INDOPUBLISHINGINDOPUBLISHING
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatIndonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menggunakan instrumen non-tes untuk menganalisis kebutuhan siswa secara komprehensif. Berdasarkan observasi di SMA Negeri 5 Kendari, banyak guru BK belum sepenuhnya menguasai perancangan, penggunaan, dan interpretasi instrumen non-tes seperti daftar periksa masalah, kuesioner penilaian kebutuhan, wawancara, dan observasi. Program ini dilaksanakan melalui pelatihan intensif selama enam minggu yang melibatkan kuliah, diskusi, dan simulasi praktis. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menggunakan instrumen non-tes, yang tercermin dalam partisipasi aktif, pemahaman materi, dan kemampuan menghasilkan lembar analisis kebutuhan siswa. Inisiatif ini tidak hanya memberikan manfaat praktis bagi guru BK dalam menjalankan tugas profesional mereka, tetapi juga merupakan kontribusi nyata dari akademisi dalam menjembatani kesenjangan antara teori pendidikan dan praktik di sekolah.
Berdasarkan hasil pelatihan, peserta telah menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai instrumen non-tes yang digunakan dalam bimbingan dan konseling, seperti daftar periksa masalah dan kuesioner kebutuhan layanan.Meskipun demikian, masih terdapat kebutuhan untuk meningkatkan penerapan instrumen-instrumen tersebut dalam penyusunan program layanan bimbingan dan konseling.Pelatihan ini telah berhasil meningkatkan kemampuan peserta dalam menyerap dan menguasai materi yang disajikan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas berbagai jenis instrumen non-tes dalam mengidentifikasi kebutuhan siswa di berbagai konteks sekolah. Penelitian ini dapat menggunakan desain kuasi-eksperimen untuk membandingkan efektivitas penggunaan instrumen non-tes dengan metode tradisional dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman guru BK dalam menerapkan instrumen non-tes dalam praktik sehari-hari. Penelitian ini dapat menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi partisipan untuk memahami tantangan dan peluang yang dihadapi guru BK dalam menggunakan instrumen non-tes. Ketiga, pengembangan modul pelatihan yang lebih interaktif dan berbasis kasus dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelatihan penggunaan instrumen non-tes bagi guru BK. Modul pelatihan ini dapat dirancang dengan melibatkan guru BK sebagai co-desainer untuk memastikan relevansi dan kebermanfaatan materi pelatihan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan siswa.
- Penggunaan Aplikasi Instrumentasi pada Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah | Indonesian Journal... doi.org/10.32939/ijcd.v2i01.875Penggunaan Aplikasi Instrumentasi pada Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Indonesian Journal doi 10 32939 ijcd v2i01 875
- Hambatan Yang Dialami Guru BK Untuk Melaksanakan Instrumen Non-Tes Dalam Pelayanan BK Dan Usaha Mengatasinya... doi.org/10.30596/bibliocouns.v2i1.3035Hambatan Yang Dialami Guru BK Untuk Melaksanakan Instrumen Non Tes Dalam Pelayanan BK Dan Usaha Mengatasinya doi 10 30596 bibliocouns v2i1 3035
- Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif... ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan/article/view/57Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif ejournal yayasanpendidikandzurriyatulquran index php ihsan article view 57
| File size | 751.25 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
INSANINSAN Manajemen layanan bimbingan dan konseling (BK) yang sistematis dan kolaboratif, melalui pendekatan ramah anak seperti konseling bermain dan pelatihan keterampilanManajemen layanan bimbingan dan konseling (BK) yang sistematis dan kolaboratif, melalui pendekatan ramah anak seperti konseling bermain dan pelatihan keterampilan
ADAIKEPRIADAIKEPRI Setelah dilakukan pembinaan, diperoleh bahwa para peserta memiliki rasa percaya diri yang tinggi terhadap kemampuan dan ide mereka, bersikap terbuka terhadapSetelah dilakukan pembinaan, diperoleh bahwa para peserta memiliki rasa percaya diri yang tinggi terhadap kemampuan dan ide mereka, bersikap terbuka terhadap
STITAW BINJAISTITAW BINJAI Keempat layanan tersebut dijalankan secara terpadu dengan menyesuaikan kebutuhan siswa pada tahap perkembangan remaja awal. Guru BK berperan aktif dalamKeempat layanan tersebut dijalankan secara terpadu dengan menyesuaikan kebutuhan siswa pada tahap perkembangan remaja awal. Guru BK berperan aktif dalam
STIKKENDALSTIKKENDAL Selain pembelajaran PAI BP, BK juga sangat berperan penting dalam pembentukan akhlak dan karakter siswa karena dengan adanya BK siswa menjadi lebih mentaatiSelain pembelajaran PAI BP, BK juga sangat berperan penting dalam pembentukan akhlak dan karakter siswa karena dengan adanya BK siswa menjadi lebih mentaati
ARIPAFIARIPAFI Model yang diciptakan dalam kajian ini ditujukan untuk memperkuat peran guru BK dalam menangani dinamika peserta didik dan membangun kerjasama dengan pihakModel yang diciptakan dalam kajian ini ditujukan untuk memperkuat peran guru BK dalam menangani dinamika peserta didik dan membangun kerjasama dengan pihak
STAI YPBWISTAI YPBWI Hasil analisis menggunakan korelasi product moment menunjukkan bahwa pacaran yang dilakukan dengan tujuan sebagai teman belajar atau pendamping diskusiHasil analisis menggunakan korelasi product moment menunjukkan bahwa pacaran yang dilakukan dengan tujuan sebagai teman belajar atau pendamping diskusi
BIMABERILMUBIMABERILMU Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan metode deskriptif. Informannya adalah siswa, guru BK, orang tua siswa. Data dikumpulkanMetode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan metode deskriptif. Informannya adalah siswa, guru BK, orang tua siswa. Data dikumpulkan
MATAPPAMATAPPA Hal ini berarti ada hubungan yang signifikan dan searah (positif) antara persepsi siswa terhadap pelayanan konseling dan motivasi siswa mengikuti layananHal ini berarti ada hubungan yang signifikan dan searah (positif) antara persepsi siswa terhadap pelayanan konseling dan motivasi siswa mengikuti layanan
Useful /
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisa data dilakukan menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis statistik ujiData dikumpulkan melalui kuesioner. Analisa data dilakukan menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis statistik uji
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Kelaziman kurang darah atas ibu mengandung di Puskesmas Margomulyo hingga bulan Juni 2023 sebanyak 3,97%. Memakai suplemen penambah darah adalah bentukKelaziman kurang darah atas ibu mengandung di Puskesmas Margomulyo hingga bulan Juni 2023 sebanyak 3,97%. Memakai suplemen penambah darah adalah bentuk
STIKKENDALSTIKKENDAL Penelitian ini dilakukan dalam bentuk Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di MA NU 05 GEMUH, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal. Metode yang digunakan adalahPenelitian ini dilakukan dalam bentuk Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di MA NU 05 GEMUH, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal. Metode yang digunakan adalah
PENCERAHPENCERAH Temuan mengindikasikan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, diversifikasi pendanaan, penguatan jaringan, penyediaan dukungan kebijakan yangTemuan mengindikasikan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, diversifikasi pendanaan, penguatan jaringan, penyediaan dukungan kebijakan yang