UNESAUNESA
Jurnal Rekayasa MesinJurnal Rekayasa MesinSilase merupakan metode penyediaan pakan sapi yang membutuhkan proses pencacahan hijauan agar mudah difermentasi dan memiliki daya simpan lebih lama. Namun, peternak melakukan pencacahan secara manual sehingga memerlukan waktu lama dan ukuran cacahan tidak seragam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang mesin pencacah rumput gajah dengan dual corongan input dan output, dilengkapi pisau dan pemukul untuk mempercepat pemotongan serta menghancurkan bahan yang lebih keras. Mesin ini diharapkan mampu menghasilkan ukuran cacahan seragam 2–5 cm sesuai standar SNI 7785.1:2003. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D) model 4D untuk merancang dan menguji mesin pencacah rumput gajah. Tahapan meliputi studi literatur, perancangan desain, pembuatan serta perakitan mesin, kemudian dilakukan uji fungsi dengan bahan uji rumput gajah sebanyak tiga kali percobaan. Data hasil pengujian dianalisis guna menilai kinerja dan kelayakan mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pencacah rumput gajah yang dirancang dapat beroperasi dengan baik. Berdasarkan uji fungsi pada putaran 1500 rpm dengan beban bahan uji 5 kg, mesin menghasilkan ukuran cacahan 2–5 cm dengan kapasitas kerja 92 kg/jam, sehingga dinilai layak digunakan untuk mendukung proses pembuatan silase pakan ternak sapi dan meningkatkan efisiensi dibandingkan metode manual.
Mesin pencacah rumput gajah dirancang dan dibangun sesuai dengan perhitungan teknis dan desain perencanaan yang telah ditetapkan.Mesin ini menggunakan sistem pencacahan dengan 4 bilah pisau dan 10 pemukul serta dilengkapi konsep dual corong input dan output untuk mendukung kelancaran aliran bahan.Rangka mesin dibuat dari besi siku 40 × 40 × 4 mm yang mampu menopang seluruh komponen utama.Hasil pengujian menunjukkan bahwa konstruksi mesin berfungsi dengan baik, stabil, dan aman saat dioperasikan.Hasil uji fungsi menunjukkan bahwa mesin pencacah rumput gajah dapat beroperasi dengan baik pada kondisi pengujian yang telah ditentukan, yaitu pada putaran mesin 1500 rpm dan beban bahan uji rumput gajah seberat 5 kg.Mesin mampu menghasilkan ukuran cacahan yang relatif seragam pada rentang 2–5 cm, sesuai dengan kebutuhan bahan baku silase.Berdasarkan hasil pengujian, mesin memiliki kapasitas kerja sebesar 92 kg/jam.Dengan demikian, mesin yang dirancang dinilai layak untuk proses fermentasi silase dan berpotensi meningkatkan efisiensi waktu serta kualitas hasil pencacahan dibandingkan metode manual.
Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan desain mesin pencacah rumput gajah dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti efisiensi energi, daya tahan komponen, dan kemudahan perawatan. Kedua, mengeksplorasi penggunaan bahan alternatif untuk pisau dan pemukul mesin pencacah, seperti baja tahan karat atau bahan komposit, untuk meningkatkan daya tahan dan mengurangi biaya perawatan. Ketiga, mengembangkan sistem kontrol otomatis pada mesin pencacah rumput gajah untuk meningkatkan akurasi dan konsistensi ukuran cacahan, serta memudahkan pengoperasian dan pemeliharaan mesin.
- Pembuatan Pakan Silase di Kelompok Ternak Roudhatul Ghonam Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran... doi.org/10.24198/fjcs.v2i2.34590Pembuatan Pakan Silase di Kelompok Ternak Roudhatul Ghonam Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran doi 10 24198 fjcs v2i2 34590
- RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH PAKAN TERNAK KAPASITAS 50 KG/ JAM | Jurnal SIGMAT Teknik Mesin UNSIKA.... doi.org/10.35261/sigmat.v1i2.5555RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH PAKAN TERNAK KAPASITAS 50 KG JAM Jurnal SIGMAT Teknik Mesin UNSIKA doi 10 35261 sigmat v1i2 5555
- PENGARUH PENGGUNAAN DEDAK FERMENTASI TERHADAP KUALITAS FISIK DAN pH SILASE RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum)... doi.org/10.24198/jnttip.v2i3.30290PENGARUH PENGGUNAAN DEDAK FERMENTASI TERHADAP KUALITAS FISIK DAN pH SILASE RUMPUT GAJAH Pennisetum purpureum doi 10 24198 jnttip v2i3 30290
- Pengaruh Penggunaan dan Perhitungan Efisiensi Bahan Bakar Premium dan Pertamax Terhadap Unjuk Kerja Motor... doi.org/10.32487/jtt.v2i1.38Pengaruh Penggunaan dan Perhitungan Efisiensi Bahan Bakar Premium dan Pertamax Terhadap Unjuk Kerja Motor doi 10 32487 jtt v2i1 38
| File size | 752.1 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMMUMM Perum Perhutani KBM-IK (Kesatuan Bisnis Mandiri Industri Kayu) Gresik adalah satuan organisasi dibawah Kantor Perum Perhutani Unit II Jawa Timur yang bertanggungPerum Perhutani KBM-IK (Kesatuan Bisnis Mandiri Industri Kayu) Gresik adalah satuan organisasi dibawah Kantor Perum Perhutani Unit II Jawa Timur yang bertanggung
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Perencanaan mesin ripple mill dengan kapasitas 6 ton/jam menghasilkan desain yang efisien untuk pemecahan cangkang biji kelapa sawit, menggunakan motorPerencanaan mesin ripple mill dengan kapasitas 6 ton/jam menghasilkan desain yang efisien untuk pemecahan cangkang biji kelapa sawit, menggunakan motor
ATTRACTIVEJOURNALATTRACTIVEJOURNAL Penelitian ini menjadi dasar penting dalam pengembangan bahan bakar alternatif, meskipun diperlukan penelitian lanjutan untuk menguji efek jangka panjangPenelitian ini menjadi dasar penting dalam pengembangan bahan bakar alternatif, meskipun diperlukan penelitian lanjutan untuk menguji efek jangka panjang
UNDIKMAUNDIKMA Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah pemberdayaan masyarakat berbasis kerjasama antar kelembagaan. Hasil pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkanMetode pelaksanaan pengabdian ini adalah pemberdayaan masyarakat berbasis kerjasama antar kelembagaan. Hasil pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan
UWIKAUWIKA Penelitian dilakukan di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 1-2 Oktober 2024, dengan menggunakan alat ukur suhu dan pengukur arus listrik. Hasil menunjukkanPenelitian dilakukan di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 1-2 Oktober 2024, dengan menggunakan alat ukur suhu dan pengukur arus listrik. Hasil menunjukkan
UNIMUNIM Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental. Pengukuran temperatur pada permukaan mesin diukur dengan menggunakan alat pengukur temperaturMetode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental. Pengukuran temperatur pada permukaan mesin diukur dengan menggunakan alat pengukur temperatur
UBTUBT Mesin penghalus dan pengaduk yang dibuat oleh tim pengabdian kepada masyarakat disesuaikan dengan kondisi mitra yang diperoleh pada saat awal proses identifikasiMesin penghalus dan pengaduk yang dibuat oleh tim pengabdian kepada masyarakat disesuaikan dengan kondisi mitra yang diperoleh pada saat awal proses identifikasi
POLIJEPOLIJE Mesin digerakkan oleh sebuah motor bensin 6,5 HP yang dihubungkan melalui sabuk dan puli yang meneruskan torsi dari motor ke poros ban pemipil. PrototipeMesin digerakkan oleh sebuah motor bensin 6,5 HP yang dihubungkan melalui sabuk dan puli yang meneruskan torsi dari motor ke poros ban pemipil. Prototipe
Useful /
UNESAUNESA Keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan produksi yang hanya melibatkan satu unit mesin, sehingga penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkajiKeterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan produksi yang hanya melibatkan satu unit mesin, sehingga penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji
UNESAUNESA Hasil penelitian ini memberikan dasar teknis yang kuat untuk penerapan strategi pemeliharaan preventif dan korektif pada mesin Caterpillar C15 di lingkunganHasil penelitian ini memberikan dasar teknis yang kuat untuk penerapan strategi pemeliharaan preventif dan korektif pada mesin Caterpillar C15 di lingkungan
UNESAUNESA Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi suhu pemrosesan berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik bioplastik berbasis PLA danBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi suhu pemrosesan berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik bioplastik berbasis PLA dan
POLIJEPOLIJE Dalam rangka meningkatkan efektivitas produksi, dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh selang waktu pemantauan ozon pada proses produksi AMDK.Dalam rangka meningkatkan efektivitas produksi, dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh selang waktu pemantauan ozon pada proses produksi AMDK.