SYEKH NURJATISYEKH NURJATI
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MIAl Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MIMeta-analisis ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar afektif siswa sekolah dasar setelah penerapan model pembelajaran kooperatif. Sebanyak 40 studi relevan, melalui basis data daring, termasuk Google Scholar, DOAJ, ERIC, Springer, Elsevier, dan ResearchGate, diidentifikasi. Dari jumlah tersebut, 12 studi memenuhi kriteria inklusi dan menyediakan data yang dapat digunakan, menghasilkan 16 artefak. Data dari 16 artefak, termasuk ukuran sampel, rata-rata, dan deviasi standar, dikumpulkan menggunakan analisis deskriptif. Analisis data menggunakan teknik meta-analisis, termasuk perhitungan ukuran efek, pengujian heterogenitas, estimasi efek ringkasan menggunakan model efek acak, dan penilaian potensi bias publikasi melalui plot hutan. Analisis tersebut menggunakan perangkat lunak JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Besarnya efek (ES) terhadap hasil belajar afektif siswa sekolah dasar adalah 77,06, dengan interval kepercayaan (CI) 95% berkisar antara 73,34 hingga 81,77. Uji hipotesis menghasilkan nilai z sebesar 0,4035, yang lebih kecil daripada nilai kritis (z = 1,96), sehingga menyebabkan diterimanya hipotesis nol (H₀) dan ditolaknya hipotesis alternatif (Hₐ); (2) Meskipun terdapat sedikit asimetri pada diagram corong yang mengindikasikan potensi bias publikasi, uji regresi Egger yang secara statistik tidak signifikan (z = -0,1078, p = 0,914) mendukung kekokohan meta-analisis, yang menegaskan bahwa model pembelajaran kooperatif menghasilkan hasil belajar afektif sedang hingga tinggi pada siswa sekolah dasar. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran kooperatif dapat memengaruhi hasil belajar afektif siswa secara positif, besarnya efek yang teramati tidak signifikan secara statistik pada α = 0,05. Oleh karena itu, disarankan agar penelitian masa depan menyempurnakan desain dan implementasi strategi pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan efektivitasnya dan mencapai peningkatan yang signifikan secara statistik pada hasil belajar afektif siswa sekolah dasar.
Meta-analisis ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif menjanjikan untuk meningkatkan hasil belajar afektif siswa sekolah dasar, meskipun dampaknya tidak konsisten di berbagai konteks.Efektivitasnya sangat bergantung pada desain instruksional, fasilitasi guru, dinamika kelas, dan integrasi kurikulum.oleh karena itu, model ini sebaiknya dipandang sebagai salah satu komponen berharga dalam beragam strategi pedagogis, bukan solusi universal.Dengan implementasi yang cermat, didukung pengembangan profesional, dan evaluasi berkelanjutan, pembelajaran kooperatif dapat berkontribusi signifikan dalam mendorong keterlibatan dan pencapaian siswa yang lebih mendalam dalam pembelajaran sains.
Mengingat hasil analisis meta yang menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif memiliki potensi untuk meningkatkan hasil belajar afektif siswa sekolah dasar namun dengan tingkat konsistensi yang bervariasi dan belum signifikan secara statistik, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga. Pertama, penelitian di masa depan sebaiknya fokus pada identifikasi dan investigasi mendalam terhadap variabel moderator spesifik. Ini bisa mencakup studi komparatif tentang bagaimana berbagai model pembelajaran kooperatif (misalnya Jigsaw, STAD, atau TGT) berinteraksi dengan karakteristik siswa (usia, latar belakang sosial-ekonomi, gaya belajar) dan konteks kelas (ukuran kelas, dukungan administrasi sekolah, budaya sekolah) untuk menghasilkan efek yang berbeda pada hasil belajar afektif. Pertanyaan penelitian bisa berupa: Bagaimana interaksi antara model pembelajaran kooperatif tertentu dan karakteristik demografi siswa memengaruhi motivasi intrinsik dan keterampilan kolaboratif dalam jangka menengah?. Kedua, diperlukan penelitian yang berorientasi pada pengembangan dan pengujian panduan implementasi pembelajaran kooperatif yang lebih terstandardisasi dan adaptif. Mengingat tingginya heterogenitas yang teramati, penting untuk memahami faktor-faktor yang memastikan fidelitas implementasi di berbagai lingkungan. Studi ini dapat menguji efektivitas program pelatihan guru yang intensif tentang cara mengadaptasi dan menerapkan strategi pembelajaran kooperatif secara efektif, serta bagaimana mengukur kepatuhan terhadap protokol implementasi tersebut. Pertanyaan kunci di sini adalah: Apakah program pelatihan guru yang berfokus pada adaptasi strategi CL yang terstandar dapat mengurangi variasi hasil belajar afektif antar kelas?. Ketiga, karena sebagian besar studi cenderung bersifat jangka pendek, eksplorasi dampak jangka panjang dari pembelajaran kooperatif terhadap stabilitas hasil belajar afektif sangat krusial. Bagaimana gains afektif yang diperoleh siswa dapat dipertahankan atau dikembangkan lebih lanjut seiring waktu setelah intervensi berakhir? Penelitian ini dapat melibatkan studi longitudinal yang melacak perkembangan sikap, motivasi, dan keterampilan sosial siswa dalam beberapa tahun untuk menilai durabilitas dampak. Ini akan membantu menyusun rekomendasi implementasi yang tidak hanya efektif, tetapi juga berkelanjutan untuk ekosistem pendidikan.
- Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran... syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/ibtida/article/view/2641Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Think Pair Share TPS Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran syekhnurjati ac jurnal index php ibtida article view 2641
- Emerging Trends in Self-Regulated Learning: A Bibliometric Analysis of MOOCs and AI-Enhanced Online Learning... doi.org/10.26803/ijlter.24.1.21Emerging Trends in Self Regulated Learning A Bibliometric Analysis of MOOCs and AI Enhanced Online Learning doi 10 26803 ijlter 24 1 21
- The effect of cooperative learning model on elementary school students' learning motivation | Salamah... jurnal.unissula.ac.id/index.php/pendas/article/view/33742The effect of cooperative learning model on elementary school students learning motivation Salamah jurnal unissula ac index php pendas article view 33742
| File size | 483.1 KB |
| Pages | 25 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN MALANGUIN MALANG Farmer Exchange Rate (FER) is an economic indicator commonly used to describe the welfare level of farmers and the condition of the agricultural sector.Farmer Exchange Rate (FER) is an economic indicator commonly used to describe the welfare level of farmers and the condition of the agricultural sector.
MJIPUBLISHERMJIPUBLISHER Sebaliknya, pengalaman Jepang menunjukkan bahwa desentralisasi yang disertai kejelasan regulasi, standar nasional yang kuat, profesionalisme guru, danSebaliknya, pengalaman Jepang menunjukkan bahwa desentralisasi yang disertai kejelasan regulasi, standar nasional yang kuat, profesionalisme guru, dan
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Mathlaul Anwar, dan Al-Khairiyah telah mengembangkan strategi pendidikan karakter yang tidak hanya terintegrasi ke dalamMuhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Mathlaul Anwar, dan Al-Khairiyah telah mengembangkan strategi pendidikan karakter yang tidak hanya terintegrasi ke dalam
YPHNYPHN Papan literasi lingkungan menyediakan rangsangan visual dan kontekstual yang mendorong siswa untuk menulis dengan lebih detail, ekspresif, dan reflektifPapan literasi lingkungan menyediakan rangsangan visual dan kontekstual yang mendorong siswa untuk menulis dengan lebih detail, ekspresif, dan reflektif
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Guru PAK tidak menemukan hambatan berat dalam mengimplementasi kerukunan dan solidaritas antar siswa. Hambatan kecil terjadi ketika para siswa memilikiGuru PAK tidak menemukan hambatan berat dalam mengimplementasi kerukunan dan solidaritas antar siswa. Hambatan kecil terjadi ketika para siswa memiliki
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Realitas sosial seringkali tidak sejalan dengan ideal filosofisnya, di mana ketimpangan dan ketegangan antarbudaya masih menjadi persoalan.mewujudkan masyarakatRealitas sosial seringkali tidak sejalan dengan ideal filosofisnya, di mana ketimpangan dan ketegangan antarbudaya masih menjadi persoalan.mewujudkan masyarakat
MANDALANURSAMANDALANURSA Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, diperoleh data dari wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi guru dan siswa. Hasil menunjukkan bahwa sekolahMelalui pendekatan kualitatif deskriptif, diperoleh data dari wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi guru dan siswa. Hasil menunjukkan bahwa sekolah
ISTAZISTAZ Terdapat beberapa kendala yang terjadi diantara kendala yang terjadi adalah kurangnya media pembelajaran yang terkadang tidak ada meskipun tidak banyak,Terdapat beberapa kendala yang terjadi diantara kendala yang terjadi adalah kurangnya media pembelajaran yang terkadang tidak ada meskipun tidak banyak,
Useful /
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman, pandangan, dan praktik pendampingan orang tua dalam mengarahkanDengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman, pandangan, dan praktik pendampingan orang tua dalam mengarahkan
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Pembelajaran aktif secara signifikan meningkatkan prestasi belajar siswa pada institusi pendidikan Islam di Bekasi, menjelaskan 54,8% varians pencapaianPembelajaran aktif secara signifikan meningkatkan prestasi belajar siswa pada institusi pendidikan Islam di Bekasi, menjelaskan 54,8% varians pencapaian
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Hasil: Pada tahap Define, analisis menunjukkan bahwa siswa kesulitan dalam memahami materi teks berita dan belum memanfaatkan teknologi dalam proses belajar.Hasil: Pada tahap Define, analisis menunjukkan bahwa siswa kesulitan dalam memahami materi teks berita dan belum memanfaatkan teknologi dalam proses belajar.
UNPATTIUNPATTI Kandungan kadar karbohidrat tepung Sagu Tuni (Metroxylon rumphii) sebesar 89,13%, Sagu Ihur (Metroxylon sylvester) sebesar 77,4% dan tepung Sagu MolatKandungan kadar karbohidrat tepung Sagu Tuni (Metroxylon rumphii) sebesar 89,13%, Sagu Ihur (Metroxylon sylvester) sebesar 77,4% dan tepung Sagu Molat