Faktor Risiko Anemia Files
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Penelitian ini adalah survey analitik yang menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu perempuan dengan usia 19-25 tahun. PengumpulanPenelitian ini adalah survey analitik yang menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu perempuan dengan usia 19-25 tahun. Pengumpulan
LINKPUBLINKPUB 3 responden (15%) memiliki pengetahuan dalam kategori cukup. dan 4 responden (20%) memiliki pengetahuan dalam kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa3 responden (15%) memiliki pengetahuan dalam kategori cukup. dan 4 responden (20%) memiliki pengetahuan dalam kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas dari suplementasi, perbaikan pola makan, kegiatan edukatif, serta pemantauan yang dilakukan secara konsisten.Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas dari suplementasi, perbaikan pola makan, kegiatan edukatif, serta pemantauan yang dilakukan secara konsisten.
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola konsumsi kopi dan proporsi jenis asupan protein terhadap kejadian anemia dan gangguanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola konsumsi kopi dan proporsi jenis asupan protein terhadap kejadian anemia dan gangguan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Penelitian ini menunjukkan kejadian anemia lebih tinggi pada ibu hamil trimester ketiga yang tidak mendapat suplementasi zat besi dan asam folat (non-OAP)Penelitian ini menunjukkan kejadian anemia lebih tinggi pada ibu hamil trimester ketiga yang tidak mendapat suplementasi zat besi dan asam folat (non-OAP)
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Berdasarkan penilaian JAKVAS, sebagian besar komunitas akademik FKIK UNTIRTA memiliki risiko rendah terhadap PJK, dengan 86,7% berada dalam kategori risikoBerdasarkan penilaian JAKVAS, sebagian besar komunitas akademik FKIK UNTIRTA memiliki risiko rendah terhadap PJK, dengan 86,7% berada dalam kategori risiko
ITEKES BALIITEKES BALI Dari 728 ibu, 259 dipilih melalui sampel acak sistematis. Analisis data dilakukan dengan uji univariat dan bivariat. Sebagian kecil bayi mengalami BBLRDari 728 ibu, 259 dipilih melalui sampel acak sistematis. Analisis data dilakukan dengan uji univariat dan bivariat. Sebagian kecil bayi mengalami BBLR
ALMAATAALMAATA Hasil: Persentase anemia pada kelompok normal sebesar 15,15% sedangkan pada kelompok obesitas sebesar 2,85%. Pada penelitian ini, tidak terdapat perbedaanHasil: Persentase anemia pada kelompok normal sebesar 15,15% sedangkan pada kelompok obesitas sebesar 2,85%. Pada penelitian ini, tidak terdapat perbedaan
AKPERAKPER Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan statsu ekonomi dengan kejadian anemia pada ibu hamil Trimester III di Puskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran.Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan statsu ekonomi dengan kejadian anemia pada ibu hamil Trimester III di Puskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran.
Latest /
INDOPUBLISHINGINDOPUBLISHING Inisiatif ini tidak hanya memberikan manfaat praktis bagi guru BK dalam menjalankan tugas profesional mereka, tetapi juga merupakan kontribusi nyata dariInisiatif ini tidak hanya memberikan manfaat praktis bagi guru BK dalam menjalankan tugas profesional mereka, tetapi juga merupakan kontribusi nyata dari
UNCMUNCM Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas 4. Tindakan yang diterapkan adalah pemberian media pembelajaran berupa papan kartu berwarna untuk membantu pemahamanSubjek penelitian adalah 21 siswa kelas 4. Tindakan yang diterapkan adalah pemberian media pembelajaran berupa papan kartu berwarna untuk membantu pemahaman
POLITEKNIKACEHPOLITEKNIKACEH Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian kuantitatif, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Hasil penelitianMetode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian kuantitatif, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Hasil penelitian
JURNALFKMUITJURNALFKMUIT Karyawan yang memiliki pengetahuan, mengikuti pelatihan, beban kerja normal, dan masa kerja lama lebih cenderung menerapkan K3 secara optimal. Hasil iniKaryawan yang memiliki pengetahuan, mengikuti pelatihan, beban kerja normal, dan masa kerja lama lebih cenderung menerapkan K3 secara optimal. Hasil ini