UNESAUNESA
Jurnal Dialektika Pendidikan IPSJurnal Dialektika Pendidikan IPSPenelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi hasil belajar IPS peserta didik kelas IX pada tiga SMP Negeri di Kecamatan Sidoarjo. Terdapat tiga tujuan pada penelitian ini, yaitu 1) Untuk mengetahui pengaruh signifikan dari motivasi ekstrinsik terhadap hasil belajar peserta didik kelas IX dalam pembelajaran IPS, 2) Untuk mengetahui pengaruh signifikan dari prokrastinasi akademik terhadap hasil belajar peserta didik kelas IX dalam pembelajaran IPS, dan 3) Untuk mengetahui pengaruh signifikan dari motivasi ekstrinsik dan prokrastinasi akademik secara simultan terhadap hasil belajar peserta didik kelas IX dalam pembelajaran IPS. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dan desain korelasi, sedangkan analisis datanya menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa 1) Motivasi ekstrinsik berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPS, dengan memperoleh nilai t-hitung (8,923) > t-tabel (1,987) dan nilai signifikansi sebesar (0,000) < (0,05); 2) Prokrastinasi akademik berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPS, dengan memperoleh nilai t-hitung (-2,454) > t-tabel (1,987) dan nilai signifikansi sebesar (0,016) < (0,05); 3) Motivasi ekstrinsik dan prokrastinasi akademik secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS, dengan memperoleh nilai f-hitung (50,451) > f-tabel (3,10) dan nilai signifikansi (0,000) < (0,05) serta kontribusi pengaruhnya sebesar 53,4%.
Motivasi ekstrinsik berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS, sebagaimana terbukti dengan nilai t-hitung 8,923 dan nilai signifikansi 0,000.Prokrastinasi akademik memiliki pengaruh negatif terhadap hasil belajar, ditunjukkan oleh nilai t-hitung -2,454 dan signifikansi 0,016.Pengaruh simultan kedua variabel menghasilkan kontribusi 53,4% terhadap variasi hasil belajar.
1) Menyelidiki dampak intervensi penghargaan responsif terhadap motivasi ekstrinsik di kelas VIII untuk menilai apakah perubahan motivasi terhadap hasil belajar di kelas IX serupa. 2) Mengkaji strategi manajemen waktu berbasis teknologi, seperti aplikasi pengingat tugas, guna mengurangi pola prokrastinasi pada siswa SMP dan mengukur peningkatan skor belajar. 3) Melakukan studi longitudinal terhadap guru IPS yang menerapkan metode pembelajaran aktif, untuk menilai apakah peningkatan kepuasan guru berkontribusi pada motivasi siswa dan menurunkan prokrastinasi selama dua tahun ajaran.
| File size | 507.78 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESAUNESA Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan etika pergaulan teman sebaya setelah pelaksanaan Program Pemantik, yang ditandai dengan menurunnya kategoriHasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan etika pergaulan teman sebaya setelah pelaksanaan Program Pemantik, yang ditandai dengan menurunnya kategori
UNESAUNESA Penelitian ini bertujuan mengembangkan media berbasis website, “Napza Edu Card, sebagai sumber informasi tentang ancaman bahaya narkoba bagi siswa kelasPenelitian ini bertujuan mengembangkan media berbasis website, “Napza Edu Card, sebagai sumber informasi tentang ancaman bahaya narkoba bagi siswa kelas
UNESAUNESA Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi academic self-efficacy dan self-control siswa, semakin rendah tingkat prokrastinasi akademik. Hasil ini berimplikasiTemuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi academic self-efficacy dan self-control siswa, semakin rendah tingkat prokrastinasi akademik. Hasil ini berimplikasi
UNESAUNESA Terdapat peningkatan signifikan rata-rata skor dari 93 pada pretest menjadi 131 pada posttest, menunjukkan peningkatan disiplin sebesar 40,86%. PeningkatanTerdapat peningkatan signifikan rata-rata skor dari 93 pada pretest menjadi 131 pada posttest, menunjukkan peningkatan disiplin sebesar 40,86%. Peningkatan
UNESAUNESA Hasil analisis uji Paired Sample t-Test menunjukkan perbedaan pengaruh dari kemampuan mengelola waktu. Nilai pre-test dan post-test yang diperoleh padaHasil analisis uji Paired Sample t-Test menunjukkan perbedaan pengaruh dari kemampuan mengelola waktu. Nilai pre-test dan post-test yang diperoleh pada
UNMUNM Model pembelajaran digital berlandaskan budaya ini dirancang untuk memberikan umpan balik efektif, meningkatkan motivasi siswa, dan mempromosikan inovasiModel pembelajaran digital berlandaskan budaya ini dirancang untuk memberikan umpan balik efektif, meningkatkan motivasi siswa, dan mempromosikan inovasi
UNESAUNESA Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku panduan Motivational Interviewing untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah menengah atas, menggunakanPenelitian ini bertujuan mengembangkan buku panduan Motivational Interviewing untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah menengah atas, menggunakan
UNDIKSHAUNDIKSHA Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif dengan tujuan menganalisis layanan bimbingan dan konseling di bidang karir yang sesuai denganPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif dengan tujuan menganalisis layanan bimbingan dan konseling di bidang karir yang sesuai dengan
Useful /
UNESAUNESA Hasil uji validasi pada aspek kegunaan termasuk kategori sangat baik dan tidak revisi dengan persentase sebesar 94%, aspek kelayakan termasuk kategoriHasil uji validasi pada aspek kegunaan termasuk kategori sangat baik dan tidak revisi dengan persentase sebesar 94%, aspek kelayakan termasuk kategori
UNDIKSHAUNDIKSHA Guru sebagai inti pendidikan diharapkan dapat mengembangkan secara profesional keterampilan proses ilmiah peserta didik. Penelitian ini bertujuan menentukanGuru sebagai inti pendidikan diharapkan dapat mengembangkan secara profesional keterampilan proses ilmiah peserta didik. Penelitian ini bertujuan menentukan
UNDIKSHAUNDIKSHA Subjek penelitian terdiri dari 90 siswa, 30 siswa dari kelas khusus dan 60 siswa dari kelas reguler. Hasil penelitian ini memberikan gambaran perbedaanSubjek penelitian terdiri dari 90 siswa, 30 siswa dari kelas khusus dan 60 siswa dari kelas reguler. Hasil penelitian ini memberikan gambaran perbedaan
UNDIKSHAUNDIKSHA Hasil asesmen mandiri pada setiap pertemuan menunjukkan bahwa 75% guru mencapai skor 70. Berdasarkan data ini, dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkanHasil asesmen mandiri pada setiap pertemuan menunjukkan bahwa 75% guru mencapai skor 70. Berdasarkan data ini, dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan