IAI TABAHIAI TABAH

Madinah: Jurnal Studi IslamMadinah: Jurnal Studi Islam

Dalam masyarakat Indonesia, terdapat tradisi yang merepresentasikan respons sosial sebagai bentuk apresiasi terhadap kehadiran Al-Quran. Salah satu tradisi yang masih lestari hingga kini adalah Yasinan. Yasinan merupakan bentuk akulturasi budaya yang telah dilakukan oleh umat Islam di Indonesia secara turun-temurun. Penelitian ini merupakan studi lapangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa bentuk praktik pembacaan Surah Yasin di Desa Wonosari, yaitu: (1) Yasin pada malam Jumat, (2) Yasin saat sakratul maut, (3) Yasin setelah kematian seseorang, (4) Yasin sebagai pengobatan, (5) Yasin pada malam Nisfu Syaban, dan (6) Yasin dalam rangka memenuhi hajat tertentu. Penelitian ini juga mengungkap bagaimana tradisi Yasinan tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme adaptasi sosial dan kultural dalam menghadapi perubahan zaman.

Tradisi Yasinan di Desa Wonosari memiliki fungsi multidimensi sebagai ritual keagamaan, sarana adaptasi sosial-budaya, dan pengembangan nilai spiritual.Surah Yasin menjadi medium kunci dalam menegakkan hubungan keagamaan, menenangkan jiwa, dan menjaga kontinuitas tradisi.Enam bentuk Yasinan yang teridentifikasi menunjukkan peran Al-Quran sebagai living tradition yang dinamis sesuai konteks lokal.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak digitalisasi terhadap praktik Yasinan di wilayah perkotaan, membandingkan bentuk Yasinan antarwilayah untuk menelusuri faktor geografis dan sosiologis, serta mengevaluasi peran pemuda dalam mempertahankan tradisi lewat aktivitas komunitas. Selain itu, relevan juga meneliti hubungan antara praktik Yasinan dengan pembentukan identitas keagamaan generasi muda. Studi komparatif tentang legitimasi Yasinan dalam perspektif hukum Islam berbeda aliran dapat memberikan wawasan baru tentang dinamika tradisi.

  1. Six Forms, Multiple Meanings: Unpacking the Yasinan Tradition as a Living Engagement with The Qur'an... doi.org/10.58518/madinah.v12i1.3426Six Forms Multiple Meanings Unpacking the Yasinan Tradition as a Living Engagement with The Quran doi 10 58518 madinah v12i1 3426
  2. The Living Qur’an : Tradisi Yasinan pada Acara Ahlen | Jurnal Studi Islam dan Kemuhammadiyahan... doi.org/10.18196/jasika.v1i2.11The Living QurAoan Tradisi Yasinan pada Acara Ahlen Jurnal Studi Islam dan Kemuhammadiyahan doi 10 18196 jasika v1i2 11
  3. Kajian Living Qur’an: Pembacaan Ayat-Ayat Pilihan Sebagai Thematic Actual Curriculum Di Pondok... ejournal.iai-tabah.ac.id/madinah/article/view/1881Kajian Living QurAoan Pembacaan Ayat Ayat Pilihan Sebagai Thematic Actual Curriculum Di Pondok ejournal iai tabah ac madinah article view 1881
Read online
File size645.31 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test