UNIBAUNIBA
Jurnal EduecoJurnal EduecoStudi penelitian ini pada Toko Roti Gembong Gedhe harus bersaing dengan toko roti untuk mendapatkan konsumen. Kemajuan teknologi digitalisasi memberikan kemudahan pada konsumen dapat mengakses produk roti melalui internet dan media sosial. Permasalahan yang terjadi adalah menurunnya keputusan pembelian yang disebabkan perilaku konsumen yang berubah-ubah, rendahnya motivasi konsumen dan sikap konsumen terhadap Toko Roti Gembong Gedhe. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang menjadi masalah sehingga mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, sampel penelitian sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan metode accedental sampling. Data primer diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada responden yang akan diolah dengan SPSS 25 kemudian di uji normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas, autokorelasi, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis yaitu uji t, uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian terhadap Keputusan Pembelian, variabel Perilaku Konsumen nilai thitung>ttable atau 2,312>1,661 dan sig 0,006 < 0,05 artinya H1 diterima; motivasi konsumen nilai thitung>ttable atau 2,467>1,661dan sig 0,002<0,05 artinya H2 diterima; Sikap Konsumen thitung>t table atau 3,814>1,661 dan sig 0,00<0,05 artinya H3 diterima. Hasil Uji F 18,974>2,669 yang berarti berarti nilai Fhitung> Ftabel, dan nilai sig 0,000<0,05 artinya hipotesis H4 diterima atau terbukti yang didukung kontribusi ketiga variabel terhadap Keputusan Pembelian sebesar 35,3%.
Perilaku konsumen, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti digitalisasi dan promosi, secara positif meningkatkan keputusan pembelian di Toko Roti Gembong Gedhe karena ketersediaan produk berkualitas, varian rasa, dan harga terjangkau.Motivasi konsumen, didorong oleh kebutuhan pribadi, harga, varian, kualitas produk, serta pengaruh kelompok referensi, juga turut berkontribusi dalam mendorong keputusan pembelian.Demikian pula, sikap positif konsumen yang terbentuk dari pengalaman dan preferensi terhadap cita rasa dan atribut produk menjadi faktor dominan dalam menentukan keputusan pembelian roti di toko tersebut.
Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman tentang keputusan pembelian konsumen di industri roti dengan beberapa pendekatan inovatif. Pertama, mengingat dampak signifikan digitalisasi yang disebutkan dalam latar belakang, studi kualitatif mendalam diperlukan untuk menginvestigasi secara rinci bagaimana interaksi konsumen dengan media sosial dan platform digital lainnya secara spesifik membentuk persepsi, memicu motivasi, dan memengaruhi sikap mereka terhadap produk roti, khususnya di Toko Roti Gembong Gedhe. Pendekatan ini akan melengkapi temuan kuantitatif yang ada dengan memberikan wawasan naratif tentang pengalaman dan alasan di balik perilaku pembelian, seperti proses penemuan produk baru, validasi melalui ulasan online, atau pengaruh promosi digital. Pertanyaan penelitian dapat mencakup: Bagaimana pengalaman digital konsumen memodifikasi proses pengambilan keputusan pembelian roti, dan faktor emosional apa yang terlibat?. Kedua, berdasarkan saran untuk menambahkan variabel lain seperti harga, promosi, dan citra merek, penelitian komparatif lintas merek dapat dilakukan. Studi ini dapat menganalisis bagaimana perbedaan strategi harga, jenis promosi (offline vs. online), serta citra merek yang dibangun oleh Toko Roti Gembong Gedhe dibandingkan dengan pesaing utamanya (seperti yang disebutkan di pendahuluan) secara kolektif memengaruhi pilihan konsumen dan membentuk loyalitas merek. Hal ini bisa dilakukan dengan mengaplikasikan model multi-atribut untuk memetakan preferensi konsumen secara lebih detail di tengah persaingan pasar yang ketat. Terakhir, mengingat dinamika persaingan dan perubahan selera masyarakat Tegal, studi longitudinal akan sangat berharga. Penelitian ini dapat memantau evolusi perilaku, motivasi, dan sikap konsumen terhadap Toko Roti Gembong Gedhe dalam periode waktu tertentu, misalnya satu hingga tiga tahun, untuk mengidentifikasi tren jangka panjang, dampak inovasi produk, atau respons pasar terhadap perubahan ekonomi atau tren gaya hidup pasca-pandemi. Pendekatan ini akan memberikan perspektif dinamis tentang adaptasi bisnis dan preferensi konsumen seiring waktu.
| File size | 487.77 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALBKJURNALBK Berdasarkan hasil uji Manova dari lembar kuis pra dan pasca tes serta lembar observasi diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 dan 0,015, sehinggaBerdasarkan hasil uji Manova dari lembar kuis pra dan pasca tes serta lembar observasi diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 dan 0,015, sehingga
SWADHARMASWADHARMA Data penelitian diolah dengan statistik menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, heterosekaditas, autokorelasi, uji hipotesis regresi linierData penelitian diolah dengan statistik menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, heterosekaditas, autokorelasi, uji hipotesis regresi linier
UNIBAUNIBA Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap proses dan hasil pembelajaranPenerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap proses dan hasil pembelajaran
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA Uji t menunjukkan bahwa hipotesis 1 yang diajukan diterima kebenarannya, dimana t hitung 5,577> t tabel 2,04523, yang berarti volume penjualan akan bertambahUji t menunjukkan bahwa hipotesis 1 yang diajukan diterima kebenarannya, dimana t hitung 5,577> t tabel 2,04523, yang berarti volume penjualan akan bertambah
UHNSUGRIWAUHNSUGRIWA Sampel penelitian berjumlah 96 orang pegawai LPD yang dipilih melalui purposive sampling. Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pemanfaatan teknologiSampel penelitian berjumlah 96 orang pegawai LPD yang dipilih melalui purposive sampling. Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pemanfaatan teknologi
BALAIPUBLIKASIBALAIPUBLIKASI Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group. Instrumen yang digunakan adalah tes deskriptifJenis penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group. Instrumen yang digunakan adalah tes deskriptif
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Tidak terdapat perbedaan antara kinerja keuangan bank umum konvensional dan bank umum syariah berdasarkan rasio BOPO, 4. Terdapat perbedaan antara kinerjaTidak terdapat perbedaan antara kinerja keuangan bank umum konvensional dan bank umum syariah berdasarkan rasio BOPO, 4. Terdapat perbedaan antara kinerja
HARPRESSIDHARPRESSID Data dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, termasuk uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. Selain itu,Data dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, termasuk uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. Selain itu,
Useful /
UHNSUGRIWAUHNSUGRIWA Hasil ini menekankan pentingnya menangkap nuansa emosional guna mengurangi kesalahan akibat referensi yang tidak relevan dan juga perbedaan budaya. DariHasil ini menekankan pentingnya menangkap nuansa emosional guna mengurangi kesalahan akibat referensi yang tidak relevan dan juga perbedaan budaya. Dari
UINSAIZUUINSAIZU Dengan pendekatan kualitatif-normatif, penelitian ini menganalisis Fatwa No. 146/2021 yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama IndonesiaDengan pendekatan kualitatif-normatif, penelitian ini menganalisis Fatwa No. 146/2021 yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia
BALAIPUBLIKASIBALAIPUBLIKASI Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa tingkat kemandirian belajar siswa kelas XI MIPA SMAN 6 Mataram pada tahun akademikBerdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa tingkat kemandirian belajar siswa kelas XI MIPA SMAN 6 Mataram pada tahun akademik
BALAIPUBLIKASIBALAIPUBLIKASI These findings demonstrate that mixing digestion significantly enhances biogas production due to improved nutrient balance and microbial activity. Additionally,These findings demonstrate that mixing digestion significantly enhances biogas production due to improved nutrient balance and microbial activity. Additionally,