IAI TABAHIAI TABAH
Madinah: Jurnal Studi IslamMadinah: Jurnal Studi IslamSistem santri keamanan hingga saat ini masih digunakan oleh pondok pesanren di Indonesia sebagai wujud pelestarian budaya. Namun, banyak pondok pesantren modern saat ini mencoba memodifikasi sistem ini dengan membebankannya kepada santri yang masih pelajar/belum lulus. Hal ini menimbulkan pertanyaan penting terhadap kualitas belajarnya karena harus menanggung tugas ganda. Untuk menjawab hipotesis tersebut diperlukan sampel berupa penerapan sistem santri keamanan berstatus santri yang masih pelajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini ialah sistem santri keamanan ini tidak cocok dibebankan kepada santri yang berstatus sebagai pelajar. Para santri keamanan mempunyai masalah utama berupa jadwal yang padat sehingga mengurangi waktu istirahatnya. Oleh karena itu mereka sering tertidur saat pembelajaran Dīnīyyah dan sekolah formal SMA yang menyebabkan prestasi akademiknya menurun. Selain itu, santri keamanan yang kurang dibekali ilmu pembelajaran dan faktor kesetaraan umur menyebabkan kurangnya kewibawaan oleh teman-temannya sehingga timbul pembulian sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap kinerjanya. Pembulian ini pada akhirnya menyebabkan jatuhnya mentalitas santri keamanan yang kemudian mempengaruhi kualitas belajarnya.
Penerapan sistem santri keamanan di Pondok Pesantren Modern Al-Rifaie 1 Kabupaten Malang menghadapi beberapa masalah utama.Pertama, jadwal yang padat menyebabkan santri keamanan kekurangan waktu istirahat dan sering tertidur selama pembelajaran Dīnīyyah dan SMA, yang mengurangi prestasi akademik.Kedua, kurangnya otoritas santri keamanan karena usia yang setara dengan teman-temannya memicu terjadinya pembulian, yang memengaruhi mentalitas dan kualitas belajarnya.Sistem ini sebaiknya diterapkan hanya pada santri yang telah lulus pendidikan Dīnīyyah atau SMA untuk memastikan pengalaman, pengetahuan, dan fokus waktu yang cukup.
Penelitian dapat mengeksplorasi dampak penerapan sistem santri keamanan di berbagai jenis pondok pesantren terkait kualitas belajar. Studi tambahan diperlukan untuk membandingkan efektivitas antara sistem santri keamanan lama (diisi santri lulusan) dan sistem modern (santri aktif) terhadap pengembangan kepemimpinan. Selain itu, bisa diadakan penelitian tentang korelasi antara kebijakan manajemen waktu di pesantren modern dan tingkat stres akademik santri keamanan.
| File size | 427.73 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI TABAHIAI TABAH Hal ini menunjukkan bahwa pesantren berusaha untuk menciptakan santri yang tidak hanya mengerti agama, tetapi juga memiliki keterampilan, semangat sosial,Hal ini menunjukkan bahwa pesantren berusaha untuk menciptakan santri yang tidak hanya mengerti agama, tetapi juga memiliki keterampilan, semangat sosial,
UBHARAUBHARA Dengan menggabungkan berbagai kriteria penilaian akademik dan non-akademik, sistem yang diusulkan dapat menghasilkan peringkat yang terstruktur, transparan,Dengan menggabungkan berbagai kriteria penilaian akademik dan non-akademik, sistem yang diusulkan dapat menghasilkan peringkat yang terstruktur, transparan,
STAIMNGLAWAKSTAIMNGLAWAK Pengaruh infrastruktur sekolah terhadap prestasi belajar pada hasil PISA (The Programme for International Student Assesment) 2018, diperoleh kesimpulanPengaruh infrastruktur sekolah terhadap prestasi belajar pada hasil PISA (The Programme for International Student Assesment) 2018, diperoleh kesimpulan
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Integrasi antara pelatihan keterampilan akademik dan pengembangan lingkungan literasi terbukti efektif dalam membangun ekosistem literasi akademik di sekolah.Integrasi antara pelatihan keterampilan akademik dan pengembangan lingkungan literasi terbukti efektif dalam membangun ekosistem literasi akademik di sekolah.
STAIALFALAHBJBSTAIALFALAHBJB Kemudian data tersebut disajikan dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data secara deskriptif dan pengambilan simpulan secara induktif. BerdasarkanKemudian data tersebut disajikan dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data secara deskriptif dan pengambilan simpulan secara induktif. Berdasarkan
UINSUNAUINSUNA (2) tahap pengembangan meliputi olimpiade literasi, literasi damai dan berbagi, kreasi literasi, senyap literasi, literasi sosial, aksi literasi, pameran(2) tahap pengembangan meliputi olimpiade literasi, literasi damai dan berbagi, kreasi literasi, senyap literasi, literasi sosial, aksi literasi, pameran
UACUAC Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan Organisasi Pembelajaran (Learning Organization/LO) dalam pengembangan kompetensi sumber daya pendidikArtikel ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan Organisasi Pembelajaran (Learning Organization/LO) dalam pengembangan kompetensi sumber daya pendidik
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Penerapan manajemen strategik di Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu dalam pengembangan pendidikan Islam dapat dilihat dari empat tahapan utama. TahapanPenerapan manajemen strategik di Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu dalam pengembangan pendidikan Islam dapat dilihat dari empat tahapan utama. Tahapan
Useful /
IAI TABAHIAI TABAH Kajian Surah Abasa memberikan fondasi etis untuk mendekonstruksi stigma dan bias kognitif, menegaskan bahwa kemuliaan tidak ditentukan oleh kondisi fisikKajian Surah Abasa memberikan fondasi etis untuk mendekonstruksi stigma dan bias kognitif, menegaskan bahwa kemuliaan tidak ditentukan oleh kondisi fisik
IAI TABAHIAI TABAH Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran tahsinul qiraah sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekolahSelain itu, penelitian ini menemukan bahwa motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran tahsinul qiraah sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekolah
BIOTROPBIOTROP Hasil menunjukkan bahwa aktivitas diastase tertinggi pada madu monofloral terdapat pada Mangifera indica, Nephelium lappaceum, dan Coffea robusta 2 denganHasil menunjukkan bahwa aktivitas diastase tertinggi pada madu monofloral terdapat pada Mangifera indica, Nephelium lappaceum, dan Coffea robusta 2 dengan
BIOTROPBIOTROP Dalam analisis statistik, data curah hujan dan titik panas diuji menggunakan uji Pearson Bivariat, sedangkan data tutupan lahan dan titik panas dianalisisDalam analisis statistik, data curah hujan dan titik panas diuji menggunakan uji Pearson Bivariat, sedangkan data tutupan lahan dan titik panas dianalisis