IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

KodifikasiaKodifikasia

Islam dan Melayu di Malaysia tidak dapat dipisahkan, karena telah melalui proses integrasi yang panjang dan meninggalkan warisan abadi bagi Malaysia, nusantara, dan sekitarnya. Mereka secara kolektif mendefinisikan identitas bangsa, yang didukung oleh pemerintah. Sebagai negara multikultural, Malaysia menegaskan kepatuhannya terhadap Islam dan warisan Melayu, dan etnis Melayu memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas politik dan mencegah konflik rasial. Inti dari keharmonisan ini adalah keteguhan pelestarian budaya Melayu oleh masyarakatnya. Kebudayaan Islam Melayu dilestarikan tidak hanya dalam kehidupan sosial masyarakat tetapi juga dalam tataran peraturan perundang-undangan yang berlaku secara konstitusional. Kebudayaan yang ada mengasimilasi agama-agama sebelumnya yang singgah dan berkembang di Melayu. Di tengah gencarnya globalisasi yang diikuti oleh semua negara termasuk Malaysia, budaya Islam Melayu tetap menjadi ciri khas bangsa Melayu Malaysia. Malaysia sebagai negara demokratis mempunyai ideologi yang menjadi landasan dalam menentukan arah langkah pembangunan. Tulisan ini difokuskan untuk menemukan kesesuaian antara budaya Islam Melayu yang dilestarikan secara turun temurun dengan nilai-nilai identitas nasional yang terkandung dalam peraturan perundang-undangan Malaysia dan ideologi dasar negara yang dikenal dengan “Rukun Negara. Merupakan konsep yang mengikat negara dengan entitas agama dan etnis untuk meningkatkan integritas moral bangsa.

Penelitian ini menelusuri evolusi budaya Melayu melalui fase-fase historis, termasuk pra-Hindu-Buddha, Hindu-Buddha, Islam, dan Kolonialisme.Penelitian ini mengeksplorasi sikap akomodatif masyarakat Melayu terhadap asimilasi budaya, dan dampak pemerintahan kolonial Inggris terhadap tradisi Melayu.Penelitian ini menekankan tantangan dalam melestarikan budaya Melayu di tengah disparitas ekonomi, dengan kendali ekonomi oleh warga Tionghoa di wilayah perkotaan.Terlepas dari pengaruh faktor eksternal, Islam di Malaysia telah memainkan peran penting dalam melestarikan unsur-unsur budaya, khususnya di bidang seni, festival, ritual, dan tari, yang menunjukkan perpaduan antara pengaruh Islam dan masyarakat.Penelitian ini juga menyelidiki hubungan antara identitas Melayu dan Islam, terutama setelah kemerdekaan Malaysia pada tahun 1957, menyoroti pentingnya agama, bahasa, dan praktik tradisional dalam mendefinisikan bangsa Melayu.Lebih lanjut, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana unsur-unsur budaya Melayu selaras dengan prinsip-prinsip negara, sebagaimana diuraikan dalam Rukun Negara.Hal ini menekankan pentingnya keyakinan kepada Tuhan, kesetiaan kepada Raja dan negara, kepatuhan terhadap konstitusi, supremasi hukum, dan promosi kesopanan dan moralitas.Prinsip-prinsip Rukun Negara diposisikan sebagai panduan untuk membina persatuan nasional dan memastikan kesejahteraan masyarakat multirasial Malaysia.Penelitian ini menyimpulkan dengan menekankan kebutuhan timbal balik antara agama dan negara, menegaskan bahwa hubungan antara keduanya sangat penting untuk pengembangan keyakinan agama dan peningkatan moral bangsa.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana globalisasi terus memengaruhi pelestarian budaya Melayu di Malaysia, dengan fokus pada peran teknologi dan media sosial dalam membentuk identitas budaya. Kedua, penelitian dapat menyelidiki bagaimana prinsip-prinsip Rukun Negara dapat lebih efektif diintegrasikan ke dalam pendidikan dan program sosial untuk mempromosikan persatuan nasional dan toleransi di antara berbagai kelompok etnis dan agama. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pengembangan pariwisata budaya yang berkelanjutan yang merayakan warisan Melayu sambil memastikan pelestarian dan keberlanjutan praktik budaya tradisional. Dengan menggabungkan wawasan dari penelitian ini, para pembuat kebijakan, pendidik, dan pemangku kepentingan budaya dapat bekerja sama untuk melestarikan identitas budaya Malaysia yang unik dan mempromosikan masyarakat yang harmonis dan inklusif.

  1. 0. pdf obj endobj xref trailer startxref eof fy vau en h3oa hd bg n7 re iz uo nv 8pd rt lnc s2 2e n5... doi.org/10.5267/j.msl.2020.11.0210 pdf obj endobj xref trailer startxref eof fy vau en h3oa hd bg n7 re iz uo nv 8pd rt lnc s2 2e n5 doi 10 5267 j msl 2020 11 021
  2. Sejarah Kebudayaan Melayu | Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah. sejarah kebudayaan melayu... doi.org/10.33373/hstr.v6i2.3085Sejarah Kebudayaan Melayu Historia Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah sejarah kebudayaan melayu doi 10 33373 hstr v6i2 3085
  3. Malay Local Wisdom: An Analysis of Social History of the Malay Literary Saga Books | TEMALI : Jurnal... doi.org/10.15575/jt.v3i1.7483Malay Local Wisdom An Analysis of Social History of the Malay Literary Saga Books TEMALI Jurnal doi 10 15575 jt v3i1 7483
Read online
File size389.84 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test