WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS
West Science Law and Human RightsWest Science Law and Human RightsPenelitian ini bertujuan menganalisis apakah Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2025 telah mengatasi kelemahan prosedural persidangan pra-tidak, bagaimana otoritas penegakan hukum diawasi melalui persidangan pra-tidak dalam KUHAP 2025, serta perbedaan kinerja persidangan pra-tidak KUHAP 2025 dengan Habeas Corpus di Inggris dan Rechter Commmissaris di Belanda. Penelitian deskriptif menggunakan pendekatan yuridis normatif, konseptual, dan perbandingan hukum. Hasil menunjukkan bahwa KUHAP 2025 telah mencoba memperluas cakupan dan memperkuat mekanisme persidangan pra-tidak, namun masih memiliki kelemahan seperti belum jelasnya pihak ketiga, fokus pemeriksaan, dan penggunaan hukum prosedural.
Secara substansial, KUHAP 2025 telah mengupayakan penguatan mekanisme persidangan pra-tidak meski masih terdapat kelemahan terkait definisi pihak ketiga.Pengawasan otoritas penegakan hukum melalui persidangan pra-tidak 2025 diperluas tetapi mekanisme seperti pemeriksaan tersangka/saksi/korban masih lemah.Habeas Corpus hanya memfokuskan penilaian kelayahan penahanan, sedangkan persidangan pra-tidak mengawasi tindakan penyelidik pasca-kejadian.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi implementasi persidangan pra-tidak KUHAP 2025 di tingkat pengadilan daerah dengan membandingkan data kuantitatif hasil keputusan hakim sebelum dan sesudah penerapan KUHAP 2025. Studi di era digital perlu mengevaluasi penggunaan teknologi rekam CCTV dalam persidangan pra-tidak terkait hukum hak privasi dan keamanan data. Penelitian komparatif lintas negara antara Habeas Corpus di Inggris, Rechter Commmissaris di Belanda, dan sistem persidangan pra-tidak di Indonesia diperlukan untuk mengidentifikasi model pengawasan optimal dalam konteks Asia Tenggara.
| File size | 698.18 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI YPBWISTAI YPBWI Beberapa orang tua bahkan telah terbiasa mengunggah dan membagikan informasi detail tentang anak-anak mereka secara teratur di dunia maya. Hal ini dibuktikanBeberapa orang tua bahkan telah terbiasa mengunggah dan membagikan informasi detail tentang anak-anak mereka secara teratur di dunia maya. Hal ini dibuktikan
ISHAISHA Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif untuk menganalisis ketentuan Pasal 412, implikasi hukumnya, serta tantangan dalam penegakan hukum. HasilPenelitian ini menggunakan metode yuridis normatif untuk menganalisis ketentuan Pasal 412, implikasi hukumnya, serta tantangan dalam penegakan hukum. Hasil
UTPUTP 0 yang dimana semuanya dapat dikontrol dimana dan kapan saja menggunakan internet. Dampak era digital ini sangat besar dalam mengubah kebiasaan sehari-hari.0 yang dimana semuanya dapat dikontrol dimana dan kapan saja menggunakan internet. Dampak era digital ini sangat besar dalam mengubah kebiasaan sehari-hari.
STIH PMSTIH PM Data penelitian berasal dari bahan hukum sekunder, termasuk dokumen konstitusi, undang-undang dan peraturan, literatur hukum, dan publikasi ilmiah yangData penelitian berasal dari bahan hukum sekunder, termasuk dokumen konstitusi, undang-undang dan peraturan, literatur hukum, dan publikasi ilmiah yang
PUBLINEPUBLINE Pertama, perkembangan Internet of Things (IoT) telah membuka peluang besar dalam mewujudkan kehidupan yang lebih efisien, terhubung, dan modern.ioT menghadirkanPertama, perkembangan Internet of Things (IoT) telah membuka peluang besar dalam mewujudkan kehidupan yang lebih efisien, terhubung, dan modern.ioT menghadirkan
UTBUTB Penelitian ini berjudul. Metode yang digunakan adalah metode hukum yuridis normatif. Bahan hukum diperoleh dari bahan hukum primer dan sekunder, yang kemudianPenelitian ini berjudul. Metode yang digunakan adalah metode hukum yuridis normatif. Bahan hukum diperoleh dari bahan hukum primer dan sekunder, yang kemudian
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang didukung oleh kuesioner mahasiswa dan wawancara dengan narasumber. Objek material dalam penelitianPenelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang didukung oleh kuesioner mahasiswa dan wawancara dengan narasumber. Objek material dalam penelitian
IISTRIISTR Teknologi, mulai dari smartphone hingga kecerdasan buatan, meresapi kehidupan sehari-hari, mengubah interaksi dan persepsi masyarakat. Makalah ini menelitiTeknologi, mulai dari smartphone hingga kecerdasan buatan, meresapi kehidupan sehari-hari, mengubah interaksi dan persepsi masyarakat. Makalah ini meneliti
Useful /
IISTRIISTR Misalnya, nano‑silika telah terbukti mampu meningkatkan kekakuan, kekuatan, umur panjang, serta ketahanan terhadap rutting dan retak pada aspal pavemen.Misalnya, nano‑silika telah terbukti mampu meningkatkan kekakuan, kekuatan, umur panjang, serta ketahanan terhadap rutting dan retak pada aspal pavemen.
IISTRIISTR Karena mekanisme ini masih belum sepenuhnya dipahami, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi enzim, jalur metabolik, dan detail mekanismeKarena mekanisme ini masih belum sepenuhnya dipahami, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi enzim, jalur metabolik, dan detail mekanisme
PUBLICATION CENTERPUBLICATION CENTER Data yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas eksperimen yaitu pree-test (68.05) dan post-test (74,44) sedangkan hasil belajar siswaData yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas eksperimen yaitu pree-test (68.05) dan post-test (74,44) sedangkan hasil belajar siswa
PUBLICATION CENTERPUBLICATION CENTER Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, didapatkan rata-rata skor keseluruhan pendidikan karakter yaitu 77 sehingga dapat dinyatakan bahwa pendidikanBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, didapatkan rata-rata skor keseluruhan pendidikan karakter yaitu 77 sehingga dapat dinyatakan bahwa pendidikan