MALAHAYATIMALAHAYATI

Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia Kesmas

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Paparan karbon monoksida (CO) di area padat kendaraan diduga meningkatkan risiko hipertensi. Penelitian ini menganalisis faktor risiko hipertensi pada pedagang kaki lima di kawasan konsentrasi CO tinggi, Simpang Tugu Juang Sipin, Jambi, tahun 2024. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dari 53 sampel, sebanyak 48 responden dianalisis menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah, survei merokok, aktivitas fisik, dan perhitungan intake CO dengan metode ARKL. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara intake (CO) (p=0,045) dan kebiasaan merokok (p=0,022) dengan kejadian hipertensi pada pedagang kaki lima. Sementara itu aktifitas fisik termasuk dalam faktor risiko, namun tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa paparan karbon monoksida (CO) dan kebiasaan merokok berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi, sedangkan aktivitas fisik, meskipun tergolong berisiko, tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik. Oleh karena itu, diperlukan intervensi promotif dan preventif dari instansi kesehatan serta peningkatan edukasi dan kesadaran masyarakat dalam upaya menurunkan risiko hipertensi.

Paparan karbon monoksida (CO) dan kebiasaan merokok berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi, sedangkan aktivitas fisik, meskipun tergolong berisiko, tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik.Oleh karena itu, diperlukan intervensi promotif dan preventif dari instansi kesehatan serta peningkatan edukasi dan kesadaran masyarakat dalam upaya menurunkan risiko hipertensi.

Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi mekanisme pasti bagaimana paparan karbon monoksida (CO) memengaruhi tekanan darah pada pedagang kaki lima. Selain itu, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk mengetahui hubungan kausal antara paparan CO, kebiasaan merokok, dan risiko hipertensi dalam jangka waktu yang lebih panjang. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam faktor-faktor sosial budaya yang memengaruhi perilaku merokok dan aktivitas fisik pada pedagang kaki lima, sehingga dapat dirumuskan intervensi yang lebih efektif untuk mencegah hipertensi.

Read online
File size447.84 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test