STAITTDSTAITTD
INOVASI: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatINOVASI: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatPengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) serta mendeskripsikan keterampilan kolaborasi siswa dan lembaga zakat dalam pelatihan kebencanaan di SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode service learning (SL). Materi disampaikan menggunakan media visual berupa power point, simulasi dengan penyajian hasil diskusi setiap kelompok. Tim relawan Rumah Zakat melatih peserta tentang penyelamatan di dalam ruangan dan pertolongan pertama darurat. Simulasi ini melibatkan siswa dan guru karena pelaksanaannya dibuat seolah-olah sedang terjadi bencana nyata, sehingga jalur evakuasi dan titik kumpul telah ditentukan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program SPAB di SMA Pembangunan Laboratorium UNP dilaksanakan secara tatap muka dengan peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan kepala sekolah. Dengan simulasi ini, diharapkan warga sekolah lebih mudah memahami dan siap menghadapi ancaman bencana. Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan komunitas sekolah dapat tangguh menghadapi bencana melalui sektor pendidikan dan menjalankan program dengan perencanaan yang lebih berkelanjutan. Program ini juga menyoroti pentingnya keterampilan kolaborasi di antara siswa dan mitra eksternal seperti Rumah Zakat, guna membangun budaya kesiapsiagaan dan ketangguhan di lingkungan sekolah. Interaksi tatap muka dan simulasi langsung memungkinkan peserta memperoleh pengalaman praktis, sehingga meningkatkan kemampuan mereka dalam merespons skenario bencana dengan efektif. Kegiatan ini menegaskan peran institusi pendidikan dalam pengurangan risiko bencana dan sejalan dengan upaya global untuk mempromosikan lingkungan pendidikan yang aman sebagaimana diuraikan dalam Kerangka Sendai untuk Pengurangan Risiko Bencana.
Kesimpulan yang dapat diambil dari pelaksanaan pelatihan program satuan pendidikan aman bencana (SPAB) di SMA Pembangunan Laboratorium UNP adalah meningkatnya pemahaman dan kesiapsiagaan.Pelatihan ini berhasil mendidik siswa dan guru tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana.Materi yang diberikan mencakup pengertian bencana, dampaknya, dan langkah-langkah mitigasi.Melalui simulasi yang menyerupai skenario bencana nyata, peserta lebih memahami peran mereka dan prosedur evakuasi.Pelaksanaan yang Sistematis dan Lancar Pelatihan dilaksanakan secara sistematis, mulai dari perizinan, penjadwalan, persiapan, hingga pelaksanaan.Tidak ada hambatan yang signifikan, karena semua aspek telah dipersiapkan dengan baik.Partisipasi aktif peserta, baik siswa maupun guru, menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan.Siswa aktif terlibat dalam penyampaian materi, diskusi kelompok, dan simulasi bencana.Efektivitas Relawan dan Pelatihan Tim relawan Rumah Zakat secara efektif melaksanakan pelatihan dengan pendekatan interaktif, termasuk simulasi dan pertolongan pertama dalam situasi darurat (PPGD).Ini meningkatkan pemahaman peserta tentang upaya penyelamatan dan langkah mitigasi bencana.Pembentukan Tim Kesiapsiagaan Bencana Sekolah (TSBS) pelatihan ini juga melibatkan pembentukan dan penjabaran peran Tim Kesiapsiagaan Bencana Sekolah (TSBS), yang memastikan kesiapan di semua tahap bencana.Setiap fungsi tim, seperti evakuasi, kesehatan, logistik, dan dokumentasi, dijelaskan dengan jelas untuk mendukung kesiapsiagaan yang berkelanjutan.Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan komunitas sekolah yang lebih tangguh terhadap bencana melalui pendidikan, pelatihan berkelanjutan, dan penerapan prosedur operasi standar (SOP) yang jelas.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang efektivitas program SPAB dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan guru terhadap bencana, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program ini. Kedua, mengeksplorasi peran kolaborasi antara sekolah, pemerintah, organisasi seperti Rumah Zakat, dan komunitas lokal dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana dan menjangkau lebih banyak sekolah di daerah rawan bencana. Ketiga, meneliti dampak jangka panjang program SPAB dalam membentuk budaya kesiapsiagaan di kalangan siswa dan guru, serta bagaimana pendidikan berkelanjutan dan pelatihan rutin dapat meningkatkan kesiapan sekolah dalam menghadapi potensi bencana. Keempat, menganalisis bagaimana integrasi topik terkait bencana dalam kurikulum dapat mempersiapkan generasi mendatang untuk menghadapi tantangan bencana dengan lebih baik. Kelima, mengevaluasi program SPAB secara rutin untuk memastikan efektivitas dan relevansinya, serta mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, seperti prosedur evakuasi, infrastruktur sekolah, dan kapasitas kesiapsiagaan siswa dan guru. Keenam, meneliti penggunaan teknologi dalam pelatihan kesiapsiagaan bencana, seperti sistem peringatan dini, pemetaan risiko bencana, dan simulasi bencana virtual, untuk meningkatkan waktu respons dan memperluas peluang pelatihan. Ketujuh, menganalisis bagaimana kebijakan pemerintah daerah dan nasional dapat mendukung keberlanjutan program SPAB, termasuk alokasi dana khusus untuk renovasi bangunan sekolah dan peralatan keselamatan.
| File size | 673.06 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
MIFTAHUL ULUMMIFTAHUL ULUM Hasil menunjukkan interaksi didominasi pola otoriter (70% waktu kelas) dan kelompok eksklusif antarsiswa, sementara komunikasi orang tua hanya 2–3 kaliHasil menunjukkan interaksi didominasi pola otoriter (70% waktu kelas) dan kelompok eksklusif antarsiswa, sementara komunikasi orang tua hanya 2–3 kali
STITMUBASTITMUBA Pelaksanaannya dilakukan sesuai sintaks IBL, membuat siswa aktif dan antusias, dengan penilaian formatif menunjukkan peningkatan minat belajar siswa. FaktorPelaksanaannya dilakukan sesuai sintaks IBL, membuat siswa aktif dan antusias, dengan penilaian formatif menunjukkan peningkatan minat belajar siswa. Faktor
ARIMSIARIMSI Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII B SMP Darul Ulum 5 Rebalas melalui penerapan etnomatematika berbasisPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII B SMP Darul Ulum 5 Rebalas melalui penerapan etnomatematika berbasis
STITMAKRIFATULILMISTITMAKRIFATULILMI Evaluasi harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan untuk menggambarkan kemampuan siswa secara akurat.meskipun penting, evaluasi seringkali kurangEvaluasi harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan untuk menggambarkan kemampuan siswa secara akurat.meskipun penting, evaluasi seringkali kurang
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Untuk mencapai tujuan dari Pendidikan Anak Usia Dini diperlukan sebuah lembaga yang layak memiliki mutu serta layanan pendidikan yang baik. Maka dari ituUntuk mencapai tujuan dari Pendidikan Anak Usia Dini diperlukan sebuah lembaga yang layak memiliki mutu serta layanan pendidikan yang baik. Maka dari itu
E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA Kejadiaan Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) menjadi masalah global dengan angka kematian yang tinggi. Jumlah angka OHCA yang diberikan bantuan hidupKejadiaan Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) menjadi masalah global dengan angka kematian yang tinggi. Jumlah angka OHCA yang diberikan bantuan hidup
STMIKLOMBOKSTMIKLOMBOK Algoritma A* adalah salah satu metode yang bisa digunakan untuk pencarian jalur terpendek, dengan menggunakan metode ini diharapkan petugas pengirimanAlgoritma A* adalah salah satu metode yang bisa digunakan untuk pencarian jalur terpendek, dengan menggunakan metode ini diharapkan petugas pengiriman
UNISMUHUNISMUH Metode Pembelajaran menggunakan pendekatan Proses Ilmiah dengan metode Diskusi untuk memahami hakikat ilmu fisika dan keselamatan kerja di laboratorium.Metode Pembelajaran menggunakan pendekatan Proses Ilmiah dengan metode Diskusi untuk memahami hakikat ilmu fisika dan keselamatan kerja di laboratorium.
Useful /
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Sebaliknya, pendapatan menunjukkan hubungan negatif yang signifikan dengan kebahagiaan, sejalan dengan Paradoks Easterlin yang menyatakan bahwa pertumbuhanSebaliknya, pendapatan menunjukkan hubungan negatif yang signifikan dengan kebahagiaan, sejalan dengan Paradoks Easterlin yang menyatakan bahwa pertumbuhan
IIM JAMBIIIM JAMBI Tugas utama guru mempersiapkan peserta didik sebagai generasi digital natives dalam menghadapi kehidupannya dimasa yang akan datang, sehingga seorang guruTugas utama guru mempersiapkan peserta didik sebagai generasi digital natives dalam menghadapi kehidupannya dimasa yang akan datang, sehingga seorang guru
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Penelitian ini mengkaji fungsi ganda bantuan sosial di Indonesia sebagai jaringan pengaman sosial dan sebagai alat politik dalam Pemilihan NSW PresidenPenelitian ini mengkaji fungsi ganda bantuan sosial di Indonesia sebagai jaringan pengaman sosial dan sebagai alat politik dalam Pemilihan NSW Presiden
UNISLAUNISLA 2) apa makna yang dimaksudkan oleh lirik lagu tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menambah pengetahuan tentang bahasa kiasan,2) apa makna yang dimaksudkan oleh lirik lagu tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menambah pengetahuan tentang bahasa kiasan,