UNIBAUNIBA

Jurnal EduecoJurnal Edueco

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh etos kerja, motivasi, dan disiplin terhadap kinerja guru berdasarkan persepsi guru di SMA Patra Dharma, Balikpapan. Populasi penelitian terdiri dari 61 guru, sedangkan sampel yang digunakan adalah 34 guru tetap. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan perangkat lunak SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Etos Kerja (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru (Y), yang ditunjukkan oleh nilai t-hitung sebesar 5,066, lebih besar dari t-tabel 2,04227, dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien regresi yang diperoleh adalah β = 1,230. Selanjutnya, variabel Motivasi (X2) juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru (Y), dengan nilai t-hitung sebesar 2,629 > 2,04227, nilai signifikansi 0,013 < 0,05, dan koefisien regresi β = 0,864. Selain itu, Disiplin Kerja (X3) ditemukan memiliki pengaruh parsial yang positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru (Y). Hal ini terbukti dari nilai t-hitung sebesar 2,086, yang lebih besar dari t-tabel 2,04227, dengan tingkat signifikansi 0,046 < 0,05, dan koefisien regresi β = 0,390.

Berdasarkan penelitian di SMA Patra Dharma Balikpapan, etos kerja terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, mendorong dedikasi dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.Motivasi juga menunjukkan pengaruh yang positif dan signifikan, di mana guru dengan motivasi tinggi lebih antusias dalam proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi.Selain itu, disiplin kerja yang kuat berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang teratur dan profesional, sehingga secara kolektif ketiga faktor ini berkontribusi pada peningkatan kinerja guru secara optimal.

Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai dampak etos kerja, motivasi, dan disiplin terhadap kinerja guru. Untuk pengembangan studi di masa mendatang, sangat direkomendasikan untuk tidak hanya memperluas cakupan variabel individual guru, tetapi juga mengintegrasikan faktor-faktor eksternal yang turut berperan. Misalnya, bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah, iklim organisasi, atau dukungan program pengembangan profesional memoderasi atau memediasi hubungan antara etos kerja guru dengan kinerjanya, terutama mengingat adanya fluktuasi indikator kinerja yang disebutkan dalam pendahuluan. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang ekosistem sekolah secara keseluruhan. Selain itu, mengingat adanya temuan penelitian sebelumnya yang kontradiktif terkait pengaruh etos kerja, motivasi, dan disiplin pada kinerja guru, penelitian selanjutnya dapat mengadopsi pendekatan kualitatif atau metode campuran. Pendekatan ini akan memungkinkan penggalian data yang lebih mendalam melalui wawancara atau observasi, untuk memahami secara naratif pengalaman dan perspektif guru mengenai bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dan memengaruhi praktik pengajaran sehari-hari mereka. Penelitian dapat pula menjelajahi variabel mediasi seperti kepuasan kerja atau komitmen organisasi sebagai penghubung antara variabel independen dan kinerja. Dengan demikian, kita bisa mengungkap mekanisme yang lebih kompleks di balik hubungan yang teridentifikasi, dan memberikan kontribusi yang lebih kaya bagi teori serta praktik manajemen sumber daya manusia di institusi pendidikan.

Read online
File size270.27 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test