ICJAMBIICJAMBI
Jurnal Bina Ilmu CendekiaJurnal Bina Ilmu CendekiaImplementasi metode pembelajaran yang menuntut siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar yaitu pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan lembar kerja siswa (LKS) merupakan inovasi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan lembar kerja siswa (LKS) terhadap ketuntasan belajar siswa materi pecahan di kelas VII SMP Muhammadiyah 7 Sempu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode validasi alat peraga dan lembar kerja siswa, metode observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Pengambilan responden dengan menggunakan teknik random sampling yaitu penentuan sampel secara acak. Responden pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIIB dengan jumlah responden sebanyak 35 siswa. Hasil penelitian ini dapat dilihat dari hasil perolehan observasi dari keefektifan pembelajaran untuk skor rata-rata pengelolaan kelas dengan menggunakan alat peraga dan lembar kerja siswa (LKS) pada materi pecahan dari 35 siswa mendapatkan kategori baik. Dengan data tes siswa yang memenuhi nilai KKM sebanyak 83% dan nilai yang tidak tuntas sebanyak 17%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat ketercapaian dari keefektifan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan lembar kerja siswa (LKS) pada materi pecahan diatas 75%. Jadi pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan lembar kerja siswa ini dikatakan efektif karena memenuhi kriteria keefektifan yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan lembar kerja siswa efektif terhadap ketuntasan belajar materi pecahan di kelas VIIB SMP Muhammadiyah 7 Sempu.
Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis, pembelajaran yang menggunakan alat peraga dan lembar kerja siswa (LKS) pada materi pecahan terbukti efektif dalam meningkatkan ketuntasan belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 75% siswa mencapai ketuntasan belajar dengan rata-rata pengelolaan kelas dalam kategori baik.Penggunaan media pembelajaran ini ditetapkan layak dan valid, sehingga dapat direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika, khususnya materi pecahan.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan alat peraga dan LKS berbasis pecahan ini terhadap dimensi pembelajaran yang lebih luas, seperti apakah kombinasi media ini dapat secara signifikan meningkatkan pemahaman konseptual jangka panjang siswa terhadap materi pecahan dibandingkan dengan metode konvensional. Peneliti juga dapat menguji keberlanjutan (longitudinal) dari efektivitas pembelajaran ini dengan membandingkan retensi pengetahuan siswa setelah beberapa bulan intervensi. Selain itu, penting untuk meneliti adaptasi desain alat peraga dan LKS untuk materi matematika lain yang kompleks, seperti aljabar atau geometri, guna menguji generalisasi prinsip pembelajaran aktif berbantuan media ini.
| File size | 440.62 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PERADABANPERADABAN Teknik pengambilan data mengunakan tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan untuk soal yang cenderung mudah siswa paling banyak melakukanTeknik pengambilan data mengunakan tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan untuk soal yang cenderung mudah siswa paling banyak melakukan
STAITTDSTAITTD Ini meningkatkan pemahaman peserta tentang upaya penyelamatan dan langkah mitigasi bencana. Pembentukan Tim Kesiapsiagaan Bencana Sekolah (TSBS) pelatihanIni meningkatkan pemahaman peserta tentang upaya penyelamatan dan langkah mitigasi bencana. Pembentukan Tim Kesiapsiagaan Bencana Sekolah (TSBS) pelatihan
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Kurangnya fokus belajar peserta didik selama proses kegiatan belajar mengajar yang menjadikan penyerapan serta pemahaman peserta didik terhadap suatu materiKurangnya fokus belajar peserta didik selama proses kegiatan belajar mengajar yang menjadikan penyerapan serta pemahaman peserta didik terhadap suatu materi
MAHADEWAMAHADEWA Peningkatan ini terjadi karena model inkuiri mendorong siswa bekerja sama dalam kelompok untuk melakukan percobaan dan menemukan konsep baru. Dengan demikian,Peningkatan ini terjadi karena model inkuiri mendorong siswa bekerja sama dalam kelompok untuk melakukan percobaan dan menemukan konsep baru. Dengan demikian,
UMJAMBIUMJAMBI Strategi kebijakan perlu komprehensif dan sesuai karakteristik masing-masing sektor. UMKM industri kreatif berbasis potensi lokal yang unggul di Kota JambiStrategi kebijakan perlu komprehensif dan sesuai karakteristik masing-masing sektor. UMKM industri kreatif berbasis potensi lokal yang unggul di Kota Jambi
UNTANUNTAN (b) Bagaimanakah pengaruh metode pembelajaran penemuan terbimbing terhadap motivasi belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui(b) Bagaimanakah pengaruh metode pembelajaran penemuan terbimbing terhadap motivasi belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui
UNTANUNTAN Untuk mengumpulkan data hasil penelitian digunakan tes prestasi belajar dan untuk menganalisis datanya digunakan analisis deskriptif kualitatif. DilihatUntuk mengumpulkan data hasil penelitian digunakan tes prestasi belajar dan untuk menganalisis datanya digunakan analisis deskriptif kualitatif. Dilihat
UNISMUHUNISMUH Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik berjumlah 308 peserta didik dengan sampel sebanyak 35 peserta didik. Teknik pengumpulan dataPopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik berjumlah 308 peserta didik dengan sampel sebanyak 35 peserta didik. Teknik pengumpulan data
Useful /
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian dikatakan berhasil bila memenuhi kriteria: (1) nilai rata-rata tes akhir pembelajaran Matematika materi materi peluang kejadian saling lepasPenelitian dikatakan berhasil bila memenuhi kriteria: (1) nilai rata-rata tes akhir pembelajaran Matematika materi materi peluang kejadian saling lepas
MAHADEWAMAHADEWA Penerapan model discovery learning meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas X P MIPA 4. Langkah-langkah implementasi mencakup stimulasi,Penerapan model discovery learning meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas X P MIPA 4. Langkah-langkah implementasi mencakup stimulasi,
MAHADEWAMAHADEWA penelitian dilaksanakan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan evaluasi, serta refleksi disetiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkanpenelitian dilaksanakan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan evaluasi, serta refleksi disetiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan
MAHADEWAMAHADEWA Metode pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, dan tes hasil belajar. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. KriteriaMetode pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, dan tes hasil belajar. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Kriteria