IKMIIKMI

Jurnal ICT: Information Communication & TechnologyJurnal ICT: Information Communication & Technology

Perkembangan Natural Language Processing (NLP) sebagai cabang dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) telah membuka ruang baru dalam pemahaman hubungan antara bahasa, pengetahuan, dan pemikiran komputasional. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau NLP dari perspektif filsafat ilmu komputer, dengan menekankan keterkaitan antara aspek ontologis, epistemologis, dan filsafat bahasa dalam pembentukan sistem NLP. Dari sisi filsafat bahasa, pendekatan NLP berupaya menghubungkan simbol linguistik dengan realitas kognitif, sementara dari sisi filsafat ilmu komputer, NLP mencerminkan epistemologi komputasional yang berusaha memahami bagaimana mesin dapat mengetahui dan memahami melalui algoritma pembelajaran. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa pengembangan NLP modern, seperti Word2Vec, GloVe, dan BERT, secara implisit mengandung dimensi filosofis tentang makna, representasi, dan pemahaman. Oleh karena itu, integrasi antara filsafat bahasa dan filsafat ilmu komputer menjadi penting untuk memastikan bahwa arah perkembangan kecerdasan buatan tetap berpijak pada pemahaman etis dan ontologis tentang makna dan pengetahuan manusia.

Penelitian ini mengindikasikan bahwa NLP modern, seperti Word2Vec, GloVe, dan BERT, secara implisit mengandung dimensi filosofis terkait makna, representasi, dan pemahaman.Integrasi filsafat bahasa dan filsafat ilmu komputer krusial untuk memastikan perkembangan AI yang berlandaskan etika dan ontologi pengetahuan manusia.Dengan demikian, NLP tidak hanya menjadi bidang teknis, tetapi juga arena refleksi epistemologis dan ontologis dalam memahami kognisi buatan.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana model bahasa besar (LLM) merepresentasikan pengetahuan dunia dan bagaimana representasi tersebut dapat diuji secara filosofis. Selain itu, studi tentang implikasi etis dari penggunaan NLP dalam konteks pengambilan keputusan otomatis perlu diperluas, terutama terkait bias algoritmik dan akuntabilitas. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan kerangka kerja epistemologis yang lebih komprehensif untuk mengevaluasi kemampuan pemahaman mesin, melampaui metrik kinerja tradisional dan mempertimbangkan aspek kualitatif seperti interpretasi dan justifikasi. Penelitian-penelitian ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam menjembatani kesenjangan antara kecerdasan buatan dan pemahaman manusia, serta memastikan bahwa perkembangan teknologi selaras dengan nilai-nilai etika dan filosofis yang mendasarinya.

  1. PNAS – Explore High-Impact Scientific Research Across Disciplines from One of the World’s... pnas.orgPNAS Ae Explore High Impact Scientific Research Across Disciplines from One of the WorldAos pnas
Read online
File size377.58 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test