JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Masa kehamilan merupakan periode penting dalam kehidupan ibu dan janin, yang membutuhkan kenaikan berat badan minimal sebesar 10-12,5 kg. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk kegiatan ANC terpadu yang menyediakan konseling gizi. Namun, belum ada evaluasi mengenai hubungan antara konseling gizi dan peningkatan berat badan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kuantitas kunjungan ibu hamil yang mendapatkan konseling gizi terhadap peningkatan berat badan. Desain penelitian adalah deskriptif analitik dengan responden sebanyak 27 orang yang bertempat di puskesmas Puncu pada bulan September 2021. Data diambil dari buku kunjungan konseling gizi mulai Januari – Agustus 2021. Pengolahan data menggunakan uji statistik regresi linier dengan bantuan program SPSS versi 21.0. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penambahan berat badan responden adalah 5,5 kg, dengan penambahan berat badan yang paling sering terjadi adalah 1,9 kg. Uji statistik regresi linier menghasilkan R hitung 0,141 atau 14,1%, yang menunjukkan hubungan lemah antara frekuensi kunjungan yang mendapatkan konseling gizi dengan penambahan berat badan ibu hamil. P-value sebesar 0,483 > 0,05 menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara frekuensi kunjungan yang mendapatkan konseling gizi terhadap peningkatan berat badan ibu hamil di puskesmas Puncu.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat rata-rata frekuensi kunjungan konseling gizi sebesar 2,3 kali pada ibu hamil di puskesmas Puncu.Rata-rata penambahan berat badan selama kehamilan adalah 5,5 kg.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi kunjungan yang mendapatkan konseling gizi terhadap peningkatan berat badan ibu hamil di puskesmas Puncu.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan data primer yang mengamati secara langsung konseling gizi yang diberikan kepada ibu hamil, serta mencatat pola konsumsi nutrisi dan aktivitas sehari-hari ibu hamil untuk memahami lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi kenaikan berat badan. Kedua, penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan sampel yang homogen berdasarkan usia kehamilan awal dan akhir untuk mengetahui secara akurat peningkatan berat badan yang sesuai dengan standar minimal 10-12,5 kg selama kehamilan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas berbagai metode konseling gizi dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik nutrisi ibu hamil, serta dampaknya terhadap penambahan berat badan dan kesehatan ibu dan janin.

  1. Analisis Kuantitas Kunjungan Ibu Hamil yang mendapatkan Konseling Gizi terhadap peningkatan Berat Badan... doi.org/10.30994/jqwh.v5i1.129Analisis Kuantitas Kunjungan Ibu Hamil yang mendapatkan Konseling Gizi terhadap peningkatan Berat Badan doi 10 30994 jqwh v5i1 129
Read online
File size180.16 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test