UNIPASUNIPAS
LocusLocusPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman peneliti bahwa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Buleleng merupakan satu-satunya Madrasah Negeri yang berada di Buleleng dibawah naungan Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, dan sudah sepatutnya menyelenggarakan pelayanan berbasis E-Government sebagai media dalam mewujudkan pelayanan yang maksimal, efektif dan efisien. Peneliti mengemukakan bahwa penerapan E-Government di MAN Buleleng sudah berjalan dengan baik meskipun masih memiliki kekurangan hal ini dapat terlihat dari infrastruktur sumberdaya manusia yang masih belum memenuhi standar atau kualifikasi dalam penerapan E-Government. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan E-Government dan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan E-Government Dalam Meningkatkan Pelayanan Pendidikan Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Buleleng. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitiannya adalah tentang penerapan E-Government serta 6 indikator penerapan E-Government yakni Infrastruktur Data, Infrastruktur Manusia, Infrastruktur Legal, Infrastruktur Teknologi dan Strategi Pemimpin. Instrumen pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara dan observasi secara langsung pada lokasi serta berdasarkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan fokus penelitian, lama peneltiannya adalah sekitar 2 bulan, dan teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sudah terdapat penerapan berbasis E-Government di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Buleleng yakni penerapan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG). Secara umum, penerapan berbasis E-Government ini telah berjalan dengan optimal, namun masih terdapat beberapa kekurangan dalam penerapannya seperti adanya perangkapan tugas bagi staff yang bertugas mengelola LPSE dan SIMPEG.
Sudah terdapat penerapan E-Government dalam pelayanan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Buleleng.Penerapan tersebut dipengaruhi oleh faktor pendukung dan penghambat, meskipun secara umum berjalan lancar dan hampir tidak ditemukan kendala yang berarti.Namun, perlu perhatian lebih terhadap kelengkapan infrastruktur manusia dan teknologi agar penerapan e-government dapat lebih optimal dan menyeluruh.
Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai bagaimana desain sistem e-government yang lebih terintegrasi antara LPSE, SIMPEG, dan EMIS agar data dan layanan di MAN Buleleng dapat saling terhubung tanpa perlu penginputan ulang secara manual. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas pelatihan teknologi informasi bagi staf non-IT dalam konteks madrasah, untuk mengetahui metode pelatihan paling efisien yang dapat meningkatkan kapasitas SDM tanpa harus mengganti staf. Ketiga, diperlukan kajian tentang penerapan sistem internal e-government yang dilindungi aksesnya, untuk layanan yang sensitif namun tetap memungkinkan transparansi kepegawaian dan pengadaan secara internal, sehingga keamanan data terjamin namun akuntabilitas tetap terpenuhi. Ketiga arah penelitian ini dapat melengkapi saran dalam paper tentang rekrutmen staf IT dan pengembangan sistem, dengan fokus pada peningkatan kapasitas internal, integrasi sistem, dan keamanan data secara proporsional. Selain itu, penelitian lanjutan juga bisa menguji dampak e-government terhadap kepuasan siswa dan tenaga pendidik, untuk memastikan bahwa transformasi digital benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh. Dengan pendekatan yang holistik, penelitian ke depan dapat memberikan model penerapan e-government yang lebih layak diadopsi oleh madrasah lain di daerah terpencil. Seluruh usulan ini bertujuan untuk menjawab tantangan teknis, manusia, dan kelembagaan secara bersamaan. Masing-masing penelitian dapat dilakukan secara bertahap sesuai ketersediaan sumber daya. Hasilnya diharapkan dapat menjadi panduan strategis bagi Kementerian Agama dalam mengembangkan kebijakan e-government di satuan pendidikan di bawah naungannya.
| File size | 181.31 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
INAISINAIS Supervisi klinis yang dilakukan dengan pendekatan kolaboratif dan reflektif mampu meningkatkan rasa tanggung jawab profesional, keterlibatan emosional,Supervisi klinis yang dilakukan dengan pendekatan kolaboratif dan reflektif mampu meningkatkan rasa tanggung jawab profesional, keterlibatan emosional,
SERAMBISERAMBI Studi ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen ihsan dapat dioperasionalkan sebagai strategi berkelanjutan yang sensitif konteks untuk meningkatkan kualitasStudi ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen ihsan dapat dioperasionalkan sebagai strategi berkelanjutan yang sensitif konteks untuk meningkatkan kualitas
UNIDAUNIDA Selain meningkatkan kompetensi bahasa, program kepesantrenan juga membantu siswa mengatasi rasa takut berbicara di depan umum melalui lomba pidato danSelain meningkatkan kompetensi bahasa, program kepesantrenan juga membantu siswa mengatasi rasa takut berbicara di depan umum melalui lomba pidato dan
UNIDAUNIDA Problematika dalam proses pembelajaran bahasa Arab adalah hal-hal yang menghalangi terlaksananya tujuan pembelajaran bahasa Arab. Permasalahan tersebutProblematika dalam proses pembelajaran bahasa Arab adalah hal-hal yang menghalangi terlaksananya tujuan pembelajaran bahasa Arab. Permasalahan tersebut
UNIDAUNIDA Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan media gambar dalam memahami isim isyarah ini sangat efektif untuk digunakan di kelas V SD Insan Kamil Bogor. SelainBerdasarkan hasil penelitian, penggunaan media gambar dalam memahami isim isyarah ini sangat efektif untuk digunakan di kelas V SD Insan Kamil Bogor. Selain
JPTAMJPTAM Penelitian dimulai pada bulan Agustus dan berakhir pada tahun 2019. Subjek dalam penelitian ini adalah 32 siswa kelas XII MIPA 2 MAN 1 Pekanbaru. InstrumenPenelitian dimulai pada bulan Agustus dan berakhir pada tahun 2019. Subjek dalam penelitian ini adalah 32 siswa kelas XII MIPA 2 MAN 1 Pekanbaru. Instrumen
JPTAMJPTAM Penelitian ini berfokus pada kajian tentang pengembangan bahan ajar tasawuf yang dikembangkan dengan menginternalisasikan nilai-nilai karakter ke dalamPenelitian ini berfokus pada kajian tentang pengembangan bahan ajar tasawuf yang dikembangkan dengan menginternalisasikan nilai-nilai karakter ke dalam
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Diameter batang pada umur 30, 50, 60, dan 40 HSS berpengaruh nyata terhadap titik tumbuh entres. Teknik pengikatan berpengaruh nyata terhadap panjang tunasDiameter batang pada umur 30, 50, 60, dan 40 HSS berpengaruh nyata terhadap titik tumbuh entres. Teknik pengikatan berpengaruh nyata terhadap panjang tunas
Useful /
UNIMAUNIMA Ayah hewan Nilai budaya dalam cerita Rakyat “Gumansalangi adalah simbol dan sikap. Pangeran Gumansalangi menyimbolkan ketegasan mendidik dan memerintahAyah hewan Nilai budaya dalam cerita Rakyat “Gumansalangi adalah simbol dan sikap. Pangeran Gumansalangi menyimbolkan ketegasan mendidik dan memerintah
UNIMAUNIMA Seni Musik Kolintang di SMP Negeri 1 Eris termasuk dalam mata pelajaran Seni Budaya pada kelas VII sampai dengan IX. Kolintang adalah salah satu musikSeni Musik Kolintang di SMP Negeri 1 Eris termasuk dalam mata pelajaran Seni Budaya pada kelas VII sampai dengan IX. Kolintang adalah salah satu musik
UMBERAUUMBERAU Penelitian ini menganalisis isu kesetaraan gender dan peran perempuan dalam pembangunan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan pendekatan deskriptifPenelitian ini menganalisis isu kesetaraan gender dan peran perempuan dalam pembangunan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan pendekatan deskriptif
UMBERAUUMBERAU Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan fasilitator mahasiswa dan anggota masyarakat. AnalisisData dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan fasilitator mahasiswa dan anggota masyarakat. Analisis