UNESAUNESA
Jurnal Dialektika Pendidikan IPSJurnal Dialektika Pendidikan IPSSidoarjo merupakan salah satu daerah dengan tingkat ancaman terjadinya bencana hidrometeorologi yang tinggi. Bencana alam hidrometeorologi yang sering melanda Sidoarjo iala banjir dan angin puting beliung. Bencana alam yang terjadi di sekitar lingkungan tempat tinggal disebut sebagai bencana alam lokal. Banjir dan angin putting beliung termasuk dalam bencana alam lokal karena setiap tahun melanda Kabupaten Sidoarjo. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak terjadinya bencana yaitu memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman mitigasi bencana pada elemen masyarakat, khususnya pada satuan pendidikan. Edukasi mitigasi bencana alam dalam satuan pendidikan dapat diberikan melalui bahan ajar multimedia kebencanaan yang digunakan dalam pembelajaran IPS oleh guru dan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan multimedia kebencanaan sebagai edukasi mitigasi bencana alam lokal pada peserta didik SMP ASA Cendekia. Model pengembangan yang digunakan adalah 4-D oleh (Thiagarajan 1974), meliputi tahapan define, design, develop, disseminate. Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan validasi media oleh ahli. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-A SMP ASA Cendekia Sedati.. Penelitian ini melibatkan guru IPS dan 28 peserta didik kelas VIII-A sebagai subjek uji coba pengembangan multimedia kebencanaan. Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan penilaian multimedia kebencanaan oleh dua validator ahli media diperoleh skor rata-rata 90% dengan kriteria sangat layak. Sedangkan penilaian kelayakan oleh ahli materi diperoleh hasil 87% dengan kriteria sangat layak. Hasil penilaian uji kelayakan oleh ahli media dan materi menunjukkan bahwa multimedia kebencanaan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran IPS.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, bahwa bahan ajar multimedia kebencanaan dalam pembelajaran IPS yang perlu dikembangkan sesuai hasil need assessment yakni bahan ajar multimedia kebencanaan yang terintegrasi penjelasan informasi melalui video, audio, teks, infografis dan quiziz.Pengembangan multimedia kebencanaan dilakukan menggunakan model pengembangan 4D, yaitu (Define, Design, Develop dan Disseminate).Hasil uji kelayakan multimedia kebencanaan yang dilakukan oleh ahli media dan ahli materi menunjukkan bahwa multimedia kebencanaan memiliki kriteria sangat layak digunakan.Dengan demikian, multimedia kebencanan dapat diterapkan oleh guru dan peserta didik dalam pembelajaran IPS materi mitigasi bencana alam.Uji coba terbatas multimedia kebencanaan pada kelas VIII-A SMP ASA Cendekia Sedati menunjukkan respon yang baik dan antusias ketika menggunakan multimedia kebencanaan dalam pembelajaran IPS materi mitigasi bencana alam.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan multimedia kebencanaan yang lebih interaktif dengan fitur simulasi respons bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan peserta didik. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas penggunaan multimedia kebencanaan dalam jangka panjang terhadap peningkatan pemahaman mitigasi bencana. Terakhir, penelitian dapat mengintegrasikan pendekatan berbasis komunitas untuk memperluas penggunaan multimedia kebencanaan di wilayah lain yang rawan bencana hidrometeorologi.
- Pengenalan Mitigasi Bencana Banjir untuk Anak Usia Dini melalui Media Digital Video Pembelajaran | Jurnal... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/2940Pengenalan Mitigasi Bencana Banjir untuk Anak Usia Dini melalui Media Digital Video Pembelajaran Jurnal obsesi index php obsesi article view 2940
- NHESS - Disaster risk reduction education in Indonesia: challenges and recommendations for scaling up.... doi.org/10.5194/nhess-17-595-2017NHESS Disaster risk reduction education in Indonesia challenges and recommendations for scaling up doi 10 5194 nhess 17 595 2017
| File size | 526.1 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Berdasarkan hasil riset dalam rangka R & D (penelitian dan pengembangan), dapat disimpulkan beberapa hal yaitu. (1) Media Pembelajaran Komik Sains (IPA)Berdasarkan hasil riset dalam rangka R & D (penelitian dan pengembangan), dapat disimpulkan beberapa hal yaitu. (1) Media Pembelajaran Komik Sains (IPA)
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian pustaka, dengan data primer berupa buku teks bahasa Arab untuk kelas X, XI, danPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian pustaka, dengan data primer berupa buku teks bahasa Arab untuk kelas X, XI, dan
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW Namun, guru menghadapi berbagai tantangan seperti pengaruh besar media sosial yang menyebarkan materi intoleran, lingkungan sosial konservatif, rendahnyaNamun, guru menghadapi berbagai tantangan seperti pengaruh besar media sosial yang menyebarkan materi intoleran, lingkungan sosial konservatif, rendahnya
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan wawancaraPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan wawancara
ABULYATAMAABULYATAMA Sementara aspek psikomotorik yang berisi keterampilan masih berorientasi pada penguasaan cara berdoa dan memimpin ibadah-badah. Sedangkan keterampilan-keterampilanSementara aspek psikomotorik yang berisi keterampilan masih berorientasi pada penguasaan cara berdoa dan memimpin ibadah-badah. Sedangkan keterampilan-keterampilan
UNIVERSITASPGRIDELTAUNIVERSITASPGRIDELTA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran Sejarah Pergerakan KebangsaanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran Sejarah Pergerakan Kebangsaan
STKIP JBSTKIP JB Metode pelaksanaan pengbadian terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Indikator keberhasilan dari kegiatan bahwa hasil angket lebih dari 70%.Metode pelaksanaan pengbadian terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Indikator keberhasilan dari kegiatan bahwa hasil angket lebih dari 70%.
MAHADEWAMAHADEWA Dengan teknik sampling purposive diperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas VIII C (36 siswa) dan VIII E (34 siswa). Metode dan instrumenDengan teknik sampling purposive diperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas VIII C (36 siswa) dan VIII E (34 siswa). Metode dan instrumen
Useful /
UNESAUNESA Teknik pengumpulan data menggunakan tes pretest dan posttest serta angket persepsi siswa terhadap pembelajaran yang diberikan. Berdasarkan hasil uji prasyarat,Teknik pengumpulan data menggunakan tes pretest dan posttest serta angket persepsi siswa terhadap pembelajaran yang diberikan. Berdasarkan hasil uji prasyarat,
UNESAUNESA Secara keseluruhan, penelitian ini memperlihatkan bahwa TPA Benowo memiliki potensi yang signifikan sebagai sumber belajar luar sekolah dalam pembelajaranSecara keseluruhan, penelitian ini memperlihatkan bahwa TPA Benowo memiliki potensi yang signifikan sebagai sumber belajar luar sekolah dalam pembelajaran
UNIVERSITASPGRIDELTAUNIVERSITASPGRIDELTA Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Students Question Learning (SQL) memberikanMetode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Students Question Learning (SQL) memberikan
UNIVERSITASPGRIDELTAUNIVERSITASPGRIDELTA Hasil observasi yang dilakukan pada tanggal, 19 November 2024 di kelas XI MA. Al-Fatah Kedungpandan, terdapat guru yang menggunakan media Youtube sebagaiHasil observasi yang dilakukan pada tanggal, 19 November 2024 di kelas XI MA. Al-Fatah Kedungpandan, terdapat guru yang menggunakan media Youtube sebagai