UNDIKSHAUNDIKSHA
Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan IndonesiaPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif dengan tujuan menganalisis layanan bimbingan dan konseling di bidang karir yang sesuai dengan kebutuhan siswa SMP. Sepuluh siswa kelas XII dari satu sekolah menengah atas dipilih secara purposif, memanfaatkan teknik sampling purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam serta instrumen penilaian kebutuhan guna mengidentifikasi kebutuhan siswa dalam bidang karir. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa siswa membutuhkan layanan pengajaran klasik dan konseling individual yang disesuaikan dengan bidang karir, selain layanan lain yang disampaikan melalui mata pelajaran. Temuan ini menekankan pentingnya penyediaan layanan yang relevan dan personal bagi pembentukan arah karir siswa di tingkat SMA.
Siswa SMP masih kurang mengetahui jenis layanan bimbingan dan konseling, terutama di bidang karir.Karena bimbingan karir sangat berpengaruh, siswa diharuskan memahami layanan yang tersedia.Peningkatan pengetahuan tentang layanan memfasilitasi pemilihan karir yang tepat.
1. Meneliti pengaruh program workshop karir terpadu terhadap pemahaman siswa tentang peluang karir dan peningkatan motivasi memilih jurusan. 2. Mengevaluasi dampak penggunaan platform digital konseling (misalnya aplikasi mobile) terhadap akses layanan dan kepuasan siswa. 3. Menyelidiki efektivitas pelatihan guru bimbingan dan konseling berbasis praktik lapangan dalam meningkatkan kualitas layanan karir di sekolah menengah atas. 4. Menilai hubungan antara waktu yang dialokasikan guru bimbingan dengan kinerja siswa dalam proses pemilihan karir. 5. Menyelidiki persepsi siswa tentang keberagaman layanan yang disediakan dan kebutuhan tambahan yang masih belum terpenuhi. 6. Mengkaji peran media visual dalam memperkuat materi bimbingan karir dan memotivasi siswa. 7. Meneliti keefektifan pendekatan individu versus kelompok dalam konseling karir. 8. Menilai adaptasi guru terhadap kebijakan kurikulum 2013 dalam pengimplementasian layanan bimbingan karir. 9. Menelusuri dampak keterlibatan orang tua dalam proses bimbingan karir siswa. 10. Analisis kebijakan lokal mengenai alokasi sumber daya bagi program bimbingan dan konseling di SMA.
- Jurnal Pendidikan Indonesia. career guidance counseling services needed senior high school students jurnal... doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v9i4.26281Jurnal Pendidikan Indonesia career guidance counseling services needed senior high school students jurnal doi 10 23887 jpi undiksha v9i4 26281
- Individual Student Planning: A Comparison Between United States and Indonesia | Atlantis Press. individual... doi.org/10.2991/icei-17.2018.16Individual Student Planning A Comparison Between United States and Indonesia Atlantis Press individual doi 10 2991 icei 17 2018 16
| File size | 138.13 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Namun, guru telah berupaya untuk lebih mendalami strategi-strategi yang harus digunakan dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Quran pada siswa. HambatanNamun, guru telah berupaya untuk lebih mendalami strategi-strategi yang harus digunakan dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Quran pada siswa. Hambatan
LAAROIBALAAROIBA Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan penelitian lapangan untuk memperoleh atau mengumpulkan informasi mengenaiMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan penelitian lapangan untuk memperoleh atau mengumpulkan informasi mengenai
UNMUNM Namun, guru mendukung upaya untuk memupuk keterampilan tersebut. Untuk mengatasi kesenjangan ini, penelitian mengusulkan pengembangan Sistem Adaptif MobileNamun, guru mendukung upaya untuk memupuk keterampilan tersebut. Untuk mengatasi kesenjangan ini, penelitian mengusulkan pengembangan Sistem Adaptif Mobile
AMIKVETERANAMIKVETERAN (2) Hasil validasi ahli materi menunjukkan bahwa dengan rata-rata skor 84% dengan kriteria “sangat baik. Selanjutnya hasil validasi ahli media dengan(2) Hasil validasi ahli materi menunjukkan bahwa dengan rata-rata skor 84% dengan kriteria “sangat baik. Selanjutnya hasil validasi ahli media dengan
ITKAITKA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan stres akademik pada siswa SMK AL-Insan kelas XII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatifPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan stres akademik pada siswa SMK AL-Insan kelas XII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
AHMARAHMAR Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Ada 6 subjek penelitian, yaitu dua siswa dengan kemampuan tinggi, dua siswaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Ada 6 subjek penelitian, yaitu dua siswa dengan kemampuan tinggi, dua siswa
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Model pembelajaran Snowball Throwing meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa. Pada kelas eksperimen, persentase keaktifan mencapai 95,6 %Model pembelajaran Snowball Throwing meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa. Pada kelas eksperimen, persentase keaktifan mencapai 95,6 %
UNDIKSHAUNDIKSHA Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konformitas signifikan (13,1%) antara penerapan materi dan media, terutama terkait masalah sosial dalam pendidikanHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konformitas signifikan (13,1%) antara penerapan materi dan media, terutama terkait masalah sosial dalam pendidikan
Useful /
STMA TRISAKTISTMA TRISAKTI Berdasarkan penjelasan tentang praktik HRM berkelanjutan di PT ABC Insurance, dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip-prinsip HRM yang berfokus padaBerdasarkan penjelasan tentang praktik HRM berkelanjutan di PT ABC Insurance, dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip-prinsip HRM yang berfokus pada
AHMARAHMAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual mampu memenuhi indikator pada tahap memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilanHasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual mampu memenuhi indikator pada tahap memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan
UNDIKSHAUNDIKSHA Hasil menunjukkan bahwa implementasi AI dapat mengurangi konsumsi energi sebesar 18,7% tanpa menurunkan kenyamanan lingkungan. Namun terdapat hambatanHasil menunjukkan bahwa implementasi AI dapat mengurangi konsumsi energi sebesar 18,7% tanpa menurunkan kenyamanan lingkungan. Namun terdapat hambatan
UNDIKSHAUNDIKSHA Lima aspek yang diteliti meliputi akses terhadap Google Classroom, manfaat yang dirasakan, komunikasi dan interaksi, penyampaian instruksional, serta kepuasanLima aspek yang diteliti meliputi akses terhadap Google Classroom, manfaat yang dirasakan, komunikasi dan interaksi, penyampaian instruksional, serta kepuasan