JOURNALMPCIJOURNALMPCI
Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition ResearchPasien penderita kanker mengalami transisi kesehatan-kepenyakit (HITs) dari diagnosis hingga fase survivorship, yang memengaruhi kualitas hidup dan pengobatan mereka. Studi ini bertujuan untuk menentukan tingkat kesiapan pasien untuk transisi HITs melalui metode ulasan skoping berdasarkan kerangka Arksey dan OMalley. Kami mencari studi tentang pasien kanker dan kesiapan transisi dalam pengaturan perawatan onkologi di basis data ScienceDirect, PubMed, SpringerLink, dan Wiley. Kriteria inklusi adalah artikel asli dalam bahasa Inggris yang diterbitkan antara 2020 hingga 2024. Artikel ulasan, protokol studi, dan buku dikecualikan. Proses screening mengikuti pedoman PRISMA 2020, dan kelayakan artikel dinilai oleh tiga peneliti menggunakan JBI Critical Appraisal Checklist (2020). Sepuluh artikel diperoleh, menunjukkan bahwa sebagian besar survivor memiliki tingkat kesiapan transisi rendah hingga sedang, terutama selama fase pengobatan dan survivorship. Kesiapan ini dipengaruhi oleh dukungan keluarga, rekan sebaya, dan profesional kesehatan, serta faktor individu seperti usia, durasi diagnosis, status asuransi, kompetensi pasien, kondisi fisik dan emosional, stadium kanker, status pengobatan, dan akses layanan kesehatan dan informasi. Hasil ini menegaskan bahwa kesiapan untuk HITs memerlukan perhatian dengan memberikan dukungan yang tepat dan memperkuat faktor individu. Studi masa depan diharapkan mengevaluasi kesiapan transisi dari fase diagnosis untuk meningkatkan integrasi dan optimalisasi proses perawatan, sehingga meningkatkan kualitas hidup keseluruhan pasien kanker.
Ulasan skoping ini menunjukkan bahwa kesiapan pasien untuk transisi HITs, yang biasanya dinilai rendah hingga sedang dalam literatur yang ada, merupakan faktor penting dalam mencapai hasil pengobatan kanker yang baik.Faktor seperti jenis kanker, fase pengobatan yang sedang dijalani, sumber daya dukungan yang tersedia, usia, akses ke layanan kesehatan, dan informasi yang diterima dapat membantu meningkatkan keberhasilan transisi kesehatan-kepenyakit.Proses transisi yang sukses lebih mungkin terjadi ketika pasien mendapatkan bantuan yang lebih baik dan lebih awal.
Studi lanjutan perlu fokus pada intervensi psiko-edukasi yang disesuaikan untuk pasien kanker pada fase diagnosis awal, karena fase ini sering diabaikan dalam penelitian sebelumnya. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak perbedaan asuransi kesehatan terhadap kesiapan transisi dan akses layanan pendukung. Terakhir, pengembangan program mentoring peer-to-peer yang terstruktur dapat menjadi arah penelitian untuk meningkatkan kesiapan transisi pasien kanker, terutama pada kelompok usia remaja dan dewasa muda.
| File size | 858.7 KB |
| Pages | 15 |
| Short Link | https://juris.id/p-3e8 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
SALNESIASALNESIA Seiring bertambahnya usia, lansia lebih rentan mengalami gangguan muskuloskeletal yang berdampak pada peningkatan risiko jatuh. Kegiatan Pengabdian kepadaSeiring bertambahnya usia, lansia lebih rentan mengalami gangguan muskuloskeletal yang berdampak pada peningkatan risiko jatuh. Kegiatan Pengabdian kepada
MARANATHAMARANATHA Dukungan keluarga merupakan sikap, tindakan, dan penerimaan keluarga terhadap anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubunganDukungan keluarga merupakan sikap, tindakan, dan penerimaan keluarga terhadap anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan
MARANATHAMARANATHA Seorang laki-laki berusia 25 tahun didiagnosis dengan DID dengan lima alter yang terdiri dari dua orang protector, satu prosecutor, satu alter yang inginSeorang laki-laki berusia 25 tahun didiagnosis dengan DID dengan lima alter yang terdiri dari dua orang protector, satu prosecutor, satu alter yang ingin
CERICCERIC Level stigma diri termasuk kedalam klasifikasi stigma tinggi dan klasifikasi kualitas hidup yang rendah. Penelitian ini merekomendasikan pelaksanaan intervensiLevel stigma diri termasuk kedalam klasifikasi stigma tinggi dan klasifikasi kualitas hidup yang rendah. Penelitian ini merekomendasikan pelaksanaan intervensi
CERICCERIC Facilitated tucking dapat diterapkan sebagai bagian dari asuhan perkembangan untuk mendukung program pengendalian nyeri pada neonatus. Hasil penelitianFacilitated tucking dapat diterapkan sebagai bagian dari asuhan perkembangan untuk mendukung program pengendalian nyeri pada neonatus. Hasil penelitian
CERICCERIC Karakteristik responden seluruhnya berasal dari fasilitas kesehatan primer yang telah mendapatkan pengobatan dan konseling sehingga hal tersebut mendukungKarakteristik responden seluruhnya berasal dari fasilitas kesehatan primer yang telah mendapatkan pengobatan dan konseling sehingga hal tersebut mendukung
CERICCERIC Sampel penelitian adalah lansia ≥ 60 tahun yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Jakarta, mampu berkomunikasi dengan bahasa Indonesia,Sampel penelitian adalah lansia ≥ 60 tahun yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Jakarta, mampu berkomunikasi dengan bahasa Indonesia,
INABJINABJ Tugas farmasis adalah memastikan perawatan terapeutik dan kefarmasian yang tidak hanya aman dan efektif bagi pasien, tetapi juga cost‑effective untukTugas farmasis adalah memastikan perawatan terapeutik dan kefarmasian yang tidak hanya aman dan efektif bagi pasien, tetapi juga cost‑effective untuk
Useful /
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Keluaran kategorisasi selaras sepenuhnya dengan data manual. Rumah sakit 1 mengikuti distribusi ABC yang khas (70:20:10%), sementara Rumah sakit 2 menunjukkanKeluaran kategorisasi selaras sepenuhnya dengan data manual. Rumah sakit 1 mengikuti distribusi ABC yang khas (70:20:10%), sementara Rumah sakit 2 menunjukkan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI 117) were not significantly related. Modifiable risk factors such as abnormal BMI, prolonged sitting, and non-ergonomic posture contribute significantly117) were not significantly related. Modifiable risk factors such as abnormal BMI, prolonged sitting, and non-ergonomic posture contribute significantly
CERICCERIC Kemampuan kognitif ibu memiliki hubungan sedang dengan kemampuan dan rasa percaya bayi. Kemampuan psikomotor ibu berkorelasi tinggi dengan kemampuan bayiKemampuan kognitif ibu memiliki hubungan sedang dengan kemampuan dan rasa percaya bayi. Kemampuan psikomotor ibu berkorelasi tinggi dengan kemampuan bayi
CERICCERIC Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pendidikan (p= 0,033) dan kecerdasan emosi (p= 0,000) dengan resiliensi. Penyintas dengan kecerdasanHasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pendidikan (p= 0,033) dan kecerdasan emosi (p= 0,000) dengan resiliensi. Penyintas dengan kecerdasan