JPTAMJPTAM
Jurnal Pendidikan TambusaiJurnal Pendidikan TambusaiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta yang terjadi yaitu masih banyak ditemukan antar tetangga mempergunjingkan tetangganya bahkan anggota keluarganya sendiri. Bahkan masih ada orang yang membeda-bedakan dan kurangnya toleransi antar sesama di lingkungan tempat tinggal. Perilaku tersebut dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain bahkan dapat memutuskan tali silaturrahim di antara dua orang sehingga penulis ingin mengkaji tentang nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam Al-Quran surat Al-Hujurat ayat 11-13 berdasarkan kajian tafsir Al-Azhar karya Hamka. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian library research yaitu suatu studi yang digunakan dalam mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material yang ada di perpustakaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi yang merupakan teknik pengumpulan data yang didapat dari sumber primer yaitu tafsir Al-Azhar karya Hamka dan sekunder yang merupakan sumber data tambahan yang menunjang data pokok. Sedangkan teknis analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan analisis isi. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam Al-quran surat Al-Hujurat ayat 11-13 dalam kajian tafsir Al-Azhar karya Hamka yaitu pada ayat 11 terdapat beberapa nilai pendidikan karakter yaitu larangan memperolok-olok, mengejek, menghina, bahkan merendahkan diri orang lain, dan selain itu terdapat perintah untuk bertobat. Pada ayat 12 terdapat nilai pendidikan karakter yaitu larangan berprasangka, mencari-cari kesalahan dan mempergunjingkan (ghibah). Kemudian, pada ayat 13 terdapat nilai pendidikan karakter yaitu at-taaruf (saling kenal-mengenal), ukhuwah, dan sikap toleransi.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam Al-quran surat Al-Hujurat ayat 11-13 (kajian tafsir Al-Azhar karya Hamka) adalah larangan memperolok-olok, mengejek, menghina dan merendahkan diri orang lain, perintah bertobat, larangan berprasangka buruk, mencari-cari kesalahan dan menggunjing (ghibah), serta pentingnya saling kenal-mengenal, sikap toleransi dan ukhuwah.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji implementasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam Al-Quran surat Al-Hujurat ayat 11-13 pada kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah Islam, dengan fokus pada metode pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai tersebut kepada siswa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh penerapan nilai-nilai karakter dalam surat Al-Hujurat terhadap peningkatan kualitas hubungan sosial di masyarakat, khususnya dalam mengatasi konflik dan membangun kerukunan antar umat beragama. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran media sosial dalam menyebarkan nilai-nilai karakter positif yang terdapat dalam surat Al-Hujurat, serta mengidentifikasi strategi untuk mengatasi dampak negatif media sosial terhadap pembentukan karakter generasi muda. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya membangun karakter bangsa yang berakhlak mulia, menjunjung tinggi toleransi, dan mampu menciptakan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.
| File size | 543.18 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA This statement is supported by data from the SPSS 16 analysis, which shows a significant difference (p = 0. 000 < 0. 05) between the experimental and controlThis statement is supported by data from the SPSS 16 analysis, which shows a significant difference (p = 0. 000 < 0. 05) between the experimental and control
ALMARHALAHALMARHALAH Efektivitas guru dalam pendidikan Islam multikultural mencakup perencanaan strategis, pelaksanaan aktif, evaluasi menyeluruh, dan keteladanan moral. GuruEfektivitas guru dalam pendidikan Islam multikultural mencakup perencanaan strategis, pelaksanaan aktif, evaluasi menyeluruh, dan keteladanan moral. Guru
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH The development uses strategies such as case studies, discussions, and simulations, to create contextual learning experiences. The goal is for studentsThe development uses strategies such as case studies, discussions, and simulations, to create contextual learning experiences. The goal is for students
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Implementasi nilai-nilai multikultural melalui Pendidikan Agama Katolik telah menumbuhkan sikap toleransi, saling menghargai, dan keharmonisan di kalanganImplementasi nilai-nilai multikultural melalui Pendidikan Agama Katolik telah menumbuhkan sikap toleransi, saling menghargai, dan keharmonisan di kalangan
OJSOJS Landasan moderasi beragama adalah menghormati perbedaan, mempertahankan toleransi, tetapi tetap berpegang teguh pada keyakinan masing-masing. Jika nilai-nilaiLandasan moderasi beragama adalah menghormati perbedaan, mempertahankan toleransi, tetapi tetap berpegang teguh pada keyakinan masing-masing. Jika nilai-nilai
OJSOJS Implikasinya, penguatan budaya religius di sekolah menjadi strategi penting dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan damai, harmonis, dan berdayaImplikasinya, penguatan budaya religius di sekolah menjadi strategi penting dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan damai, harmonis, dan berdaya
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Fokus permasalahan ditekankan pada pemikiran Gus Dur mengenai pendidikan Islam, untuk kemudian dirumuskan dalam suatu model deradikalisasi melalui pendidikan.Fokus permasalahan ditekankan pada pemikiran Gus Dur mengenai pendidikan Islam, untuk kemudian dirumuskan dalam suatu model deradikalisasi melalui pendidikan.
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Sedangkan strategi yang ditawarkan adalah menjadikan (1) Guru sebagai Role Mode penanaman sikap toleransi dan moderasi beragama bagi anak didik, PendidikSedangkan strategi yang ditawarkan adalah menjadikan (1) Guru sebagai Role Mode penanaman sikap toleransi dan moderasi beragama bagi anak didik, Pendidik
Useful /
NEWINERANEWINERA 2% and lower the banks financial performance. Meanwhile, a positive relationship between sound credit risk management and bank liquidity can be observed2% and lower the banks financial performance. Meanwhile, a positive relationship between sound credit risk management and bank liquidity can be observed
ALMARHALAHALMARHALAH Sementara itu, faktor penghambat mencakup kelelahan siswa karena durasi belajar yang panjang, latar belakang keluarga yang kurang mendukung, dan keterbatasanSementara itu, faktor penghambat mencakup kelelahan siswa karena durasi belajar yang panjang, latar belakang keluarga yang kurang mendukung, dan keterbatasan
RCF INDONESIARCF INDONESIA Namun, Perceived Organizational Support tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, begitu pula Organizational Citizenship Behavior.meskipunNamun, Perceived Organizational Support tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, begitu pula Organizational Citizenship Behavior.meskipun
JPTAMJPTAM Dalam pelaksanaan akreditasi satuan pendidikan perlu memperhatikan manajemen akreditasi sekolah, faktor yang menjadi penghambat dalam akreditasi dan solusinya,Dalam pelaksanaan akreditasi satuan pendidikan perlu memperhatikan manajemen akreditasi sekolah, faktor yang menjadi penghambat dalam akreditasi dan solusinya,