UNIDAYANUNIDAYAN

JURNAL INFORMATIKAJURNAL INFORMATIKA

Pembangunan daerah merupakan aspek penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah menurunnya angka kemiskinan di suatu wilayah. Kemiskinan masih menjadi permasalahan mendasar yang dihadapi oleh hampir seluruh daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Buton Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penanganan masalah ini membutuhkan strategi yang terukur, akurat, dan berbasis data yang valid. Namun pendataan rumah tangga miskin di Kabupaten Buton Tengah masih dilakukan secara konvensional dan tersebar dalam bentuk laporan manual, sehingga mengakibatkan rendahnya akurasi, keterlambatan data, serta kesulitan dalam pemantauan dan pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memetakan data rumah tangga miskin di Kabupaten Buton Tengah. Metode penelitian meliputi pendekatan kualitatif untuk analisis kebutuhan, model pengembangan perangkat lunak waterfall, dan pengujian Black Box untuk mengevaluasi fungsionalitas sistem. Hasil penelitian berupa aplikasi berbasis web yang mampu menampilkan titik koordinat lokasi rumah tangga miskin secara akurat dan interaktif. Sistem ini diharapkan menjadi alat bantu yang efektif bagi instansi terkait dalam proses pemantauan dan pengambilan kebijakan.

Penelitian ini menghasilkan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang dapat digunakan dalam mengidentifikasi dan memetakan rumah tangga miskin di Kabupaten Buton Tengah.SIG ini menjadi alat yang efektif dalam visualisasi spasial dan analisis data untuk memahami distribusi geografis kemiskinan.Hasil pemetaan dan analisis SIG dapat digunakan oleh Pemerintah Daerah dan lembaga terkait untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih akurat dan efisien.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan fitur navigasi yang terintegrasi dengan SIG, memungkinkan pengguna untuk mendapatkan rute optimal menuju lokasi rumah tangga miskin, sehingga mempermudah penyaluran bantuan dan layanan. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai integrasi SIG dengan data sosial-ekonomi lainnya, seperti tingkat pendidikan, pekerjaan, dan akses terhadap layanan kesehatan, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan. Terakhir, pengembangan sistem berbasis mobile akan sangat bermanfaat bagi petugas lapangan dalam melakukan verifikasi data dan pembaruan informasi secara real-time, meningkatkan akurasi dan efisiensi pendataan kemiskinan di Kabupaten Buton Tengah. Dengan demikian, sistem ini tidak hanya menjadi alat pemetaan, tetapi juga menjadi platform yang dinamis untuk perencanaan dan implementasi program pengentasan kemiskinan yang lebih efektif.

  1. SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PERSEBARAN MASYARAKAT MISKIN (DAMASKIN) DI DESA MONGGAS BERBASIS WEB | Jurnal... e-journal.stmiklombok.ac.id/index.php/misi/article/view/99SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PERSEBARAN MASYARAKAT MISKIN DAMASKIN DI DESA MONGGAS BERBASIS WEB Jurnal e journal stmiklombok ac index php misi article view 99
  2. SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN WARGA KURANG MAMPU DI KELURAHAN KARANG BESUKI MENGGUNAKAN METODE... doi.org/10.36040/Jati.V5i1.3269SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN WARGA KURANG MAMPU DI KELURAHAN KARANG BESUKI MENGGUNAKAN METODE doi 10 36040 Jati V5i1 3269
  3. Sistem Informasi Geografis Pemetaan Rumah Tangga Miskin Di Kabupaten Buton Tengah | Manarfa | JURNAL... ejournal.unidayan.ac.id/index.php/JIU/article/view/2413Sistem Informasi Geografis Pemetaan Rumah Tangga Miskin Di Kabupaten Buton Tengah Manarfa JURNAL ejournal unidayan ac index php JIU article view 2413
Read online
File size539.49 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test