JPTAMJPTAM

Jurnal Pendidikan TambusaiJurnal Pendidikan Tambusai

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) nilai sosial yang terkandung di dalam novel Binorrow: Tongkat Musa dan Tujuh Roh Boorne karya Sudarman BK; dan 2) pemanfaatan nilai sosial novel Binorrow: Tongkat Musa dan Tujuh Roh Boorne karya Sudarman BK terhadap modul pembelajaran teks novel di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial yang terkandung dalam novel Binorrow meliputi pengabdian, tolong-menolong, kekeluargaan, kesetiaan, kepedulian, kedisiplinan, empati, keadilan, toleransi, kerja sama, dan demokrasi. Selain itu, hasil penelitian ini dimanfaatkan sebagai modul pembelajaran teks novel di SMK Nurul Ansor kelas XII tentang unsur eksterinsik novel.

Tongkat Musa dan Tujuh Roh Boorne mengandung nilai-nilai sosial berupa pengabdian, tolong-menolong, kekeluargaan, kesetiaan, kepedulian, kedisiplinan, empati, keadilan, toleransi, kerja sama, dan demokrasi.Hasil penelitian ini dapat dikembangkan menjadi modul pembelajaran bahasa Indonesia yang relevan dengan kurikulum 2013.Pemanfaatan modul ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang nilai-nilai sosial yang terkandung dalam karya sastra.

Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti pentingnya nilai sosial dalam novel dan pemanfaatannya sebagai modul pembelajaran, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai bagaimana nilai-nilai sosial dalam novel Binorrow dapat diintegrasikan secara lebih efektif ke dalam kurikulum SMK, dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak penggunaan modul berbasis nilai sosial terhadap peningkatan pemahaman siswa tentang nilai-nilai tersebut, serta pengaruhnya terhadap perilaku sosial mereka di lingkungan sekolah dan masyarakat. Ketiga, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi guru bahasa Indonesia mengenai tantangan dan peluang dalam mengimplementasikan modul berbasis nilai sosial, serta strategi yang efektif untuk mengatasi hambatan yang mungkin timbul. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai potensi dan implementasi modul berbasis nilai sosial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia di SMK.

Read online
File size140.92 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test