IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH
Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu HukumDeposisi: Jurnal Publikasi Ilmu HukumSurabaya merupakan prototipe dengan industrialisasi dalam pertumbuhan kota, di mana dalam lingkungan seperti ini terjadi kejahatan akibat tekanan kekuatan yang memecah belah masyarakat sehingga ikatan sosial terputus dan tingkat kejahatan menjadi lebih tinggi. Teori kejahatan dalam konteks disorganisasi sosial membahas struktur sosial dan spasial suatu komunitas serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi perilaku kriminal. Teori ini berasumsi bahwa organisasi sosial yang buruk, status sosial ekonomi yang rendah, ikatan sosial yang lemah, dan mobilitas spasial yang tinggi dapat menyebabkan kurangnya kontrol sosial, yang pada gilirannya mendorong perilaku kriminal. Penelitian ini difokuskan pada teori disorganisasi sosial yang dikembangkan oleh Shaw dan McKay, dan dilakukan di Surabaya yang sedang mengalami perubahan sosial akibat faktor lingkungan, kemiskinan, kekayaan etnis, strata pendidikan, dan kesejahteraan per kapita yang belum memadai. Data diperoleh melalui survei dan wawancara dengan penduduk setempat serta analisis statistik terkait tingkat kejahatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah dengan tingkat disintegrasi sosial yang tinggi cenderung memiliki angka kejahatan yang lebih besar. Faktor-faktor seperti pengangguran, ketimpangan ekonomi, dan melemahnya ikatan sosial terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan angka kejahatan. Disintegrasi sosial merupakan salah satu faktor utama yang mendorong individu terlibat dalam tindakan kriminal, terutama dalam masyarakat yang mengalami ketimpangan sosial ekonomi. Oleh karena itu, upaya penanggulangan kejahatan memerlukan pendekatan menyeluruh, termasuk penguatan struktur sosial dan ekonomi di masyarakat melalui pemerintah kota.
Disintegrasi sosial menjadi faktor utama yang mendorong tindakan kriminal di masyarakat, terutama dalam konteks ketimpangan sosial ekonomi.Upaya penanggulangan kejahatan harus melampaui penegakan hukum dan mencakup penguatan struktur sosial, ekonomi, serta kontrol sosial baik formal maupun informal.Pemerintah kota perlu mendorong pemberdayaan komunitas, pengentasan kemiskinan, dan penguatan ikatan sosial untuk menciptakan masyarakat yang lebih stabil dan terorganisir.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana pola mobilitas penduduk harian (commuter) dari wilayah sekitar Surabaya memengaruhi tingkat disorganisasi sosial di lingkungan perkotaan, mengingat arus penduduk yang tinggi dapat mengganggu pembentukan ikatan sosial lokal. Kedua, perlu dikaji efektivitas program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas dalam mengurangi kriminalitas di wilayah dengan tingkat disintegrasi sosial tinggi, untuk mengetahui apakah peningkatan kesejahteraan mikro benar-benar mampu memperkuat kontrol sosial informal. Ketiga, penting untuk meneliti peran ruang publik seperti taman kota dan pusat kegiatan warga dalam memperkuat interaksi sosial dan pengawasan komunitas, guna memahami desain spasial seperti apa yang paling efektif dalam mencegah kriminalitas di tengah perubahan sosial cepat. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan pendekatan yang lebih operasional dan terukur, serta memberikan dasar kebijakan yang lebih konkret bagi Pemkot Surabaya.
| File size | 1.01 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Entitas material adalah barang yang nyata, sedangkan entitas non-material adalah sesuatu yang dianggap ada. Paradigma definisi sosial mengarahkan perhatianEntitas material adalah barang yang nyata, sedangkan entitas non-material adalah sesuatu yang dianggap ada. Paradigma definisi sosial mengarahkan perhatian
POLNAMPOLNAM Keseimbangan antara kedua amanah tersebut menjadi kunci bagi terciptanya kehidupan yang adil, damai, dan berkelanjutan. Namun, tantangan seperti fanatismeKeseimbangan antara kedua amanah tersebut menjadi kunci bagi terciptanya kehidupan yang adil, damai, dan berkelanjutan. Namun, tantangan seperti fanatisme
UNIAUNIA Selain itu, kesadaran aqidah masyarakat semakin kuat, ditandai dengan meningkatnya semangat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pemahaman keagamaan yang lebihSelain itu, kesadaran aqidah masyarakat semakin kuat, ditandai dengan meningkatnya semangat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pemahaman keagamaan yang lebih
UNIAUNIA Revitalisasi masjid berbasis pemberdayaan sosial keagamaan merupakan langkah strategis dalam mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban umat Islam.melaluiRevitalisasi masjid berbasis pemberdayaan sosial keagamaan merupakan langkah strategis dalam mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban umat Islam.melalui
UNIAUNIA Metode pengabdian yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dan edukatif dengan beberapa tahapan kegiatan, yaitu: (1) sosialisasi pentingnya dakwahMetode pengabdian yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dan edukatif dengan beberapa tahapan kegiatan, yaitu: (1) sosialisasi pentingnya dakwah
UNTADUNTAD Mo Laluta tidak hanya menjadi medium penceritaan, tetapi juga merupakan perwujudan dari usaha aktif dalam menjaga serta memperkuat ikatan sosial dan identitasMo Laluta tidak hanya menjadi medium penceritaan, tetapi juga merupakan perwujudan dari usaha aktif dalam menjaga serta memperkuat ikatan sosial dan identitas
UYPUYP Kekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh Desa Cikidang (rempug tomat) perang tomat bisa menjadi daya tarik wisata yang baru dan memperkaya jenis wisata yangKekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh Desa Cikidang (rempug tomat) perang tomat bisa menjadi daya tarik wisata yang baru dan memperkaya jenis wisata yang
UNISMUHUNISMUH Ketiga masalah ini saling terkait dan memengaruhi dinamika keluarga serta perilaku individu. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan sosiologis efektifKetiga masalah ini saling terkait dan memengaruhi dinamika keluarga serta perilaku individu. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan sosiologis efektif
Useful /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian menggunakan variasi kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7% dengan penambahan serbuk karet alam 30% dan 35% dari berat aspal. Parameter yangPenelitian menggunakan variasi kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7% dengan penambahan serbuk karet alam 30% dan 35% dari berat aspal. Parameter yang
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Kemudian untuk mengetahui kendala-kendala dan bagaimana cara menganalisis solusi kendala pelaksanaan Baling Bambu Sebagai Strategi dalam Membantu PengentasanKemudian untuk mengetahui kendala-kendala dan bagaimana cara menganalisis solusi kendala pelaksanaan Baling Bambu Sebagai Strategi dalam Membantu Pengentasan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA KPPU menyatakan para pelaku usaha (produsen minyak goreng) terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang LaranganKPPU menyatakan para pelaku usaha (produsen minyak goreng) terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penegakan hukum terhadap anak yang terlibat dalam tindak pidana persetubuhan, termasuk penerapan sanksiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penegakan hukum terhadap anak yang terlibat dalam tindak pidana persetubuhan, termasuk penerapan sanksi