JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU
Journal of General Education and HumanitiesJournal of General Education and HumanitiesRendahnya budaya literasi di kalangan siswa sekolah dasar di Indonesia sangat menghambat kemampuan membaca dan hasil belajar sains dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di bawah Kurikulum Merdeka. Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan naturalistik ini mengkaji implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam pembelajaran IPAS kelas empat di SD Negeri Mutihan, Bantul, Yogyakarta. Tujuan utamanya adalah mendeskripsikan praktik GLS, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi guru dalam mengatasi hambatan literasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, melibatkan satu kepala sekolah, satu guru kelas empat, dan lima siswa yang mewakili berbagai tingkat kemampuan membaca. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas (3 sesi), wawancara semi-terstruktur (60–90 menit setiap sesi), dan analisis dokumentasi (rencana pelaksanaan pembelajaran, catatan literasi). Analisis data kualitatif interaktif menggunakan model Miles & Huberman: reduksi data (koding), penyajian data (matriks tematik), dan penarikan kesimpulan (verifikasi pola). Kredibilitas data dijamin dengan triangulasi sumber, metode, dan waktu. Temuan utama menunjukkan: (1) rutinitas membaca 15 menit dan integrasi teks IPAS yang kontekstual; (2) pemanfaatan pojok baca meskipun terganggu gadget; (3) rendahnya motivasi siswa sebagai penghambat utama, diatasi melalui aktivitas literasi kreatif oleh guru; (4) sinergi kebijakan, guru, dan keluarga penting untuk keberlanjutan. Sekolah perlu memprioritaskan lingkungan IPAS yang kaya literasi melalui pelatihan guru, program keterlibatan orang tua, dan penyediaan bahan bacaan sains yang beragam guna meningkatkan capaian Kurikulum Merdeka.
Gerakan Literasi Sekolah telah terintegrasi secara sistematis dalam pembelajaran IPAS kelas empat melalui rutinitas membaca 15 menit, pojok baca, dan aktivitas diskusi berbasis literasi.Hambatan utama adalah rendahnya motivasi intrinsik siswa untuk membaca, yang dipengaruhi oleh dominasi hiburan digital dan keterbatasan bahan bacaan menarik.Keberhasilan implementasi sangat bergantung pada upaya berkelanjutan guru, kemitraan keluarga, dan budaya sekolah yang menempatkan literasi sebagai keharusan dalam pembelajaran sains.
Pertama, perlu diteliti bagaimana desain bahan bacaan sains digital interaktif dapat meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa di kelas rendah dalam konteks Kurikulum Merdeka. Kedua, layak dikaji efektivitas model kolaborasi guru-orang tua dalam program baca rumah berbasis aplikasi sederhana yang terintegrasi dengan tema IPAS. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh kegiatan literasi berbasis fenomena lokal, seperti membaca dan menulis cerita rakyat yang mengandung konsep sains, terhadap perkembangan literasi dan literasi sains siswa secara bersamaan. Penelitian-penelitian ini dapat mengisi celah dalam implementasi GLS yang lebih kontekstual, melibatkan keluarga, dan memanfaatkan teknologi secara bijak. Pendekatan kualitatif bisa digunakan untuk memahami proses dan persepsi partisipan, sedangkan pendekatan kuantitatif dapat mengukur perubahan minat baca dan prestasi. Hasil penelitian akan memberikan panduan praktis bagi sekolah dalam merancang program literasi yang lebih menarik dan efektif. Fokus pada konten lokal dan keterlibatan keluarga juga sejalan dengan filosofi Ki Hajar Dewantara. Penelitian lanjutan harus mencakup berbagai konteks sekolah untuk memperkuat generalisasi temuan sebelumnya. Pendekatan longitudinal bisa menunjukkan dampak jangka panjang dari strategi literasi yang diterapkan. Dengan demikian, ekosistem literasi yang berkelanjutan dapat dibangun di sekolah dasar Indonesia.
- Overcoming Challenges of Education Sector in Indonesia Through Positive Psychology | Muttaqin | Buletin... journal.ugm.ac.id/buletinpsikologi/article/view/53038Overcoming Challenges of Education Sector in Indonesia Through Positive Psychology Muttaqin Buletin journal ugm ac buletinpsikologi article view 53038
- Implementing the School Literacy Movement in IPAS (Integrated Science) Learning under the Merdeka Curriculum:... journal-gehu.com/index.php/gehu/article/view/1009Implementing the School Literacy Movement in IPAS Integrated Science Learning under the Merdeka Curriculum journal gehu index php gehu article view 1009
| File size | 216.97 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Informan penelitian terdiri atas guru kelas II, siswa, kepala sekolah, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudianInforman penelitian terdiri atas guru kelas II, siswa, kepala sekolah, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengembangkan self-regulation emosional siswa di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Ittihad KotaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengembangkan self-regulation emosional siswa di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Ittihad Kota
JIMF BIJIMF BI Para pembuat kebijakan juga dapat memanfaatkan wawasan kami untuk merancang kerangka peraturan adaptif yang mengatasi risiko sistemik yang timbul dariPara pembuat kebijakan juga dapat memanfaatkan wawasan kami untuk merancang kerangka peraturan adaptif yang mengatasi risiko sistemik yang timbul dari
UAIUAI Secara signifikan, penelitian ini menawarkan model praktik yang dapat direplikasi untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD inklusif, memperkuat dukunganSecara signifikan, penelitian ini menawarkan model praktik yang dapat direplikasi untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD inklusif, memperkuat dukungan
UNWIRUNWIR Implementasi program menunjukkan transformasi signifikan dalam praktik pembelajaran yang bergeser dari teacher-centered menjadi student-centered, didukungImplementasi program menunjukkan transformasi signifikan dalam praktik pembelajaran yang bergeser dari teacher-centered menjadi student-centered, didukung
UNISAPUNISAP Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, pelatih, dan evaluator dalam membentuk kebiasaan belajarHasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, pelatih, dan evaluator dalam membentuk kebiasaan belajar
UNISAPUNISAP Secara keseluruhan, dapat dikatakan bahwa alat media meningkatkan efektivitas pengajaran dan pembelajaran IPA di sekolah dasar dan sangat sesuai denganSecara keseluruhan, dapat dikatakan bahwa alat media meningkatkan efektivitas pengajaran dan pembelajaran IPA di sekolah dasar dan sangat sesuai dengan
FIP UNGFIP UNG Pengorganisasian dilakukan dengan cara pembagian tim beserta ketugasan masing-masing. Pelaksanaan kelas inklusi telah berjalan sesuai dengan perencanaan,Pengorganisasian dilakukan dengan cara pembagian tim beserta ketugasan masing-masing. Pelaksanaan kelas inklusi telah berjalan sesuai dengan perencanaan,
Useful /
UNWIRUNWIR Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem ini dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan pendekatan kualitatif-deskriptifPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem ini dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan pendekatan kualitatif-deskriptif
UNISAPUNISAP Model pembelajaran hibrida yang menggabungkan teknologi dan interaksi manusia direkomendasikan sebagai strategi untuk menyeimbangkan pencapaian akademikModel pembelajaran hibrida yang menggabungkan teknologi dan interaksi manusia direkomendasikan sebagai strategi untuk menyeimbangkan pencapaian akademik
TAMANLITERATAMANLITERA Faktor-faktor yang melatarbelakangi pernikahan anak di daerah ini meliputi rendahnya pendidikan, faktor ekonomi, tekanan sosial, serta kehamilan di luarFaktor-faktor yang melatarbelakangi pernikahan anak di daerah ini meliputi rendahnya pendidikan, faktor ekonomi, tekanan sosial, serta kehamilan di luar
UNSURUNSUR Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Pestisida tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hasil produksi padi sawah secara parsial, (2) Pupuk tidakHasil penelitian menunjukan bahwa (1) Pestisida tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hasil produksi padi sawah secara parsial, (2) Pupuk tidak