WDHWDH

NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing ResearchNURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research

Perawat adalah profesi kesehatan yang mengkhususkan diri pada upaya penanganan asuhan kepada pasien dengan tuntutan kerja yang bervariasi berdasarkan karakteristik pekerjaan. Perawat sering dibebani tugas tambahan lain dan sering melakukan kegiatan yang bukan fungsinya. Stres di tempat kerja adalah beban kerja yang berlebihan dan ketegangan emosional yang mengganggu kinerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan stres kerja perawat. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik yang menggunakan data primer (kuesioner) dan memakai metode penelitian cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 40 perawat dengan menggunakan total sampling. Dari hasil penelitian diperoleh responden yang memiliki beban kerja yang ringan dan stres kerja yang ringan sebanyak 11 (78,6%) responden, serta responden yang memiliki beban kerja yang berat dan stres kerja yang tinggi sebanyak 19 (73,1%) responden. Hasil uji statistik diperoleh nilai (p-value = 0,005, α: 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan stres kerja perawat.

Terdapat gambaran karakteristik responden berdasarkan usia, jenis kelamin, dan pendidikan perawat di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Krakatau Medika.Mayoritas perawat mengalami beban kerja berat dan stres kerja tinggi.Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara beban kerja dengan stres kerja perawat dengan nilai p-value 0,005.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi faktor-faktor psikososial lain yang turut memengaruhi stres kerja perawat, seperti dukungan sosial dari rekan kerja dan atasan, guna memahami secara holistik kondisi stres di lingkungan kerja. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas sistem rotasi shift kerja terhadap beban kerja mental dan kesejahteraan emosional perawat, apakah penyesuaian jadwal kerja dapat menurunkan tingkat stres secara signifikan. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang penerapan intervensi non-farmakologis seperti pelatihan manajemen stres berbasis mindfulness atau aktivitas fisik terstruktur di tempat kerja, untuk menilai dampaknya terhadap penurunan stres kerja dan peningkatan kualitas asuhan keperawatan di rumah sakit tipe menengah seperti Rumah Sakit Krakatau Medika.

Read online
File size397.81 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test