ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH

Jurnal Asy-SyukriyyahJurnal Asy-Syukriyyah

Meskipun ada banyak penelitian tentang etika digital, masih ada kesenjangan mengenai internalisasi nilai-nilai spiritual Islam yang berfungsi sebagai kompas moral internal siswa di dunia maya. Penelitian kualitatif ini, dengan subjek enam siswa di SMA Al Fajar, bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter Islam memainkan peran signifikan dalam membentuk kesadaran etika digital siswa. Nilai-nilai seperti amanah (pertanggungjawaban), shidq (jujur), dan kesadaran akan muraqabah (pengawasan ilahi) dan hisab (pertanggungjawaban di akhirat) menjadi fondasi perilaku mereka di media sosial. Dukungan lingkungan sekolah Islam (biah shalihah), orang tua, dan program habituasi spiritual juga berkontribusi dalam pembentukan karakter. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dengan menunjukkan bagaimana internalisasi nilai-nilai transenden seperti muraqabah menawarkan kerangka etika berbasis iman yang kuat untuk era digital, melampaui model kewarganegaraan digital sekuler. Temuan ini menyajikan model holistik untuk mengembangkan kecerdasan spiritual bersama dengan literasi digital, yang sangat penting dalam membentuk individu yang etis di lanskap teknologi yang kompleks.

Berdasarkan temuan dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter Islam, khususnya dengan fokus pada pengajaran moral Islam (akhlaq), memainkan peran penting dalam membentuk perilaku siswa di SMA Al Fajar dalam era digital.Siswa tidak hanya mampu menggunakan teknologi untuk belajar dan berinteraksi sosial, tetapi juga menunjukkan internalisasi nilai-nilai moral dan spiritual Islam dalam kehidupan digital mereka.Nilai-nilai seperti amanah (kepercayaan dan tanggung jawab), shidq (jujur), dan terutama kesadaran akan muraqabah (pengawasan ilahi) dan hisab (pertanggungjawaban di akhirat), menjadi panduan etika utama dalam perilaku mereka di media sosial dan platform digital lainnya.Dukungan sinergis dari lingkungan sekolah Islam yang menerapkan prinsip biah shalihah, keterlibatan orang tua melalui tarbiyah Islamiyah (pendidikan Islam dalam keluarga), dan program habituasi spiritual terbukti efektif dalam membangun kesadaran siswa akan etika digital Islam yang bertanggung jawab dan etis.Elemen-elemen ini bekerja sama untuk memperkuat proses pengembangan karakter, memungkinkan siswa membuat keputusan bijak dan mempertahankan integritas di tengah arus informasi dan rangsangan digital yang intens.Oleh karena itu, integrasi pendidikan karakter Islam ke dalam kurikulum pembelajaran digital dan ekosistem menjadi sangat penting.Tujuannya adalah membentuk generasi Muslim yang tidak hanya kompeten secara teknologi, tetapi juga memiliki iman yang teguh (iman), kesalehan yang dalam (taqwa), dan karakter mulia (akhlaq al-karimah).Generasi inilah yang diharapkan dapat menavigasi dunia digital dengan kesadaran etika dan fondasi moral yang kuat, sebagai manifestasi Islam kaffah (Islam yang komprehensif dan holistik) dalam kehidupan kontemporer.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara sekolah-sekolah Islam dengan sekolah-sekolah umum dalam hal internalisasi nilai-nilai moral Islam di era digital. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam pembentukan karakter siswa, serta strategi yang digunakan oleh sekolah-sekolah Islam untuk mengintegrasikan nilai-nilai moral Islam dalam perilaku digital siswa. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan perspektif siswa dalam menerapkan nilai-nilai moral Islam di dunia maya. Studi ini dapat mencakup wawancara mendalam dengan siswa dari berbagai latar belakang dan tingkat pendidikan, untuk memahami bagaimana nilai-nilai moral Islam mempengaruhi perilaku digital mereka dan bagaimana mereka mengatasi tantangan etika di dunia digital. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam pendidikan karakter Islam. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana teknologi dapat digunakan sebagai alat untuk memperkuat nilai-nilai moral Islam, misalnya melalui pengembangan aplikasi atau platform digital yang dirancang khusus untuk pendidikan karakter Islam. Penelitian ini dapat mencakup desain dan evaluasi aplikasi atau platform tersebut, serta pengamatan bagaimana siswa berinteraksi dan belajar dari teknologi tersebut.

  1. The Concept of Qudwah and its Implications for Teacher Personality Competence in Islamic Education |... doi.org/10.38073/jpi.v14i2.1806The Concept of Qudwah and its Implications for Teacher Personality Competence in Islamic Education doi 10 38073 jpi v14i2 1806
  2. INTERNALIZATION OF ISLAMIC VALUES AS THE FOUNDATION OF STUDENTS’ DIGITAL ETHICS: A CASE STUDY OF... doi.org/10.36769/asy.v26i2.911INTERNALIZATION OF ISLAMIC VALUES AS THE FOUNDATION OF STUDENTSAo DIGITAL ETHICS A CASE STUDY OF doi 10 36769 asy v26i2 911
  3. Frontiers | Teachers’ Perceptions of Technology Integration in Teaching-Learning Practices: A Systematic... doi.org/10.3389/fpsyg.2022.920317Frontiers TeachersAo Perceptions of Technology Integration in Teaching Learning Practices A Systematic doi 10 3389 fpsyg 2022 920317
  4. Islamic Education Character Education Concepts | DIROSAT: Journal of Education, Social Sciences &... dirosat.com/index.php/i/article/view/2Islamic Education Character Education Concepts DIROSAT Journal of Education Social Sciences dirosat index php i article view 2
Read online
File size543.55 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test