UIJUIJ

Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran DasarAl-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar

Kurikulum Merdeka merupakan inovasi dengan tujuan untuk membentuk karakter siswa yang mecerminkan nilai-nilai pancasila berupa Profil Pelajar Pancasila. Pembentukan karakter mencakup nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab dan rasa horma, yang menjadi aspek krusial dalam pendidikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis terkait penerapan P3 melalui buku Karawi Ma Taho dalam membentuk karakter siswa kelas 2 di SDIT Insan Kamil Santi Kota Bima. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku Karawi Ma Taho efektif digunakan sebagai instrumen penilaian perilaku yang berdasarkan nilai-nilai P3. Karakter siswa seperti kemandirian, kedisiplinan, religiusitas, dan gotong royong berkembang secara signifikan. Selain itu, keterlibatan orang tua dan budaya sekolah turut memperkuat keberhasilan implementasi ini. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi buku asesmen karakter dalam budaya sekolah menjadi rencana yang cermat dalam upaya menanamkan nilai-nilai pancasila dan pembentukan karakter siswa. Secara keseluruhan, Buku Karawi Ma Taho terbukti menjadi media yang efektif dalam membina karakter siswa secara holistik.

Berdasarkan pemaparan di atas, penerapan buku Karawi Ma Taho di SDIT Insan Kamil Santi Kota Bima memberikan kontribusi yang signifikan dalam proses pembinaan karakter siswa khususnya pada siswa kelas 2A.Buku ini menjadi instrumen asesmen yang dirancang untuk mencatat, memantau, dan mengevaluasi perilaku siswa berdasarkan indikator-indikator karakter yang disusun sesuai nilai religius dan P3.Bagi siswa keberadaan buku ini menjadi pemicu munculnya kesadaran akan pentingnya perilaku baik karena mereka menyadari bahwa tindakan mereka mendapat perhatian dari guru maupun orang tua.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dalam perilaku seperti kemandirian, kedisiplinan, gotong royong, dan religiusitas.Siswa juga menjadi lebih sopan, bertanggung jawab terhadap tugas, dan lebih konsisten menjalankan ibadah harian.Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai moral yang dikaitkan dengan ajaran Islam dapat terinternalisasi melalui pendekatan yang konsisten dan sistematis di sekolah dasar.Buku Karawi Ma Taho sangat membantu dalam menilai dan membina karakter siswa secara lebih objektif dan menyeluruh.Format penilaian yang disediakan dalam buku ini memberikan panduan yang jelas dan memudahkan guru dalam mengamati serta mendokumentasikan perilaku sehari-hari siswa.Selain itu guru dapat merancang tindak lanjut atau pembinaan tambahan bagi siswa yang memerlukan perhatian khusus.Adanya buku Karawi Ma Taho juga meningkatkan komunikasi antara guru dan orang tua, karena buku menjadi media pelaporan yang informatif dan langsung dapat dipantau oleh wali murid.Orang tua merasa lebih terlibat dalam proses pendidikan karakter anak dan menjadi lebih sadar akan pentingnya membentuk perilaku siswa baik di rumah maupun sekolah.Kolaborasi yang terjalin antara orang tua dan guru menjadikan proses pendidikan lebih efektif dan menyeluruh.Meskipun memberikan banyak manfaat, penerapan buku ini masih memiliki tantangan, terutama bagi siswa fase A.Walaupun format penilaian telah disesuaikan, sebagian siswa masih kesulitan memahami makna indikator yang digunakan sehingga dibutuhkan pendampingan intensif dari guru.Hal ini menunjukkan pentingnya peran guru sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa untuk memahami nilai moral yang ingin ditanamkan.Secara umum penerapan buku Karawi Ma Taho mencerminkan pendekatan pendidikan karakter yang terintegrasi dengan nilai-nilai agama islam dan ideologi bangsa melalui pancasila.Berdasarkan pendekatan tersebut buku ini bukan hanya alat evaluatif, tetapi juga sarana pendidikan nilai yang berperan aktif dalam membentuk kepribadian siswa sejak usia dini.Selain memperkuat dimensi religius dalam keseharian siswa.Selain itu buku ini juga menumbuhkan sikap sosial yang berlandaskan pada nilai kebangsaan dan moral universal.Keberhasilan implementasi buku Karawi Ma Taho di sekolah ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran karakter berbasis nilai-nilai keislaman yang dikemas dalam bentuk yang sederhana namun sistematis dapat menjadi strategi efektif dalam pendidikan dasar.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Mengembangkan studi komparatif antara sekolah-sekolah yang menerapkan buku Karawi Ma Taho dengan sekolah-sekolah yang tidak menggunakannya, untuk melihat perbedaan dampak terhadap pembentukan karakter siswa. 2. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengamati perkembangan karakter siswa secara berkelanjutan, mulai dari kelas awal hingga kelas akhir, dengan menggunakan buku Karawi Ma Taho sebagai instrumen asesmen. 3. Meneliti lebih dalam tentang peran orang tua dalam mendukung implementasi buku Karawi Ma Taho, termasuk strategi-strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan karakter anak.

  1. Implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila di sekolah dasar | Hidayat | Didaktika Dwija Indria.... jurnal.uns.ac.id/JDDI/article/view/83960Implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila di sekolah dasar Hidayat Didaktika Dwija Indria jurnal uns ac JDDI article view 83960
  2. Recognition and Applying Character Education Approaches in Schools | Heidari | Review of European Studies... doi.org/10.5539/res.v8n3p125Recognition and Applying Character Education Approaches in Schools Heidari Review of European Studies doi 10 5539 res v8n3p125
Read online
File size676.16 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test