berpengaruh terhadap Financial Behavior baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Locus of Control.

Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa Pengalaman Finansial (Financial Experience) memiliki pengaruh signifikan terhadap Perilaku Finansial (Financial Behavior).Lebih lanjut, Literasi Finansial (Financial Literacy) ditemukan memediasi secara parsial hubungan antara Pengalaman Finansial dan Perilaku Finansial.Selain itu, Locus of Control juga berperan sebagai mediator parsial dalam pengaruh Pengalaman Finansial terhadap Perilaku Finansial, menunjukkan bahwa kedua mediator ini memperkuat dampak pengalaman finansial secara langsung dan tidak langsung.

Penelitian ini telah memberikan wawasan penting tentang bagaimana pengalaman finansial memengaruhi perilaku keuangan mahasiswa, dengan literasi keuangan dan locus of control sebagai jembatan penting. Namun, untuk pemahaman yang lebih dalam, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dijelajahi. Pertama, mengingat sampel penelitian ini terbatas pada mahasiswa pendidikan ekonomi di satu universitas, akan sangat menarik untuk melihat apakah temuan serupa juga berlaku pada kelompok demografi lain, misalnya mahasiswa dari jurusan non-ekonomi, karyawan muda, atau bahkan masyarakat umum dengan latar belakang pekerjaan yang berbeda. Studi komparatif lintas sektor atau wilayah dapat mengungkap variasi dalam hubungan antar variabel ini, memberikan gambaran yang lebih luas tentang kondisi finansial masyarakat Indonesia. Kedua, karena penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan dan locus of control hanya memediasi secara parsial, ini berarti ada faktor lain yang berperan besar. Penelitian selanjutnya bisa fokus pada identifikasi variabel-variabel tambahan yang mungkin memengaruhi perilaku finansial, seperti pengaruh norma sosial, kebiasaan budaya dalam berhemat atau berbelanja, tingkat pendapatan, atau bahkan pengaruh teknologi finansial yang kini marak. Misalnya, bagaimana budaya FOMO (Fear of Missing Out) di media sosial memoderasi hubungan antara pengalaman finansial dan perilaku konsumtif mahasiswa, atau seberapa jauh pendidikan finansial dari orang tua membentuk locus of control finansial seorang individu. Ketiga, untuk memahami dinamika perubahan perilaku keuangan, studi longitudinal akan sangat berharga. Studi semacam itu dapat melacak perkembangan literasi keuangan, locus of control, dan perilaku finansial individu seiring waktu, misalnya dari awal perkuliahan hingga mereka memasuki dunia kerja. Selain itu, sebuah penelitian eksperimental yang menguji efektivitas program edukasi finansial yang dirancang khusus untuk meningkatkan locus of control internal dan literasi keuangan dapat memberikan bukti konkret tentang metode intervensi yang paling efektif. Ini akan membantu dalam merancang kurikulum pendidikan keuangan yang lebih komprehensif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan finansial.

Read online
File size437.25 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test