UNPERUNPER
JURNAL EKONOMI PERJUANGANJURNAL EKONOMI PERJUANGANPenelitian ini dilaksanakan untuk menginvestigasi dampak dari penentu finansial utama—khususnya leverage, likuiditas, ukuran perusahaan (firm size), dan peluang pertumbuhan (growth opportunity) terhadap keputusan hedging (lindung nilai) pada korporasi sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode fiskal 2010–2024. Volatilitas nilai tukar Rupiah Indonesia yang meresap terhadap Dolar AS memberikan insentif kuat bagi entitas otomotif ini untuk mengadopsi strategi lindung nilai yang proaktif guna menjaga stabilitas keuangan mereka. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan analisis regresi linear berganda. Sampel studi terdiri dari dua pelaku industri terkemuka, yaitu PT Astra International Tbk dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, dengan data sekunder yang diperlukan bersumber secara eksklusif dari laporan tahunan yang mereka publikasikan. Temuan empiris mengungkapkan bahwa, dalam analisis parsial, leverage, ukuran perusahaan, dan peluang pertumbuhan tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap keputusan hedging. Sebaliknya, variabel likuiditas terbukti memiliki pengaruh negatif yang signifikan. Dalam analisis simultan, keempat variabel independen tersebut secara kolektif memengaruhi hedging, yang dikarakterisasi oleh koefisien determinasi (R2) sebesar 0,359. Hasil ini mengimplikasikan bahwa model regresi yang dikembangkan menjelaskan 35,9% dari total variabilitas yang diamati dalam keputusan hedging perusahaan. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi entitas korporasi dalam merumuskan protokol manajemen risiko yang lebih efektif dan berfungsi sebagai titik referensi utama bagi penelitian akademis selanjutnya dalam domain ini.
Studi ini menunjukkan bahwa leverage tidak ditemukan adanya hubungan yang substansial dengan keputusan perusahaan untuk menjalankan praktik hedging.Seiring dengan meningkatnya rasio likuiditas perusahaan, maka kecenderungan perusahaan untuk menggunakan instrumen lindung nilai semakin menurun.Ukuran perusahaan bukan faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan dalam melakukan hedging.Prospek atau peluang pertumbuhan perusahaan berperan secara berarti dalam memengaruhi kebijakan hedging yang diterapkan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel penelitian dengan memasukkan lebih banyak perusahaan sektor otomotif yang terdaftar di BEI, serta mempertimbangkan periode waktu yang lebih panjang untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai peran faktor-faktor kualitatif, seperti kualitas manajemen dan tata kelola perusahaan, dalam memengaruhi keputusan hedging. Ketiga, penelitian dapat menguji pengaruh variabel makroekonomi, seperti inflasi dan suku bunga, terhadap keputusan hedging perusahaan sektor otomotif. Dengan demikian, penelitian lanjutan diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keputusan hedging pada perusahaan sektor otomotif di Indonesia, serta memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merumuskan strategi manajemen risiko yang lebih efektif.
- Pengaruh Likuiditas, Leverage, dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Penggunaan Instrumen Derivatif Sebagai... doi.org/10.57235/mantap.v2i2.2796Pengaruh Likuiditas Leverage dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Penggunaan Instrumen Derivatif Sebagai doi 10 57235 mantap v2i2 2796
- Mengapa Perusahaan Manufaktur Di Indonesia Melakukan Keputusan Hedging? | Jurnal Reviu Akuntansi dan... doi.org/10.22219/jrak.v13i1.21659Mengapa Perusahaan Manufaktur Di Indonesia Melakukan Keputusan Hedging Jurnal Reviu Akuntansi dan doi 10 22219 jrak v13i1 21659
- Leverage, Firm Size, Likuiditas, Financial Distress, dan Aktivitas Hedging Dengan Instrumen Derivatif... doi.org/10.24843/eja.2023.v33.i08.p10Leverage Firm Size Likuiditas Financial Distress dan Aktivitas Hedging Dengan Instrumen Derivatif doi 10 24843 eja 2023 v33 i08 p10
- Pengaruh Foreign Debt, Liquidity dan Firm Size terhadap Hedging Decision (Studi Kasus Perusahaan Manufaktur... doi.org/10.38035/jafm.v5i5.940Pengaruh Foreign Debt Liquidity dan Firm Size terhadap Hedging Decision Studi Kasus Perusahaan Manufaktur doi 10 38035 jafm v5i5 940
| File size | 610.69 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPERUNPER Kedua faktor tersebut memengaruhi kinerja keuangan secara keseluruhan. Temuan ini mendukung asumsi teori keagenan, dimana mekanisme kepemilikan dapat mengurangiKedua faktor tersebut memengaruhi kinerja keuangan secara keseluruhan. Temuan ini mendukung asumsi teori keagenan, dimana mekanisme kepemilikan dapat mengurangi
UNIBAUNIBA Hasil menunjukkan perlunya penguatan analisis debitur, teknologi monitoring, dan edukasi nasabah. Tantangan terkait budaya risiko yang belum merata danHasil menunjukkan perlunya penguatan analisis debitur, teknologi monitoring, dan edukasi nasabah. Tantangan terkait budaya risiko yang belum merata dan
UNIBAUNIBA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PSAK 71 mengenai pengakuan dan pengukuran expected credit loss (ECL) dalam perhitungan CKPN individual,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PSAK 71 mengenai pengakuan dan pengukuran expected credit loss (ECL) dalam perhitungan CKPN individual,
LIFESCIFILIFESCIFI Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), kontribusi ilmiah terkini dianalisis untuk mengevaluasi bagaimana inovasi digital meningkatkan deteksiMenggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), kontribusi ilmiah terkini dianalisis untuk mengevaluasi bagaimana inovasi digital meningkatkan deteksi
SUBSETSUBSET Hasil ini menegaskan bahwa implementasi SIMRS tergolong berhasil namun tetap memerlukan peningkatan pada mutu sistem, mutu informasi, mutu layanan, intensitasHasil ini menegaskan bahwa implementasi SIMRS tergolong berhasil namun tetap memerlukan peningkatan pada mutu sistem, mutu informasi, mutu layanan, intensitas
UNSURIUNSURI Namun, ternyata masih ditemukan kekurangan transparansi informasi terkait biaya tambahan dan risiko kredit yang dapat menyebabkan kesalahpahaman maupunNamun, ternyata masih ditemukan kekurangan transparansi informasi terkait biaya tambahan dan risiko kredit yang dapat menyebabkan kesalahpahaman maupun
STIA LK DUMAISTIA LK DUMAI Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro pada pasal 5 menjelaskan bahwa seluruh kegiatan yang sifatnya menghimpun dan menyalurkanUndang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro pada pasal 5 menjelaskan bahwa seluruh kegiatan yang sifatnya menghimpun dan menyalurkan
UNTAG SMDUNTAG SMD Prosedur pemberian kredit gadai hingga pencairan kredit sangat efektif karena sesuai dengan prosedur yang ada pada teori. Kuesioner menunjukkan 95% jawabanProsedur pemberian kredit gadai hingga pencairan kredit sangat efektif karena sesuai dengan prosedur yang ada pada teori. Kuesioner menunjukkan 95% jawaban
Useful /
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Sebaliknya, jika disabilitas diklasifikasikan sebagai sedang atau berat, dan terdapat kebutuhan untuk menikah, maka pernikahan dapat dilakukan oleh seorangSebaliknya, jika disabilitas diklasifikasikan sebagai sedang atau berat, dan terdapat kebutuhan untuk menikah, maka pernikahan dapat dilakukan oleh seorang
BIARJOURNALBIARJOURNAL 304). Penelitian ini merekomendasikan bahwa Manajemen rumah sakit pendidikan harus memastikan bahwa mereka mempertahankan status quo pada teleworking untuk304). Penelitian ini merekomendasikan bahwa Manajemen rumah sakit pendidikan harus memastikan bahwa mereka mempertahankan status quo pada teleworking untuk
LAPANLAPAN The image processing approach has the potential to be further developed, but accuracy is influenced by factors such as camera orientation, calibration,The image processing approach has the potential to be further developed, but accuracy is influenced by factors such as camera orientation, calibration,
LAPANLAPAN Both equivalent models, Hoff and Reissner, significantly overestimated displacement, with differing stress estimation accuracies, indicating a need forBoth equivalent models, Hoff and Reissner, significantly overestimated displacement, with differing stress estimation accuracies, indicating a need for