IAIN SUIAIN SU

MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu KeislamanMIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman

Islam sebagai agama sempurna bukan saja menjelaskan dimensi ideologis dan ritual agama saja, tetapi juga memberikan pencerahan kepada manusia tentang lingkungan. Dalam perspektif Islam, manusia diharapkan mampu membina relasi yang harmonis bukan saja dengan Allah sebagai pencipta, dengan manusia lainnya, tetapi juga dengan alam. Artikel ini merupakan kajian kepustakaan yang mengkaji pandangan Islam tentang konsep pendidikan kesehatan lingkungan hidup. Ditemukan bahwa meskipun dunia Barat modern telah mencanangkan urgensi pendidikan lingkungan hidup, agama Islam sejak lama memberikan gambaran detil tentang urgensi pendidikan lingkungan hidup untuk kemaslahatan manusia. Islam menegaskan perihal kewajiban setiap Muslim untuk memanfaatkan, memelihara dan melindungi alam secara arif, dan upaya ke arah tersebut merupakan bagian dari sikap tunduk dan ibadah kepada Allah Swt.

Gagasan Barat tentang pendidikan lingkungan hidup bukan merupakan gagasan baru, sebab Islam telah menunjukkan urgensi pemanfaatan dan pemeliharaan alam dan lingkungan sejak abad enam masehi.Al-Quran, hadis, dan ucapan para sahabat Nabi merupakan pilar utama mengenai pendidikan lingkungan hidup dalam Islam, sehingga diharapkan negara-negara Islam dan ilmuwan-ilmuwan Muslim dapat mendasari paradigma mereka tentang pendidikan lingkungan hidup sesuai dengan ketiga sumber tersebut.Usaha memelihara, memanfaatkan, dan melindungi alam dan lingkungan hidup merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT., dan pelakunya diberikan ganjaran dunia dan akhirat, serta Islam juga menegaskan urgensi memelihara kesehatan jasmani dan ruhani secara seimbang.

Penelitian lanjutan bisa mengeksplorasi bagaimana ajaran al-Quran dan hadis tentang pemeliharaan lingkungan dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan formal di negara-negara Muslim, seperti studi tentang pembentukan modul ajar yang menggabungkan nilai-nilai Islam dengan praktik sehari-hari untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap kesehatan lingkungan. Selain itu, perlu dilakukan penelitian empiris untuk menganalisis pengaruh harapan Islam pada komitmen praktis umat Muslim dalam melestarikan sumber daya alam, misalnya dengan meneliti bagaimana sikap tunduk kepada Allah mendorong perubahan perilaku pengelolaan sampah atau konservasi air di komunitas urban. Lebih lanjut, penelitian bisa menguji efektivitas pendidikan kesehatan lingkungan berbasis ajaran Islam melalui eksperimen lapangan yang membandingkan tingkat pengetahuan dan partisipasi warga sebelum dan sesudah program edukasi islami, dengan fokus pada masyarakat pedesaan di Indonesia yang mayoritas Muslim untuk melihat dampaknya pada reduksi polusi dan peningkatan kebersihan lingkungan. Dengan mengembangkan saran dari kesimpulan paper bahwa negara-negara Islam harus mendasari paradigma mereka pada sumber-sumber Islam, penelitian ini bisa mempelajari peran pemerintah dalam merancang kebijakan hukum yang menggabungkan prinsip fikih lingkungan dengan teknologi modern untuk menjaga keseimbangan ekologis, serta mengevaluasi perbandingan hasil pemeliharaan alam di negara Muslim yang aktif menerapkan konsep khalifah versus yang belum. Akhirnya, penelitian baru dapat diarahkan pada pengukuran hubungan antara pemberian pahala akhirat dari Allah dengan motivasi intrinsik Muslim untuk berpartisipasi dalam proyek jangka panjang seperti penanaman pohon massal atau kampanye anti-pencemaran, dengan menggunakan metode survei dan wawancara mendalam untuk mengetahui apakah nilai ibadah dapat menjadi agen perubahan sosial dalam skala besar.

  1. #motivasi intrinsik#motivasi intrinsik
  2. #perbankan syariah#perbankan syariah
Read online
File size276.74 KB
Pages24
Short Linkhttps://juris.id/p-1ix
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test