STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG

SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenSESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Berpikir secara filosofis ada dalam setiap manusia. Namun benarkah setiap pemikiran filosofis adalah benar?. Banyak orang percaya pada masa kini masih memiliki sifat anti-filsafat. Padahal fakta sejarah menunjukkan setiap zaman memiliki tantangan filsafat masing-masing. Bagian sejarah keKristenan telah memperlihatkan adanya integrasi yang baik antara filsafat dan teologi, sehinga filsafat dikatakan sebagai ancilla theologiae. Oleh karena itu artikel ditulis untuk mencoba menolong orang percaya dalam memahami secara teologis prinsip filsafat sebagai ancilla theologiae dan memberikan bentuk implementasi prinsip tersebut dalam kehidupan orang percaya pada masa kini. Kata Kunci: Filsafat, Ancilla, Theologiae, Implementasi.

Prinsip filsafat sebagai ancilla theologiae bersifat Alkitabiah dan telah berkembang melalui sejarah pemikiran Kristen, dengan formulasi yang meliputi peran filsafat dalam memudahkan pemahaman rasional misteri iman, memperindah penyampaian teologi, dan membatasi diri di bawah kendali teologi sebagai ratu ilmu pengetahuan.Teologi ontologis bukan cabang filsafat, namun secara praktis terintegrasi dalam disiplin ilmu untuk menggarami dan menerangi pengetahuan manusia.Orang percaya berkewajiban mempelajari teologi untuk mengintegrasikan iman Kristen dengan perkembangan filsafat masa kini, sehingga tidak terlindas kemajuan zaman.

Berdasarkan pembahasan tentang integrasi filsafat dan teologi sebagai ancilla theologiae, satu arah studi lanjutan yang menarik adalah meneliti bagaimana prinsip ini bisa diterapkan dalam tantangan filsafat postmodern yang sering menolak kebenaran absolut, sehingga mempertanyakan apakah implementasi ancilla theologiae dapat menghadapi relativisme postmodern dengan cara yang lebih spesifik dalam konteks pendidikan Kristen modern. Selain itu, bisa dikembangkan penelitian tentang integrasi filsafat ancilla theologiae dengan teknologi komunikasi masa kini, dengan pertanyaan penelitian seperti bagaimana teknologi seperti media sosial dapat menjadi kerangka baru untuk filsafat memudahkan penyampaian teologi kepada generasi muda yang lebih visual. Terakhir, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk melihat bagaimana implementasi ancilla theologiae dalam budaya lokal Indonesia membandingkan dengan pemikiran filsafat Barat, dengan fokus pada arah studi mengenai tantangan integrasi teologi Kristen dengan filsafat Nusantara yang berbeda, guna menciptakan model sophitheologia yang lebih inklusif dan kontekstual untuk masyarakat Kristen di Indonesia.

  1. #bola voli#bola voli
  2. #sifat anti filsafat#sifat anti filsafat
Read online
File size518.32 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-17d
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test