UNESAUNESA

Jurnal BK UNESAJurnal BK UNESA

Disiplin tata tertib merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan kesuksesan belajar peserta didik. Permasalahan rendahnya kedisiplinan peserta didik di SMA Negeri 1 Gedangan memerlukan intervensi yang berfokus pada perubahan perilaku, bukan sekadar pemberian hukuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan konseling kelompok realita dalam meningkatkan disiplin tata tertib peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah 30 peserta didik kelas X-3 SMA Negeri 1 Gedangan yang dipilih berdasarkan hasil analisis AKPD pada kegiatan PLP Agustus-September 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan metode purposive sampling, menghasilkan 5 peserta didik dengan tingkat disiplin tata tertib rendah sebagai subjek penelitian. Instrumen penelitian berupa angket kedisiplinan yang diberikan pada saat pretest dan posttest. Intervensi konseling kelompok realita dilaksanakan dalam 6 tahapan selama kurang lebih 1 bulan, meliputi: pembentukan kelompok, eksplorasi wants, eksplorasi direction and doing, evaluasi, planning, dan pengakhiran, yang berlandaskan prinsip 3R (responsibility, reality, right) dan teori WDEP (Wants, Doing, Evaluation, Planning). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok realita efektif meningkatkan disiplin tata tertib peserta didik, dibuktikan dengan uji Wilcoxon yang menghasilkan nilai Asymp. Sig. 0,043 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Terdapat peningkatan signifikan rata-rata skor dari 93 pada pretest menjadi 131 pada posttest, menunjukkan peningkatan disiplin sebesar 40,86%. Peningkatan mencakup aspek kehadiran, kerapian penampilan, dan sikap dalam mengikuti kegiatan belajar. Analisis kualitatif menunjukkan setiap responden mampu mengenali keinginan untuk berubah, menilai tindakannya, dan membuat perencanaan konkret untuk meningkatkan kedisiplinan. Disimpulkan bahwa konseling kelompok realita merupakan pendekatan yang efektif untuk mengatasi permasalahan kedisiplinan peserta didik di sekolah menengah atas melalui pembentukan tanggung jawab pribadi, kesadaran akan konsekuensi, dan perencanaan tindakan yang sistematis.

Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menegah atas untuk menguji efektifitas konseling kelompok realita dalam meningkatkan disiplin peserta didik.Subjek penelitian sebanyak 5 orang peserta didik yang didiapat dari hasil pre test dengan diberikan perlakuan dengan jumlah 6 pertemuan.Setelah diberikan perlakuan kemudian diberikan post test dan menunjukkan perubahan kenaikan skor dan menunjukkan peningkatan perlikau disiplin.Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok realita efektif dalam meningkatkan disiplin tata tertib peserta didik di Sekolah Menengah Atas.

Berdasarkan hasil penelitian dan simpulan yang telah diuraikan, peneliti mengajukan beberapa saran strategis kepada berbagai pihak terkait. Pertama, bagi Guru Bimbingan dan Konseling Konseling kelompok realita dapat dijadikan salah satu alternatif layanan yang diberikan untuk menangani permasalahan disiplin tata tertib peserta didik, selain itu konseling kelompok juga dapat dikembangkan ke berbagai kebutuhan yang diperlukan guru untuk membantu memberikan layanan kepada peserta didik. Terakhir, bagi peneliti selanjutnya Peneliti selanjutnya dapat menggunakan penelitian ini sebagai referensi atau rujukan, sehingga ketika peneliti ingin menggunakan topik penelitian yang sama, peneliti dapat memilih subjek yang bersifat heterogen agar pelaksanaannya dapat lebih berkembang lagi dari sebelumnya.

  1. Reality Group Counseling to Reduce Disturbing Behavior for Youth Problem with Destructive Behavior Classroom... doi.org/10.2991/acpch-18.2019.7Reality Group Counseling to Reduce Disturbing Behavior for Youth Problem with Destructive Behavior Classroom doi 10 2991 acpch 18 2019 7
Read online
File size369.86 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test