MALAHAYATIMALAHAYATI
Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia KesmasMasalah keselamatan dan kesehatan kerja (k3) secara umum di indonesia masih sering terabaikan angka kecelakaan kerja berdasarkan data BPJS ketenagakerjaan, terdapat 123.000 kasus kecelakaan kerja di tahun 2017 dan 157.313 kasus kecelakaan kerja dan angka ini terus naik setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang resiko kecelakaan karena tidak mengunakan alat pelindung diri (APD) pada pekerja bangunan Universitas Abulyatama. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey analitik dengan metode cross sectional, pengambilan data menggunalkan kuesioner dengan jumlah sampel enam puluh tiga sampel. Variable yang paling dominan pada penelitian ini yaitu variable ketersediaan APD hasil ini didapatkan setelah melakukan tahap seleksi akhir pada anasisi multivariat dikarenakan hanya terdapat dua variable saja. Pada tahap seleksi akhir ini didapatkan hasil variable ketersedian APD dengan nilai p-value 0,005 dan nilai Odd Ratio 15.160 Artinya variable ketersediaan APD merupakan variable dominan dengan besaran resiko 15 kali lebih besar ketidak sediaan APD itu dapat menyebabkan resiko kecelakaan kerja. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan guna mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kecelakaan kerja di industri konstruksi, serta untuk mengembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif.
Penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan APD berhubungan signifikan dengan risiko kecelakaan kerja (p‑value = 0,005, Odd Ratio = 15,16), menjadikannya variabel dominan.Sikap pekerja dan pengawasan juga berpengaruh signifikan (p‑value = 0,00), sedangkan pengetahuan tidak menunjukkan hubungan signifikan (p‑value = 0,358).Dengan demikian, meningkatkan ketersediaan dan penggunaan APD serta memperkuat pengawasan dapat mengurangi risiko kecelakaan.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan keselamatan kerja yang komprehensif, mencakup penggunaan APD, prosedur keselamatan, dan identifikasi bahaya, terhadap penurunan tingkat kecelakaan pada pekerja konstruksi Universitas Abulyatama; selanjutnya, studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak mekanisme pengawasan yang ditingkatkan, termasuk pemantauan real‑time, terhadap kepatuhan pekerja terhadap protokol keselamatan dan hubungannya dengan frekuensi kecelakaan; akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran pengetahuan dan sikap pekerja terhadap APD sebagai mediator antara ketersediaan APD dan risiko kecelakaan, dengan menggunakan desain survei berulang untuk mengidentifikasi faktor‑faktor psikososial yang memperkuat atau melemahkan efektivitas intervensi keselamatan.
| File size | 194.51 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHADEWAMAHADEWA Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas mahasiswa dalam penerapan model pembelajaran GI sangat baik dan terdapat korelasi yang signifikan (r xyHasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas mahasiswa dalam penerapan model pembelajaran GI sangat baik dan terdapat korelasi yang signifikan (r xy
MALAHAYATIMALAHAYATI Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah, survei merokok, aktivitas fisik, dan perhitungan intake CO dengan metode ARKL. Analisis dilakukan secaraData dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah, survei merokok, aktivitas fisik, dan perhitungan intake CO dengan metode ARKL. Analisis dilakukan secara
MALAHAYATIMALAHAYATI Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan beban kerja, pencegahan burnout, serta penguatan budaya keselamatan melalui supervisi reflektif dan pelatihanPenelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan beban kerja, pencegahan burnout, serta penguatan budaya keselamatan melalui supervisi reflektif dan pelatihan
MALAHAYATIMALAHAYATI Kemajuan teknologi digital yang pesat saat ini telah mendorong peningkatan penggunaan gadget pada anak usia dini. Meskipun dapat memberikan manfaat edukatif,Kemajuan teknologi digital yang pesat saat ini telah mendorong peningkatan penggunaan gadget pada anak usia dini. Meskipun dapat memberikan manfaat edukatif,
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai pada 6 orang peserta atau sebesar 60% dan 4 orang peserta menunjukkan pengetahuan yang sama saat pre-testHal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai pada 6 orang peserta atau sebesar 60% dan 4 orang peserta menunjukkan pengetahuan yang sama saat pre-test
MAHADEWAMAHADEWA Berdasarkan analisis data, diperoleh thitung = 2,49 dan ttabel = 2,021 dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil menunjukkan bahwa thitung > ttabel (2,49 >Berdasarkan analisis data, diperoleh thitung = 2,49 dan ttabel = 2,021 dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil menunjukkan bahwa thitung > ttabel (2,49 >
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini bertujuan untuk menentukan korelasi antara pengetahuan masyarakat dengan sikapnya terhadap lingkungan di Desa Kesiman Kertalangu Denpasar.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan korelasi antara pengetahuan masyarakat dengan sikapnya terhadap lingkungan di Desa Kesiman Kertalangu Denpasar.
MAHADEWAMAHADEWA Data kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara pencapaian kalkulus mahasiswa yangData kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara pencapaian kalkulus mahasiswa yang
Useful /
MALAHAYATIMALAHAYATI Pengelolaan TPA yang memenuhi aspek regulasi, pencegahan, seperti penggunaan liner, instalasi pengumpul dan pengolahan lindi, dan pengawasan berkala, dapatPengelolaan TPA yang memenuhi aspek regulasi, pencegahan, seperti penggunaan liner, instalasi pengumpul dan pengolahan lindi, dan pengawasan berkala, dapat
MALAHAYATIMALAHAYATI Money (Anggaran dana) Dana operasional dan transport petugas untuk kegiatan K3 di Puskesmas cempaka dan Puskesmas ulak rengas tidak ada. Material (Sarana/Prasarana)Money (Anggaran dana) Dana operasional dan transport petugas untuk kegiatan K3 di Puskesmas cempaka dan Puskesmas ulak rengas tidak ada. Material (Sarana/Prasarana)
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA dwp.or.id, 2006). Salah satu upaya yang tepat untuk mengatasi permasalahan ketidaktahuan remaja tentang seputar menstruasi dalam pelayanan kesehatan reproduksidwp.or.id, 2006). Salah satu upaya yang tepat untuk mengatasi permasalahan ketidaktahuan remaja tentang seputar menstruasi dalam pelayanan kesehatan reproduksi
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA 563 sampel. Prevalensi HIV tertinggi terjadi pada tahun 1992‑1999 (114 kasus, 61,6%) dan AIDS tertinggi pada tahun 2012 (85 kasus, 58,6%). Sebagian besar563 sampel. Prevalensi HIV tertinggi terjadi pada tahun 1992‑1999 (114 kasus, 61,6%) dan AIDS tertinggi pada tahun 2012 (85 kasus, 58,6%). Sebagian besar