INSANINSAN

Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan IslamJurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas manajemen bimbingan dan konseling (BK) dalam meningkatkan kesejahteraan psikososial siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan analisis literatur dan konten dari jurnal ilmiah terkait. Data diperoleh dari artikel terakreditasi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen BK yang terstruktur dan kolaboratif efektif dalam meningkatkan regulasi emosi, keterampilan sosial, serta mengurangi gangguan psikososial pada siswa. Dengan demikian, manajemen BK yang baik berperan penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesejahteraan psikososial siswa. Artikel ini ditulis untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya manajemen BK dalam mendukung kesejahteraan psikososial siswa, serta mengedukasi pembaca tentang peran konselor dalam menciptakan lingkungan yang mendukung. Data dikumpulkan melalui tinjauan literatur yang diakses melalui platform seperti Google Scholar dan Publish or Perish.

Kesejahteraan psikososial merupakan komponen esensial dalam tumbuh kembang anak di sekolah dasar, menuntut adanya lingkungan belajar yang aman dan responsif dari sekolah.Manajemen layanan bimbingan dan konseling (BK) yang sistematis dan kolaboratif, melalui pendekatan ramah anak seperti konseling bermain dan pelatihan keterampilan sosial, terbukti efektif sebagai upaya pencegahan, pengembangan potensi, dan penanganan masalah psikososial siswa.Oleh karena itu, penguatan peran guru BK, dukungan kebijakan, serta integrasi program ke dalam kurikulum adalah faktor kunci untuk membentuk karakter dan kesehatan mental anak yang optimal.

Untuk melangkah lebih jauh dari kajian teori yang ada, penelitian mendatang perlu menguji secara langsung di lapangan dengan mengajukan pertanyaan: Bagaimana dampak implementasi penuh dari satu model manajemen BK tertentu, yang melibatkan perencanaan, pelatihan, dan evaluasi rutin, selama satu tahun ajaran penuh terhadap indikator nyata seperti penurunan tingkat stres siswa, kasus perundungan, dan peningkatan prestasi akademik? Selain itu, karena peran guru kelas seringkali hanya menjadi pendukung, penelitian berikutnya bisa fokus secara mendalam pada pertanyaan: Apakah pelatihan intensif yang sistematis bagi guru kelas mengenai deteksi dini masalah psikososial dan teknik komunikasi empatik ternyata memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap kesejahteraan harian siswa dibandingkan dengan program intervensi yang hanya dijalankan oleh konselor sekolah secara terpisah? Terakhir, agar proses evaluasi tidak sekadar menjadi rekomendasi di atas kertas, diperlukan sebuah penelitian pengembangan yang menjawab: Bagaimana cara merancang dan memvalidasi sebuah instrumen evaluasi yang praktis, mudah diisi oleh guru tanpa beban administrasi tambahan, andal, dan mampu mengukur perubahan kesejahteraan psikososial siswa secara berkala? Ketiga arah penelitian ini akan membawa wawasan dari level rekomendasi umum menuju bukti empiris tentang apa yang benar-benar efektif dan dapat diimplementasikan di sekolah-sekolah Indonesia.

  1. #kesehatan mental#kesehatan mental
  2. #mental remaja#mental remaja
Read online
File size337.78 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-1TP
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test