UNISMUHUNISMUH

EXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRISEXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perjalanan menuju kematangan karakter utama, Landon Carter, dalam A Walk to Remember karya Nicholas Sparks, dengan menganalisis unsur-unsur sastra yang membentuknya. Menggunakan metode analisis tekstual, penelitian ini dibingkai dalam teori kematangan Allport (1961), dan untuk membahas analisis, teori Bean dan Moni (2003) tentang literatur dewasa muda juga digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjalanan Landon menuju kematangan sebagian besar digambarkan melalui penggunaan satu unsur sastra, yaitu karakterisasi yang khas. Berdasarkan kriteria umum kematangan Allport (1961), sepanjang cerita, Landon menunjukkan enam jenis kematangan: (1) perluasan rasa diri, (2) keterkaitan hangat diri dengan orang lain, (3) keamanan emosional, (4) persepsi realistis keterampilan, (5) wawasan diri, dan (6) filosofi hidup yang menyatukan, dan tiga jenis ketidakmatangan: (1) rasa diri yang egosentris, (2) ketidakamanan emosional, dan (3) kurangnya wawasan diri. Berdasarkan analisis, beberapa nilai moral dapat diperoleh oleh pembaca dewasa muda dengan perspektif berbeda dari membaca perjalanan Landon menuju kematangan, seperti pentingnya menjadi matang dan perjuangan mencapai kematangan.

Sebagai kesimpulan, A Walk to Remember (1999) adalah novel dewasa muda populer yang telah dipelajari dari berbagai perspektif.Penelitian ini menawarkan perspektif baru tentang novel dengan memberikan analisis komprehensif tentang perjalanan menuju kematangan yang dialami oleh karakter utama, Landon Carter.Analisis ini didasarkan pada unsur-unsur sastra tertentu yang membentuk perjalanan tersebut.Selain itu, dari perspektif literatur dewasa muda, penelitian ini menemukan bahwa ada beberapa nilai moral yang dapat diperoleh oleh pembaca dewasa muda dari perjalanan Landon menuju kematangan.Nilai-nilai moral terutama berpusat pada perjuangan yang harus dihadapi oleh orang dewasa muda untuk menemukan dan mencapai identitas matang mereka.Perjuangan sering kali menyangkut beberapa hal, termasuk melakukan hal-hal baik untuk orang lain, menunjukkan cinta kepada orang lain, dan bahkan mengakui kesalahan diri sendiri.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana faktor budaya dan sosial mempengaruhi perjalanan menuju kematangan karakter dalam novel dewasa muda. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan representasi kematangan dalam novel-novel dari berbagai budaya. Kedua, penelitian dapat meneliti bagaimana pembaca dewasa muda menginterpretasikan dan menerapkan nilai-nilai moral yang ditemukan dalam novel seperti A Walk to Remember dalam kehidupan mereka sehari-hari. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif, seperti wawancara mendalam, untuk memahami pengalaman pembaca secara lebih mendalam. Ketiga, penelitian dapat menganalisis bagaimana penulis menggunakan teknik sastra tertentu, seperti karakterisasi dan alur cerita, untuk menggambarkan perjalanan menuju kematangan karakter. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan analisis tekstual untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dalam novel-novel dewasa muda.

Read online
File size612.36 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test